Palembang,LamanQu.Com-Bertahun-tahun warga RT 10 RW 03, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang, hidup berdampingan dengan jalan tanah yang menjadi akses penghubung antarkawasan. Ketika musim hujan datang, jalan itu berubah menjadi licin dan sulit dilalui, menghambat aktivitas masyarakat setiap hari.
Kini, harapan yang lama dipendam perlahan menjadi kenyataan. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0418/Palembang, pembangunan Jalan Rawa Jaya terus dikerjakan. Jalan yang sebelumnya hanya berupa tanah mulai berubah menjadi akses yang lebih layak dan aman bagi masyarakat.
Bagi Siswanto, warga RT 10, perubahan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan jawaban atas penantian panjang warga.
“Awalnya jalan ini memang sudah dibuka, tetapi masih berupa jalan tanah. Kalau hujan becek dan licin sehingga sangat sulit dilalui,” ujarnya saat diwawancarai, Sabtu (18/7/2026).
Menurut Siswanto, Jalan Rawa Jaya memiliki peran penting karena menghubungkan RT 10 dengan sejumlah wilayah lain seperti RT 03, RT 04, dan RT 23. Bahkan, jalan tersebut juga menjadi akses menuju Jalan Mataram dan Jalan Sugi Waras sehingga setiap hari dilintasi warga untuk bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas lainnya.
Ia mengaku, sejak pembangunan dimulai, manfaatnya sudah mulai dirasakan masyarakat.
“Sekarang jalan ini mulai bisa berfungsi dengan baik. Sebelumnya memang susah dilalui. Kami sangat bersyukur karena akhirnya pembangunan ini bisa terlaksana,” katanya.
Siswanto menceritakan, pembangunan jalan tersebut bukanlah usulan yang muncul dalam waktu singkat. Aspirasi warga telah berkali-kali disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) hingga proposal kepada anggota DPRD Kota Palembang maupun DPRD Provinsi Sumatera Selatan.
“Setiap tahun kami mengusulkan. Alhamdulillah akhirnya bisa terwujud melalui program TMMD,” ungkapnya.

Rasa syukur yang sama disampaikan Ketua RT 10, Siti Subaedah. Menurut dia, pembangunan jalan akan membawa dampak yang lebih luas bagi lingkungan sekitar, termasuk mendukung aktivitas pendidikan keagamaan.
Di kawasan tersebut terdapat Pondok Pesantren Minhajul Aulia yang setiap hari menjadi tujuan para santri dan masyarakat. Dengan akses jalan yang semakin baik, mobilitas menuju pondok pesantren diyakini akan semakin mudah.
“Kami sangat bersyukur mendapatkan bantuan dari TMMD Kodim 0418/Palembang. Mudah-mudahan dengan jalan yang lebih baik, akses menuju Pondok Pesantren Minhajul Aulia juga semakin lancar dan kawasan ini semakin berkembang,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0418/Palembang sekaligus Komandan Satgas TMMD ke-129, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos, mengatakan bahwa pembangunan jalan merupakan salah satu sasaran fisik yang diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut dia, TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan akses yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar mobilitas warga, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami berharap pembangunan jalan ini benar-benar bermanfaat dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Infrastruktur yang baik akan menjadi penunjang aktivitas sehari-hari sekaligus mendorong kemajuan wilayah,” kata Erik.
Di Talang Jambe, pembangunan jalan bukan sekadar hamparan beton yang menggantikan tanah berlumpur. Di balik setiap meter yang dikerjakan, tersimpan harapan warga yang selama bertahun-tahun menanti akses yang layak. Kini, jalan itu perlahan menjadi penghubung baru bagi aktivitas, pendidikan, dan masa depan masyarakat yang lebih baik.
(Yanti)










