Palembang,LamanQu. Com – Suara ketukan palu berpadu dengan gesekan cetok yang meratakan adukan semen kembali terdengar dari sebuah rumah sederhana di Jalan Nurdin Panji, RT 18 RW 04, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sukarami, Sabtu. Di rumah milik Ibu Sriyanti itu, semangat gotong royong kembali hidup seiring berjalannya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang yang kini memasuki hari ke-18 pelaksanaan.
Rumah yang sebelumnya dipenuhi bagian-bagian bangunan yang telah lapuk kini mulai menunjukkan wajah baru. Lantai yang dahulu belum tertata perlahan berubah dengan pemasangan keramik, sementara dinding-dinding rumah dirapikan melalui proses pelamiran agar siap memasuki tahap akhir pengecatan. Setiap sudut rumah menjadi saksi kerja keras para prajurit bersama warga yang bergotong royong tanpa mengenal lelah.
Sejak pagi, seluruh personel Satgas TMMD terlebih dahulu melaksanakan apel sebagai bagian dari persiapan kerja. Setelah menerima pembagian tugas, mereka langsung bergerak menuju sasaran rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik Ibu Sriyanti. Fokus pekerjaan hari itu adalah menyelesaikan pemasangan keramik lantai bagian dalam rumah sekaligus merapikan permukaan dinding agar hasil akhir pembangunan lebih rapi dan berkualitas.
Sebanyak 10 personel TNI dari Yonif 950 bekerja bersama lima warga sekitar. Suasana penuh keakraban tampak mewarnai setiap aktivitas. Tidak ada batas antara prajurit dan masyarakat. Mereka saling membantu mengangkat material, mencampur semen, memasang keramik hingga membersihkan area kerja.
Kebersamaan itu menjadi gambaran nyata bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Perkembangan rehabilitasi rumah Ibu Sriyanti menunjukkan hasil yang semakin menggembirakan. Jika pada awal pelaksanaan rumah tersebut masih membutuhkan banyak perbaikan, kini bentuk hunian yang lebih layak sudah mulai terlihat. Setiap pekerjaan yang diselesaikan menjadi langkah kecil menuju kehidupan yang lebih baik bagi keluarga penerima manfaat.
Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., menegaskan bahwa sasaran rehabilitasi RTLH memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar memperbaiki bangunan.
“Melalui program TMMD, kami berupaya menghadirkan hunian yang lebih layak, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Sinergi antara TNI dan warga menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan setiap sasaran fisik tepat waktu dan berkualitas,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan secara fisik, tetapi juga dari tumbuhnya semangat kebersamaan yang tercipta selama proses pekerjaan berlangsung. Kehadiran warga yang ikut terlibat secara langsung menjadi bukti bahwa pembangunan akan lebih bermakna apabila dikerjakan bersama-sama.
Program TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang sendiri terus mengakselerasi berbagai sasaran fisik di sejumlah titik, mulai dari rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan rumah ibadah, penyediaan sumur bor, hingga infrastruktur lingkungan lainnya. Seluruh kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.
Di rumah Ibu Sriyanti, setiap keping keramik yang terpasang dan setiap dinding yang semakin rapi menjadi simbol hadirnya harapan baru. Bukan hanya menghadirkan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman, tetapi juga menumbuhkan optimisme bahwa kepedulian dan kebersamaan mampu menghadirkan perubahan nyata.
Melalui TMMD Ke-129, TNI bersama masyarakat kembali membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui material bangunan, melainkan juga melalui semangat gotong royong yang menyatukan langkah untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi warga Kota Palembang.
(Yanti)










