PALEMBANG,LamanQu.com – Memasuki hari ke-24 Sabtu (8/8/2026) pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang, semangat personel Satgas dalam menuntaskan berbagai sasaran pembangunan di wilayah TMMD tetap terjaga.
Waktu pelaksanaan yang terus berjalan tidak menyurutkan langkah para prajurit. Sebaliknya, personel Satgas bersama masyarakat semakin meningkatkan intensitas pekerjaan untuk memastikan setiap sasaran yang telah ditetapkan dapat diselesaikan sesuai rencana.
Berbagai pekerjaan fisik masih dikerjakan di sejumlah lokasi. Mulai dari pembangunan dan peningkatan infrastruktur, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan fasilitas air bersih, hingga sejumlah fasilitas pendukung masyarakat.
Di tengah aktivitas tersebut, semangat kebersamaan menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD. Personel TNI dan masyarakat bekerja berdampingan, berbagi tugas, serta saling membantu agar pekerjaan dapat berjalan secara efektif.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan memasuki hari ke-24, seluruh personel tetap dituntut menjaga semangat, kekompakan, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan setiap sasaran.
“Memasuki hari ke-24 ini, Satgas terus menjaga semangat dan kekompakan. Setiap personel memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan tugas yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya,” ujar Kolonel Erik.
Menurutnya, pelaksanaan TMMD bukan sekadar mengejar target penyelesaian pekerjaan. Setiap sasaran harus dikerjakan melalui proses yang terukur sehingga hasil pembangunan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat.
Karena itu, meskipun waktu pelaksanaan semakin terbatas, Satgas tetap memperhatikan tahapan pekerjaan di lapangan. Pengerjaan dilakukan berdasarkan progres masing-masing sasaran dengan tetap memperhatikan kondisi dan kebutuhan di lokasi.
“Kami tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan kualitas pembangunan tetap menjadi prioritas. Setiap pekerjaan kami laksanakan dengan mengutamakan kualitas sehingga hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Semangat menyelesaikan pekerjaan juga terlihat dari keterlibatan masyarakat. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi turut hadir membantu prajurit dalam berbagai kegiatan pembangunan.
Kebersamaan tersebut menciptakan suasana kerja yang guyub. Interaksi antara prajurit dan warga berlangsung dalam suasana kekeluargaan, sekaligus memperkuat nilai gotong royong yang menjadi bagian penting dari pelaksanaan TMMD.
Bagi Satgas, dukungan masyarakat menjadi energi tambahan dalam menyelesaikan setiap pekerjaan. Sementara bagi warga, keterlibatan langsung dalam pembangunan memberikan rasa memiliki terhadap hasil yang nantinya akan digunakan dan dimanfaatkan bersama.
Memasuki fase akhir pelaksanaan TMMD, konsentrasi Satgas kini semakin diarahkan pada penyelesaian dan penyempurnaan sejumlah sasaran. Setiap perkembangan di lapangan terus dipantau agar pekerjaan dapat berjalan sesuai target.
Kolonel Erik menegaskan seluruh personel akan terus mempertahankan semangat hingga seluruh rangkaian kegiatan TMMD selesai.
“Kami akan terus bekerja bersama masyarakat dan mengoptimalkan seluruh kemampuan yang ada. Harapannya, seluruh sasaran dapat diselesaikan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Semangat prajurit yang tetap terjaga hingga hari ke-24 menjadi gambaran bahwa TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik. Lebih dari itu, program tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, kepedulian, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui kerja bersama yang terus dipertahankan hingga akhir kegiatan, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang berupaya meninggalkan hasil pembangunan yang tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat di wilayah pelaksanaan TMMD.
(Yanti)










