LamanQu.Com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) pengembangan benih kelapa di Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (1/5/2026). Selain itu, langkah ini bertujuan memastikan kualitas benih yang disalurkan kepada petani benar-benar unggul.
Mentan Amran mengawali sidak dengan meninjau kebun bibit milik CV Angin Utara di Bengkol. Selanjutnya, ia melihat langsung kesiapan benih kelapa yang akan segera didistribusikan.
“Kami melakukan sidak untuk memastikan apakah benar benih kelapa yang disalurkan betul-betul unggul,” tegas Andi Amran Sulaiman.
Dalam kunjungannya, Mentan meminta aparat penegak hukum untuk tidak segan mengambil tindakan jika ditemukan kejanggalan dalam penyaluran bibit. Di samping itu, ia memberikan peringatan keras kepada seluruh pegawai Kementerian Pertanian agar bekerja secara profesional.
“Kepolisian atau kejaksaan bisa melakukan pengawasan dan penindakan hukum kalau ditemukan kejanggalan,” ujar Mentan Amran.
Mentan menekankan bahwa saat ini bukan lagi era pencitraan. Terlebih lagi, ia memegang mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk fokus pada kesejahteraan petani melalui pengembangan komoditas strategis.
Oleh karena itu, pengawasan ketat dilakukan pada komoditas seperti kelapa, tebu, pala, lada, hingga kakao. Peninjauan ini memastikan bahwa program prioritas nasional berjalan sesuai rencana di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sulut Yulius Selvanus mengajukan usulan tambahan bantuan bibit jagung untuk area seluas 15.000 hektare. Menanggapi hal itu, Mentan menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh.
“Kami siap dukung asalkan pengelolaan tetap profesional,” ucap Andi Amran Sulaiman.
Kunjungan ini turut didampingi oleh Wagub Victor Mailangkay dan Wali Kota Manado Andrei Angouw. Akhirnya, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat mempercepat swasembada pangan dan peningkatan ekonomi petani di Sulawesi Utara.




