LamanQu.Com – Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyebut kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan memperkuat tata kelola desa wisata dan UMKM.
Oleh karena itu, langkah ini diproyeksikan menjadi andalan dalam mewujudkan pariwisata Indonesia yang berkualitas.
Selain itu, pernyataan tersebut disampaikan saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.061 KDKMP di Nganjuk, Sabtu (17/05/2025).
“Inisiatif ini sangat penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa, membuka peluang usaha, dan mendukung tumbuhnya UMKM di daerah,” ungkap Ni Luh Puspa.
Selanjutnya, sinergi tersebut diyakini mampu mendongkrak ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan pelestarian budaya. Sementara itu, dari total ribuan koperasi yang diresmikan, terdapat 30 unit koperasi yang beririsan langsung dengan sektor pariwisata.
Terlebih lagi, puluhan unit tersebut kini telah masuk ke dalam Jejaring Desa Wisata (Jadesta) Kementerian Pariwisata. Oleh sebab itu, Kemenpar bergerak cepat melakukan kolaborasi dengan Kementerian Koperasi guna memetakan potensi keunggulan lokal.
Kemudian, kerja sama strategis ini juga mencakup aspek pendampingan produk serta penguatan sarana prasarana pendukung di lapangan. Dengan demikian, koperasi desa diharapkan memiliki fondasi usaha yang kokoh dan berkelanjutan.
Terkait jalannya program, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menjelaskan bahwa operasionalisasi ribuan KDKMP adalah bentuk nyata penguatan ekonomi rakyat.
“Keberadaan KDKMP di berbagai lokasi akan membantu mendorong perekonomian Indonesia mulai dari tingkat desa,” jelas Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, Presiden Prabowo menilai kombinasi antara program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan KDKMP akan melahirkan kekuatan ekonomi baru. Pasalnya, pendekatan ekonomi berbasis rakyat ini dapat menjadi jawaban di tengah dominasi para pemodal besar.




