Palemban,LamanQu.Com- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang terus bergerak sesuai target. Memasuki hari ke-10 pelaksanaan kegiatan, Jumat (24/7/2026), pembangunan sumur bor pada Sasaran 9 di Mushola Al-Mufakat telah memasuki tahap akhir dengan dilaksanakannya pembongkaran peralatan pengeboran setelah proses pengeboran dinyatakan selesai.
Tahapan ini menjadi penanda bahwa pekerjaan utama pengeboran telah rampung dan pembangunan sumur bor memasuki proses penyempurnaan sebelum nantinya dimanfaatkan oleh jamaah mushola dan masyarakat di sekitarnya. Di lokasi, personel Satgas TMMD tampak bekerja secara sistematis membongkar mesin bor dan perlengkapan pendukung yang selama beberapa hari digunakan untuk menembus lapisan tanah hingga menemukan sumber air.
Tidak hanya membongkar peralatan, personel Satgas juga melakukan penyedotan air sumur bor. Tahapan tersebut merupakan bagian penting dalam proses pembersihan sumur sekaligus pengujian debit air guna memastikan kualitas dan kelancaran aliran air sebelum sumur dioperasikan.
Penyedotan dilakukan untuk mengeluarkan sisa lumpur dan material hasil pengeboran sehingga air yang keluar menjadi lebih jernih. Dari hasil pengujian awal, aliran air menunjukkan kondisi yang baik dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi jamaah Mushola Al-Mufakat maupun warga di lingkungan sekitar.
Seluruh pekerjaan dikerjakan secara gotong royong oleh empat personel TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD, dibantu seorang warga serta seorang tukang. Kebersamaan tersebut menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini menjadi semangat utama dalam pelaksanaan program TMMD.
Kolaborasi antara prajurit dan masyarakat tidak hanya mempercepat penyelesaian pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang nantinya akan digunakan bersama. Suasana kerja berlangsung penuh semangat, saling membantu, dan tetap mengutamakan keselamatan kerja.
Komandan SSK Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kapten Infanteri Pringgo B.S., menjelaskan bahwa pembongkaran peralatan dan penyedotan air merupakan tahapan yang tidak dapat dipisahkan dari proses pembangunan sumur bor. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh sistem berfungsi optimal sebelum diserahkan kepada masyarakat.
“Setelah proses pengeboran selesai, kami melaksanakan pembongkaran peralatan dan penyedotan air untuk memastikan kondisi sumur benar-benar siap digunakan. Kami berharap keberadaan sumur bor ini dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi jamaah Mushola Al-Mufakat dan masyarakat sekitar, sehingga manfaat program TMMD dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Kapten Pringgo.
Menurutnya, penyediaan sarana air bersih merupakan salah satu sasaran fisik yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran sumur bor diharapkan dapat membantu mengatasi kebutuhan air bersih untuk berbagai aktivitas, mulai dari beribadah di mushola hingga kebutuhan sehari-hari warga.
Program TMMD Ke-129 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan fasilitas yang benar-benar dibutuhkan. Sumur bor menjadi salah satu bentuk pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Dengan progres yang terus berjalan sesuai rencana, Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang optimistis seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu. Keberhasilan setiap tahapan pembangunan diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata serta meningkatkan kesejahteraan warga di Kelurahan Talang Jambe.
(Yanti)










