Palembang,LamanQu.Com-Semangat gotong royong kembali menjadi denyut utama dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0418/Palembang.
Di RT 26 RW 05, Komplek Griya Sinar Rose Abadi, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, rehabilitasi Mushola Baitul Magfurin terus menunjukkan progres positif. Material bangunan telah tiba di lokasi dan pengerjaan mulai berjalan dengan melibatkan anggota Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang bersama masyarakat.
Bukan sekadar memperbaiki bangunan, rehabilitasi mushola ini menjadi bagian dari perjalanan panjang warga dalam mewujudkan rumah ibadah yang layak.
Di balik dinding-dinding yang kini mulai dipercantik, tersimpan kisah perjuangan dan kebersamaan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Ketua Mushola Baitul Magfurin, Marpensi, menceritakan bahwa awalnya mushola tersebut hanyalah bangunan sederhana yang dibangun oleh para tokoh masyarakat terdahulu. Seiring bertambahnya jumlah penduduk dan jemaah di lingkungan perumahan, kapasitas mushola tidak lagi memadai.
“Karena jemaah semakin banyak, kami bersama Ketua RT dan masyarakat sepakat untuk melakukan pembangunan ulang secara menyeluruh. Pembangunan dimulai pada tahun 2024 dengan mengandalkan sumbangan masyarakat dan para donatur,” ujarnya saat diwawancarai, Minggu (19/7/2026).
Semangat masyarakat saat itu begitu besar. Bantuan demi bantuan berdatangan hingga dalam waktu sekitar enam bulan bangunan mulai berdiri. Namun, keterbatasan dana kembali menjadi tantangan yang menghambat pembangunan.

Memasuki awal tahun 2025, kondisi mushola masih jauh dari sempurna. Atap belum terpasang, jendela belum tersedia, bahkan saat Ramadan 2025, jemaah harus melaksanakan salat berjamaah di bawah tenda darurat.
“Ketika Ramadan tahun lalu, kami salat memakai tenda karena atap belum selesai. Meski begitu, masyarakat tetap semangat datang ke mushola,” kenangnya.
Perlahan harapan kembali tumbuh. Pada Agustus 2025 bantuan masyarakat kembali mengalir sehingga pembangunan dapat dilanjutkan. Hingga akhir tahun, atap mushola dan dinding akhirnya berhasil diselesaikan berkat kepedulian para dermawan dan warga sekitar.
Kini, harapan baru datang melalui program TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang. Menurut Marpensi, sebelum program dimulai, personel TNI telah beberapa kali melakukan survei ke lokasi.
“Awalnya kami mendapat informasi akan dibantu pemasangan keramik. Setelah dilakukan survei kembali, Alhamdulillah bantuan ditingkatkan menjadi pemasangan granit, plamir, dan pengecatan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” katanya.
Ia mengungkapkan, Mushola Baitul Magfurin bukan hanya menjadi tempat shalat berjamaah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan warga. Berbagai aktivitas seperti tadarus Al-Qur’an, pesantren Ramadan, pengajian, hingga pembinaan anak-anak rutin dilaksanakan di tempat tersebut.
Karena itu, kehadiran Satgas TMMD disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat. Sekitar 10 personel TNI bersama warga setiap hari bergotong royong mengerjakan rehabilitasi mushola agar dapat segera digunakan dengan lebih nyaman.
“Kami masyarakat Talang Jambe, khususnya jemaah Mushola Baitul Magfurin, mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0418/Palembang dan Babinsa Talang Jambe. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menyelesaikan pembangunan mushola. Semoga perhatian TNI kepada masyarakat seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.
Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., berharap seluruh proses rehabilitasi dapat berjalan lancar sesuai target.
“Kami berharap rehabilitasi Mushola Baitul Magfurin dapat selesai dengan baik sehingga masyarakat memiliki tempat ibadah yang lebih nyaman, aman, dan representatif untuk menjalankan berbagai kegiatan keagamaan,” ujarnya.
Melalui TMMD ke-129, bukan hanya bangunan yang diperbaiki. Program ini juga memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian antara TNI dan masyarakat. Di Mushola Baitul Magfurin, setiap sak semen yang diaduk dan setiap granit yang dipasang menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi warga Talang Jambe untuk memiliki rumah ibadah yang lebih layak bagi generasi mendatang.
(Yanti)










