Palembang,LamanQu.Com– Senyum lega tampak di wajah Kepala Rumah Tahfiz Al Fatihah Talang Jambe, Ustad Ardian Mustaqim, S.Hum. Setelah sekian lama menghadapi keterbatasan pasokan air bersih, harapan itu akhirnya mulai menjadi kenyataan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang.
Memasuki hari ke-16 pelaksanaan TMMD, Kamis (30/7/2026), pembangunan sumur bor di Rumah Tahfiz yang berada di Jalan Gotong Royong, Kelurahan Talang Jambe, Kota Palembang, memasuki tahap akhir. Personel Satgas TMMD bersama warga bergotong royong merangkai pipa paralon sebagai bagian dari instalasi distribusi air menuju toren penampungan.
Bagi Ustad Ardian, pekerjaan yang tampak sederhana itu memiliki arti yang jauh lebih besar. Di balik pemasangan pipa tersebut tersimpan harapan ratusan santri yang selama ini harus beradaptasi dengan keterbatasan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah sekarang air bersihnya sudah mengalir. Tinggal pemasangan pipa dan toren air sehingga nanti bisa dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Ustad Ardian dengan penuh rasa syukur.
Ia mengaku, kehadiran sumur bor menjadi jawaban atas kebutuhan yang sudah lama dirasakan Rumah Tahfiz Al Fatihah. Selama ini, pasokan air kerap tidak stabil sehingga aktivitas para santri, mulai dari berwudhu, mandi, mencuci hingga kebutuhan dapur, sering bergantung pada kondisi distribusi air yang tersedia.
Menurutnya, bantuan yang diberikan melalui Program TMMD bukan sekadar pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian nyata TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya lembaga pendidikan keagamaan yang membina generasi muda.
“Ini bukan hanya membantu kami mendapatkan air bersih, tetapi juga memberikan semangat baru bagi para santri untuk belajar dengan lebih nyaman. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang yang telah peduli dengan kebutuhan kami,” katanya.
Sementara itu, pada tahap finishing tersebut, enam orang terlibat dalam pengerjaan, terdiri atas tiga personel TNI dan tiga warga setempat. Mereka bersama-sama menyelesaikan pemasangan jaringan pipa agar sistem penyaluran air dapat berfungsi optimal.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos, mengatakan pembangunan sumur bor merupakan salah satu sasaran fisik yang diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami terus mengoptimalkan setiap tahapan pekerjaan agar sumur bor ini segera dapat difungsikan sepenuhnya. Kehadiran fasilitas air bersih di Rumah Tahfiz diharapkan mampu mendukung aktivitas belajar mengajar sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat di sekitarnya,” ujar Erik.
Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap sasaran dikerjakan dengan mengedepankan kualitas serta semangat gotong royong antara prajurit TNI dan warga.
Program TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang pun terus menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan harapan. Di Rumah Tahfiz Al Fatihah, tetesan air pertama yang keluar dari sumur bor menjadi simbol bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan yang nyata, sekaligus menjadi bekal bagi para santri untuk menimba ilmu dalam lingkungan yang lebih layak dan nyaman.
(Yanti)










