Palembang,LamanQu.Com— Suara ketukan palu dan gesekan alat pertukangan terdengar silih berganti dari sebuah rumah sederhana di RT 17 RW 05, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Jumat (24/7/2026). Di balik aktivitas itu, tersimpan harapan besar bagi Bapak Fernando dan keluarganya. Rumah yang selama ini masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman berkat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang.
Memasuki hari kesepuluh pelaksanaan TMMD Tahun Anggaran 2026, rehabilitasi RTLH milik Bapak Fernando yang menjadi Sasaran 11 terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan tujuh personel TNI dan dua warga setempat yang bekerja bahu-membahu sejak pagi hingga sore hari.
Semangat gotong royong tampak menjadi denyut utama di lokasi pembangunan. Para prajurit TNI tidak hanya menjalankan tugas sebagai pelaksana pembangunan, tetapi juga menyatu dengan masyarakat. Mereka saling berbagi pekerjaan, mulai dari mengangkat material, memasang dinding, hingga merapikan bagian dalam rumah.
Pada hari kesepuluh ini, fokus pekerjaan diarahkan pada pemasangan dinding rumah, plester lantai, rehabilitasi kamar mandi dan WC (MCK), serta pemasangan plafon. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian bangunan agar rumah segera dapat dihuni oleh keluarga Bapak Fernando.
Meski cuaca cukup terik, aktivitas pembangunan berlangsung tanpa hambatan berarti. Para personel Satgas TMMD bekerja dengan penuh ketelitian untuk memastikan setiap bagian rumah memiliki kualitas yang baik dan kokoh. Di sela-sela pekerjaan, sesekali terdengar canda ringan antara prajurit dan warga, mencerminkan kedekatan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan bahwa rehabilitasi RTLH merupakan salah satu program prioritas TMMD karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, kehadiran TNI melalui TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Karena itu, setiap sasaran dikerjakan dengan penuh tanggung jawab agar hasilnya benar-benar memberikan manfaat jangka panjang.
“Kami terus mempercepat seluruh tahapan pembangunan dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan. Harapan kami, rumah Bapak Fernando dapat segera selesai sehingga beliau bersama keluarga bisa menempati rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman. Inilah wujud nyata kehadiran TNI yang selalu berupaya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kolonel Arh Erik Novianto.
Ia menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Nilai gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas bangsa Indonesia terus dipelihara melalui setiap kegiatan TMMD.
Menurut Erik, antusiasme warga Talang Jambe menjadi modal penting dalam mempercepat penyelesaian seluruh sasaran pembangunan. Kehadiran masyarakat yang turut membantu pekerjaan setiap hari menunjukkan bahwa pembangunan akan lebih cepat terwujud ketika dilakukan secara bersama-sama.
“Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi energi positif bagi Satgas TMMD. Kami optimistis seluruh sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan,” katanya.
Bagi keluarga Bapak Fernando, pembangunan rumah ini bukan sekadar perubahan fisik bangunan, melainkan juga menghadirkan harapan baru. Rumah yang sebelumnya mengalami berbagai keterbatasan kini mulai menunjukkan wajah yang berbeda. Dinding yang mulai berdiri kokoh, lantai yang semakin rapi, plafon yang terpasang, hingga perbaikan fasilitas MCK menjadi gambaran bahwa impian memiliki hunian yang layak semakin dekat menjadi kenyataan.
Program rehabilitasi RTLH dalam TMMD memang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Rumah yang layak tidak hanya memberikan rasa aman saat ditempati, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi kesehatan, kenyamanan, dan tumbuh kembang keluarga.
Selama proses pembangunan, Satgas TMMD juga terus memperhatikan aspek keselamatan kerja serta mutu bangunan. Setiap tahapan dikerjakan sesuai perencanaan agar hasil akhirnya memiliki kualitas yang baik dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Memasuki hari kesepuluh, progres rehabilitasi RTLH Sasaran 11 terus bergerak sesuai target. Dengan dukungan personel TNI, partisipasi masyarakat, serta cuaca yang cukup mendukung, optimisme penyelesaian pembangunan semakin besar.
Program TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang kembali menunjukkan bahwa pembangunan bukan hanya tentang mendirikan bangunan, tetapi juga membangun harapan, mempererat kebersamaan, dan menghadirkan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Di rumah sederhana milik Bapak Fernando, setiap batu yang dipasang dan setiap dinding yang berdiri menjadi simbol hadirnya negara melalui TNI untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi rakyat.
(Yanti)










