Palembang,LamanQu.Com — Suara gesekan roskam yang meratakan adonan pelamir terdengar pelan dari sudut kamar mandi rumah milik Pak Karyo di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang, Jumat (24/7/2026). Bagi sebagian orang, pekerjaan itu mungkin tampak sederhana. Namun, bagi Pak Karyo, pelamir dinding yang mulai menutupi permukaan tembok menjadi pertanda bahwa rumah yang selama ini kurang layak huni kini semakin mendekati tahap penyelesaian.
Memasuki hari ke-10 pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Satgas TMMD terus mempercepat pengerjaan sasaran rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Salah satu sasaran yang menunjukkan perkembangan signifikan adalah rumah Pak Karyo, yang kini memasuki tahap pelamiran dinding kamar mandi.
Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian pembangunan. Selain membuat permukaan dinding lebih halus dan rapi, pelamiran juga memperkuat konstruksi sehingga kamar mandi menjadi lebih nyaman, bersih, dan tahan lama untuk digunakan.
Pengerjaan dilakukan secara bergotong royong oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat sekitar. Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menjadi cerminan nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur.
Di bawah terik matahari, para prajurit bekerja tanpa mengenal lelah. Mereka saling berbagi tugas, mulai dari menyiapkan adukan semen hingga meratakan pelamir di setiap sisi dinding. Warga sekitar pun ikut terlibat membantu, menciptakan suasana penuh kebersamaan yang menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan bahwa seluruh sasaran rehabilitasi rumah dikerjakan secara bertahap dengan mengedepankan kualitas agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami terus mengoptimalkan seluruh personel agar setiap sasaran dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang baik. Kami tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga memastikan kualitas bangunan sehingga rumah yang direhabilitasi benar-benar layak huni dan dapat digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Menurut Erik, program TMMD bukan sekadar membangun fisik, melainkan juga membangun semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Melalui gotong royong, hubungan yang harmonis terus terjalin sehingga keberadaan TNI semakin dirasakan manfaatnya oleh warga.
Ia berharap, setelah seluruh proses rehabilitasi selesai, rumah Pak Karyo dapat menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi keluarga. Kehadiran program TMMD juga diharapkan mampu mendorong tumbuhnya semangat masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Progres pembangunan yang kini memasuki tahap penyelesaian menunjukkan komitmen Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang dalam menuntaskan setiap sasaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Setiap tahapan dikerjakan secara teliti agar hasil akhir tidak hanya terlihat rapi, tetapi juga memiliki kualitas konstruksi yang kuat dan tahan lama.
Melalui sentuhan demi sentuhan pada dinding kamar mandi rumah Pak Karyo, TMMD kembali menghadirkan makna bahwa pembangunan bukan semata tentang mendirikan bangunan. Lebih dari itu, pembangunan adalah menghadirkan harapan baru, rasa aman, dan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat yang membutuhkan.
(Yanti)










