PALEMBANG. Berita Suara Rakyat. Com
Dalam rangka memperingati Hari Bung Karno Tahun 2026, DPC PDI Perjuangan Kota Palembang menggelar kegiatan bakti sosial berupa layanan cek kesehatan gratis dan penyuluhan pencegahan stunting bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dipusatkan di Maskarebet, Kecamatan Alang-alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Selasa (16/6/2026), dan disambut antusias oleh ratusan warga yang hadir.
Hadir dalam kegiatan ini Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Palembang, Ayu Nur Suri, SE., MM, didampingi Sekretaris DPC Andreas Okdi Priantoro, SE.Ak., SH, Bendahara H. Duta Wijaya Sakti, SH, jajaran pengurus DPC, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Palembang, PAC Alang-alang Lebar, relawan, tenaga medis, serta simpatisan partai.
Kegiatan bakti sosial ini menjadi wujud penghormatan terhadap ajaran Bung Karno yang menekankan pentingnya semangat gotong royong serta keberpihakan kepada rakyat kecil.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Palembang, sekaligus Anggota DPRD Provinsi Sumsel Fraksi PDI Perjuangan, Ayu Nur Suri, menegaskan bahwa peringatan Hari Bung Karno tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan harus diwujudkan dalam kerja-kerja nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
“PDI Perjuangan lahir dari rahim rakyat. Bung Karno mengajarkan bahwa membangun bangsa hanya bisa dilakukan dengan gotong royong. Karena itu, setiap kesulitan rakyat adalah panggilan bagi kami untuk hadir,” ujarnya.
Ditambahkan Ayu, kegiatan ini juga merupakan implementasi dari arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, agar seluruh kader partai senantiasa berada di tengah rakyat dan menyerap langsung persoalan di lapangan.
Melalui layanan kesehatan gratis dan edukasi stunting, pihaknya ingin memperkuat kedekatan sekaligus membuka ruang dialog antara partai dan masyarakat.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai organisasi politik, tetapi sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat. Mendengar langsung keluhan dan harapan warga menjadi hal penting bagi kami,” tegasnya.
Ayu juga menyoroti pentingnya penyerapan aspirasi masyarakat terkait berbagai persoalan, mulai dari harga kebutuhan pokok, lapangan kerja, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan publik. Seluruh aspirasi tersebut akan menjadi bagian dari perjuangan politik untuk disampaikan kepada pemerintah maupun wakil rakyat.
Dalam kesempatan itu, politisi PDI Perjuangan ini juga memberikan tiga pesan kepada kader yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Pertama, melayani masyarakat dengan hati dan penuh empati. Kedua, tidak membeda-bedakan dalam memberikan pelayanan kepada warga.
“Semangat Marhaenisme adalah memperjuangkan kemanusiaan dan keadilan bagi semua tanpa kecuali,” katanya.
Pesan ketiga, lanjutnya, adalah pentingnya mencatat setiap persoalan yang ditemukan di lapangan untuk diperjuangkan secara berkelanjutan, terutama terkait isu stunting, akses layanan kesehatan, hingga rumah tidak layak huni.
Ayu menegaskan bahwa kehadiran partai di tengah masyarakat merupakan komitmen yang harus terus dijaga, tidak hanya pada momentum peringatan Hari Bung Karno, tetapi secara berkelanjutan.
“Kami tidak menjanjikan hal yang muluk. Yang kami janjikan adalah kehadiran, kepedulian, dan konsistensi untuk terus bersama rakyat,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir, sebagai bentuk kedekatan antara partai, kader, dan warga di tingkat akar rumput.
(Yanti)










