PALEMBANG,LamanQu.com – Senyum bahagia terpancar dari wajah Sumilah. Perempuan yang telah puluhan tahun tinggal di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, itu kini bisa bernapas lebih lega setelah rumahnya mendapat perhatian melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang.
Rumah Sumilah yang berada di RT 19 RW 05 Kelurahan Talang Jambe menjadi salah satu sasaran rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), yakni sasaran 6 dalam pelaksanaan TMMD ke-129. Rehab rumah Ibu Sumilah sudah selesai 100 persen.
Bagi Sumilah, perubahan yang terjadi pada rumahnya bukan sekadar soal bangunan yang terlihat lebih rapi. Ada rasa aman dan nyaman yang selama ini ia harapkan, tetapi sulit diwujudkan dengan kondisi ekonominya.
Kini, atap rumah yang sebelumnya mengalami kerusakan telah diperbaiki. Bagian yang berlubang tidak lagi membuatnya khawatir ketika hujan turun. Plafon juga telah terpasang sehingga suasana di dalam rumah terasa lebih nyaman.
“Rumah tidak panas lagi, sudah ada plafon. Kalau hujan tidak bocor lagi. Atap yang bolong sudah dibeneri, dinding juga sudah dicat,” kata Sumilah, Sabtu (8/8/2026).
Perubahan itu dirasakan hampir di seluruh bagian rumah. Dapur yang sebelumnya juga membutuhkan perbaikan kini telah diplamir. Bagi Sumilah, setiap bagian yang diperbaiki memberikan arti tersendiri.
“Dapur kita juga sudah diplamir. Alhamdulillah sudah dibantu,” ujarnya.
Sumilah mengaku tidak menyangka rumah yang selama ini ditempatinya akan mendapat perhatian melalui program TMMD. Bantuan tersebut membuatnya merasa tidak sendirian menghadapi keterbatasan yang selama ini dijalani.
Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Kodim 0418/Palembang dan Pemerintah Kota Palembang yang telah turun langsung membantu masyarakat.“Terima kasih banyak kepada Kodim 0418/Palembang,” katanya.
Menurut Sumilah, bantuan tersebut terasa semakin berarti karena proses perbaikan rumah dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya yang menjadi beban bagi dirinya.
“Kita senang, banyak terima kasih sudah dibantu TNI Kodim 0418/Palembang bersama Pemkot Palembang. Turun tangan membantu rakyat. Kita dibantu cuma-cuma,” tuturnya.
Di balik rumah yang kini tampak lebih layak, tersimpan perjalanan panjang kehidupan Sumilah. Ia bukan warga yang baru tinggal di Talang Jambe. Perempuan asal Lampung itu telah menetap di kawasan tersebut sejak 1987.
Lebih dari tiga dekade ia menjalani kehidupan di Talang Jambe bersama keluarganya. Dalam perjalanan tersebut, berbagai keadaan harus dihadapi, termasuk ketika suaminya meninggal dunia pada 2016.
“Suami saya meninggal sejak 2016. Saya tinggal di Talang Jambe sejak 1987. Suami sebelum meninggal bekerja sebagai buruh serabutan,” kata Sumilah.
Ia dan suaminya dahulu membesarkan tujuh anak. Namun, salah satu anaknya telah meninggal dunia. Kini, enam anak masih menjadi bagian dari keluarga Sumilah.
Perjalanan hidup tersebut membuat Sumilah terbiasa menjalani kehidupan dengan sederhana. Rumah yang ditempatinya menjadi tempat berteduh sekaligus saksi perjalanan keluarganya selama bertahun-tahun.
Karena itu, ketika rumah tersebut diperbaiki, kebahagiaan yang dirasakan Sumilah bukan semata-mata karena bangunannya berubah. Baginya, rumah itu kini kembali menjadi tempat yang lebih nyaman untuk menjalani hari-hari.
Atap yang tidak lagi bocor membuatnya tak perlu khawatir ketika hujan turun. Plafon yang terpasang membuat bagian dalam rumah terasa lebih teduh. Dinding yang dicat memberikan suasana berbeda, sementara dapur yang telah diperbaiki membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih nyaman.
Perubahan sederhana itu menjadi sesuatu yang berarti bagi Sumilah.
Program rehabilitasi RTLH dalam TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang memang diarahkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Perbaikan rumah tidak hanya ditujukan agar bangunan terlihat lebih baik, tetapi juga agar keluarga penerima manfaat dapat menempati hunian yang lebih aman dan layak.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan rehabilitasi RTLH merupakan salah satu bentuk kepedulian melalui program TMMD untuk membantu masyarakat.
Menurut dia, rumah merupakan kebutuhan dasar yang memiliki peran penting dalam kehidupan keluarga. Karena itu, perbaikan rumah masyarakat yang kondisinya membutuhkan perhatian menjadi salah satu sasaran yang terus dikerjakan Satgas TMMD.
“Rehab RTLH merupakan program untuk memberikan hunian yang layak bagi masyarakat,” kata Erik.
Dengan selesainya rehabilitasi rumah Sumilah, ia berharap penerima manfaat dapat menempati rumah tersebut dengan rasa aman dan nyaman.
“Dengan selesainya rehab di rumah Ibu Sumilah, diharapkan beliau dapat menempati rumahnya dengan nyaman,” ujarnya.
Bagi Sumilah, rumah yang kini telah berubah menjadi lebih layak membawa harapan baru. Setelah bertahun-tahun menjalani kehidupan sederhana di Talang Jambe, ia kini memiliki tempat tinggal yang lebih nyaman untuk menjalani hari-hari bersama keluarga.
Tidak ada permintaan yang berlebihan dari perempuan tersebut. Rumah yang tidak bocor ketika hujan, tidak terlalu panas ketika siang, serta memiliki dinding dan dapur yang lebih baik sudah cukup membuatnya bahagia.
Di rumah sederhana itulah Sumilah melanjutkan kehidupannya. Sebuah rumah yang kini tidak hanya menjadi tempat berlindung, tetapi juga menjadi pengingat bahwa di tengah keterbatasan, masih ada perhatian dan kepedulian yang datang dari orang-orang yang memilih turun langsung membantu masyarakat.
Bagi Sumilah, perbaikan rumah melalui TMMD ke-129 bukan sekadar perubahan fisik bangunan. Lebih dari itu, bantuan tersebut menghadirkan kembali rasa nyaman di tempat yang telah menjadi bagian panjang dari perjalanan hidupnya sejak 1987.
(Yanti)










