Palembang,LamanQu. Com-Memasuki hari keempat pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026, progres pembangunan di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang, terus menunjukkan perkembangan sesuai target.
Seluruh sasaran fisik yang dikerjakan Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang berjalan tanpa kendala berarti dengan melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kapten Inf Pringgo Budi S, mengatakan pekerjaan di setiap sasaran mengalami kemajuan dari hari ke hari. Hingga Sabtu (18/7/2026), seluruh tahapan pembangunan masih berada di jalur yang telah direncanakan.
“Memasuki hari keempat, seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana. Setiap hari ada progres dan sampai saat ini belum ada kendala yang menghambat pelaksanaan kegiatan,” kata Pringgo.
Ia menjelaskan, TMMD ke-129 tahun ini menyasar sejumlah pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat, yakni pembangunan empat unit sumur bor, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), rehabilitasi musala, pembangunan satu unit pos keamanan lingkungan (poskamling), pembangunan jalan lingkungan, pembangunan gorong-gorong, hingga pemasangan cerucuk sebagai penguat badan jalan.
Menurut Pringgo, keberhasilan percepatan pembangunan tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pihak yang terlibat. Sebanyak 175 personel diterjunkan setiap hari, terdiri atas 105 prajurit TNI, 10 personel Polri, 10 unsur pemerintah daerah, serta 50 warga yang bergotong royong bersama Satgas di lapangan.
Personel tersebut dibagi sesuai kebutuhan masing-masing sasaran. Empat personel ditempatkan pada pembangunan empat titik sumur bor, delapan personel menangani rehabilitasi RTLH, 15 personel mengerjakan rehabilitasi musala, sedangkan 12 personel difokuskan pada pembangunan jalan, gorong-gorong, dan pemasangan cerucuk.
Selain dukungan sumber daya manusia, seluruh peralatan kerja juga telah dipersiapkan oleh Kodim 0418/Palembang.
Berbagai perlengkapan pertukangan, mulai dari palu, gergaji, hingga alat pendukung lainnya, disediakan agar proses pembangunan berjalan lebih efektif dan sesuai target waktu.
Tak hanya membangun infrastruktur, pelaksanaan TMMD juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, anggota Satgas tinggal di rumah-rumah warga di sekitar lokasi sasaran.
“Anggota kita diinapkan di rumah warga. Mereka makan bersama dan berbaur dengan masyarakat. Ini menjadi momentum untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Pringgo.
Ia mengingatkan seluruh personel Satgas agar selalu menjaga hubungan baik dengan masyarakat, mengedepankan semangat gotong royong, serta tetap memperhatikan faktor kesehatan dan keamanan selama bertugas.
“Kami mengimbau seluruh anggota untuk terus menjaga silaturahmi dengan masyarakat, bekerja sama dengan warga, menjaga kesehatan, serta menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung sehingga seluruh target TMMD dapat diselesaikan tepat waktu sesuai rencana,” katanya.
Sementara itu, Dandim 0418/Palembang selaku Komandan Satgas TMMD ke-129, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., menegaskan seluruh pekerjaan fisik terus dipantau agar dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Menurut Erik, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan secara fisik, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat setelah seluruh program rampung.
“Seluruh sasaran fisik kami dorong agar selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik, sehingga hasil pembangunan benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang. Semangat gotong royong yang terbangun selama TMMD juga menjadi nilai penting dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Erik.
(Yanti)










