Palembang,LamanQu.Com— Semangat kebersamaan kembali mewarnai pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Memasuki hari ke-18 Sabtu (1/8/2026) pelaksanaan program, Satgas TMMD terus mempercepat penyelesaian pembangunan Mushola Baitul Makmurin agar segera dapat dimanfaatkan sebagai tempat ibadah yang lebih layak, nyaman, dan representatif bagi masyarakat.
Sejak pagi usai apel, personel Satgas TMMD langsung bergerak menuju lokasi pembangunan.
Mereka membagi tugas untuk mempercepat proses penyelesaian bangunan, mulai dari pelamiran dinding, merapikan bagian-bagian yang telah selesai dikerjakan, hingga membersihkan area di sekitar mushola agar lingkungan terlihat lebih rapi dan nyaman.
Pada kegiatan tersebut, sebanyak 10 personel Yonif 950 bersama seorang warga dan seorang tukang bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan. Tanpa mengenal lelah, mereka bekerja dengan penuh semangat dalam suasana gotong royong yang menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD. Sesekali terdengar canda di sela-sela pekerjaan, mencerminkan kedekatan antara prajurit TNI dan masyarakat yang selama ini terjalin dengan baik.
Pelamiran dinding menjadi salah satu tahapan penting sebelum memasuki proses penyelesaian akhir bangunan. Dengan dinding yang semakin halus dan rapi, Mushola Baitul Makmurin kini tampak semakin siap memasuki tahap finishing. Di sisi lain, pembersihan lingkungan juga dilakukan agar area sekitar mushola nantinya menjadi tempat yang bersih, nyaman, dan mendukung kekhusyukan masyarakat dalam beribadah.
Keberadaan mushola tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan salat berjamaah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan keagamaan, pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak, majelis taklim, serta berbagai kegiatan sosial yang mempererat hubungan antarwarga. Dengan fasilitas yang lebih baik, masyarakat diharapkan semakin nyaman dalam menjalankan aktivitas keagamaan sehari-hari.
Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan bahwa pembangunan rumah ibadah merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
“Pembangunan mushola ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat. Kami berharap keberadaan mushola nantinya dapat menjadi pusat kegiatan ibadah, pembinaan keagamaan, sekaligus mempererat kebersamaan warga,” ujar Kolonel Erik.
Ia menambahkan, setiap sasaran fisik dalam program TMMD dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Oleh karena itu, seluruh personel Satgas terus bekerja maksimal agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang berkualitas.
Kolonel Erik juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat Talang Jambe yang terus bergotong royong bersama personel Satgas. Menurutnya, kolaborasi antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian seluruh sasaran pembangunan.
“Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi energi bagi kami. TMMD bukan hanya membangun fasilitas, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kebersamaan inilah yang menjadi modal penting dalam membangun daerah,” tambahnya.
Warga sekitar pun menyambut baik pembangunan Mushola Baitul Makmurin. Mereka berharap kehadiran mushola yang lebih representatif akan semakin meningkatkan semangat masyarakat untuk beribadah dan menghidupkan kegiatan keagamaan di lingkungan sekitar.
Melalui TMMD Ke-129, TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat kembali membuktikan bahwa semangat gotong royong mampu menghadirkan perubahan yang nyata. Pembangunan Mushola Baitul Makmurin bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan juga menjadi simbol kepedulian, persatuan, dan harapan akan kehidupan masyarakat yang semakin religius, harmonis, dan sejahtera. Hasil pembangunan tersebut diharapkan menjadi amal jariyah yang manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat hingga generasi mendatang.
(Yanti)










