Cengal, OKI,LamanQu.Com-Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada Sabtu, 11 April 2026, mengakibatkan kerusakan parah pada jembatan penghubung di Desa Sungai Jeruju, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Jembatan dengan panjang sekitar 60 meter tersebut mengalami kerusakan berat pada bagian lantai dan struktur pendukung akibat terjangan banjir serta gerusan tanah yang terjadi di sekitar badan jembatan.
Jembatan tersebut merupakan salah satu infrastruktur vital yang menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan pendidikan, pelayanan kesehatan, pemerintahan desa, serta distribusi hasil pertanian dan perikanan yang menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kerusakan yang terjadi telah mengganggu kelancaran lalu lintas masyarakat. Beberapa bagian lantai jembatan mengalami kerusakan dan penurunan konstruksi yang berpotensi membahayakan pengguna jalan apabila tidak segera dilakukan penanganan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat akan terputusnya akses transportasi yang dapat berdampak langsung terhadap aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Hingga saat ini, masyarakat mengaku belum terdapat tindak lanjut perbaikan maupun rehabilitasi permanen dari Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Oleh karena itu, masyarakat berharap adanya perhatian dan langkah nyata dari pemerintah daerah agar kerusakan infrastruktur tersebut dapat segera ditangani.
Keterangan Kepala Desa Sungai Jeruju
Kepala Desa Sungai Jeruju menyampaikan bahwa jembatan tersebut merupakan sarana transportasi yang sangat penting bagi masyarakat dan menjadi satu-satunya akses utama menuju berbagai fasilitas publik.
“Kerusakan jembatan ini sangat berdampak terhadap kehidupan masyarakat. Anak-anak sekolah, petani, nelayan, pedagang, serta masyarakat yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan sangat bergantung pada keberadaan jembatan ini. Kami berharap Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir dapat memfasilitasi usulan pembangunan atau rehabilitasi jembatan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan maupun Pemerintah Pusat agar penanganannya dapat segera dilakukan,” ujar Kepala Desa Sungai Jeruju.
Keterangan Kepala BPBD Kabupaten Ogan Komering Ilir Melalui Pusdalops-PB
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait dampak banjir dan tanah longsor yang menyebabkan kerusakan jembatan di Desa Sungai Jeruju.
“Kerusakan infrastruktur akibat bencana memerlukan koordinasi lintas sektor dan kajian teknis dari instansi terkait. BPBD melalui Pusdalops-PB akan terus melakukan pemantauan, pendataan serta koordinasi dengan perangkat daerah yang berwenang guna mendukung proses pengusulan penanganan dan rehabilitasi infrastruktur yang terdampak bencana,” jelas Kepala BPBD Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui Pusdalops-PB.
Harapan Masyarakat dan Pemerintah Desa
Pemerintah Desa Sungai Jeruju bersama masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir dapat segera memfasilitasi pengusulan bantuan pembangunan atau rehabilitasi jembatan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan maupun Pemerintah Pusat. Mengingat besarnya kerusakan dan kebutuhan anggaran yang diperlukan, dukungan dari pemerintah tingkat provinsi dan pusat sangat diharapkan agar perbaikan dapat segera direalisasikan.
Penanganan yang cepat dan tepat dinilai sangat penting untuk mencegah terganggunya kegiatan pendidikan, pelayanan publik, serta aktivitas perekonomian masyarakat. Apabila kondisi ini terus berlanjut tanpa adanya perbaikan, dikhawatirkan akses transportasi masyarakat akan terputus dan berdampak pada menurunnya aktivitas ekonomi serta kesejahteraan warga.
Masyarakat Desa Sungai Jeruju berharap pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut sehingga dampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 11 April 2026 dapat segera diatasi dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
(Yanti)










