LamanQu.Com – Pemerintah menyerap dana sebesar Rp40 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN). Selain itu, Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan melaksanakan lelang tersebut pada Selasa (28/4/2026).
Total penawaran masuk yang tercatat mencapai angka Rp74,95 triliun. Selanjutnya, Kementerian Keuangan mengumumkan bahwa serapan terbesar berasal dari seri FR0109 (pembukaan kembali).
Seri tersebut dimenangkan sebesar Rp15,75 triliun dari total penawaran masuk Rp34,74 triliun. Di samping itu, imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang seri ini sebesar 6,63518 persen.
Kementerian Keuangan juga menyerap dana dari seri FR0107 senilai Rp5,15 triliun. Oleh karena itu, seri dengan jatuh tempo Agustus 2045 ini memiliki imbal hasil 6,74984 persen.
Selanjutnya, seri baru SPN12270429 berhasil menyerap dana sebesar Rp4,4 triliun. Terlebih lagi, imbal hasil yang dimenangkan untuk seri ini adalah 5,55000 persen.
Pemerintah kemudian memenangkan Rp3,6 triliun dari seri FR0102. Sementara itu, seri FR0108 mencatatkan serapan dana sebesar Rp3,25 triliun untuk memperkuat kas negara.
Untuk seri FR0106, Kementerian Keuangan memenangkan dana sejumlah Rp2,7 triliun. Selain itu, seri SPN12260730 turut memberikan kontribusi serapan sebesar Rp2,4 triliun.
Dua seri terakhir, yaitu FR0105 dan SPN01260530, dimenangkan masing-masing sebesar Rp1,75 triliun dan Rp1 triliun. Akhirnya, seluruh rangkaian lelang tersebut berjalan lancar sesuai target pembiayaan.




