LamanQu.Com – Pemerintah Indonesia mulai membebaskan lahan Kampung Haji di Arab Saudi. Selain itu, tahap awal pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan layanan bagi jamaah.
Lokasi proyek berada di kawasan Jabal Hindawiyah dekat Masjidil Haram. Selanjutnya, Penasihat Khusus Presiden Muhadjir Effendy menyebut lokasi tersebut sangat strategis bagi jamaah.
“Lokasinya sangat dekat, nanti akan ada akses khusus, seperti tunnel (terowongan) agar jamaah tidak terganggu lalu lalang kendaraan dan jamaah lain,” ujar Muhadjir Effendy.
Kampung Haji dibangun dengan jarak sekitar 2 hingga 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Di samping itu, Muhadjir Effendy menyiapkan tiga tower pada tahap awal.
Fasilitas tersebut mampu menampung sekitar 1.600 orang pada musim haji mendatang. Oleh karena itu, pengelolaannya akan segera diambil alih oleh pihak Danantara.
Proyek ini merupakan visi jangka panjang yang kini dilanjutkan Presiden Prabowo Subianto. Pasalnya, gagasan ini telah dirintis sejak era kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
“Sudah 40 tahun kita bermimpi punya Kampung Haji. Sekarang mulai direalisasikan,” kata Muhadjir Effendy saat memberikan keterangan di Surabaya.
Kawasan tersebut direncanakan berdiri ratusan tower hunian untuk menampung sebagian besar jamaah. Selain itu, Muhadjir Effendy mencatat 54 hektare lahan tengah diproses.
Muhadjir Effendy menegaskan pembiayaan proyek tidak akan bergantung pada dana APBN. Selanjutnya, skema investasi dikelola Danantara dengan melibatkan berbagai investor luar negeri.
Pemerintah juga menyiapkan skema pendanaan tambahan sekitar Rp1,7 triliun. Akhirnya, langkah ini diambil guna menutup biaya operasional tanpa membebani jamaah haji.




