• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Mei 16, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Wartawan Dipersulit Akses Masuk Liputan Debat Pilgub Sumsel, Ada Apa?

Reporter YN
12 November 2024
Debat Pilgub Sumsel
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Usai debat ke 2 Pilgub Sumsel, menyisakan hal tak mengenakkan bagi para Jurnalis yang hendak melakukan peliputan acara. Dimana akses masuk ke ballroom debat dipersulit, meski nama telah terdaftar di KPU Sumsel, terlebih lagi tak terdaftar malah tak bisa masuk sama sekali. Hal ini bertentangan dengan UU Pers No 40 Tahun 1999, menghalangi tugas wartawan melakukan peliputan.

Pantauan dilokasi acara, ketatnya penjagaan kepolisian terlihat saat ingin memasuki area halaman depan ballroom debat. Jika tidak mengenakan id card yang telah ditentukan maka orang tidak diperbolehkan masuk.

Sejumlah wartawan yang telah berada di pintu masuk room debat kembali terhambat oleh panitia yang kata pihak KPU Sumsel itu merupakan piham ketiga atau Event Organizer (EO). Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sumsel, Ardhy Fitriansyah saat mempertanyakan id card media resmi kepada pantia tersebut dikatakan sudah habis. Padahal nama medianya telah didaftarkan resmi oleh salah satu pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel.

“Kenapa bisa habis, kan jelas nama-nama media yang didaftarkan resmi, saya belum ada ambil id card,” ucap Anang sapaan akrabnya.

Ketika tengah berseteru, akhirnya ada salah satu staf KPU Sumsel yang melerai dan memerintahkan memberikan id card media yang ternyata masih ada disimpan oleh panitia tersebut. “Nama media jelas sudah terdaftar, tiba-tiba dikatakan habis, artinya panitia tidak profesional, akhirnya diadakan id card tersebut,” gerutu Anang.

Tak hanya dirinya, ada sejumlah wartawan yang memang tak bisa masuk karena medianya tak ada didalam list yang dipegang oleh pihak KPU Sumsel. “Kami hanya ingin liputan, bukan yang lain. Kalo masuk saja susah ngapain kami kesini, kami ini tugas dari kantor,” cetus salah satu wartawan online dilokasi.

Usai melewati pintu pertama menuju ballroom, wartawan masih juga tak bisa masuk ke dalam ruangan debat karena alasan penuh. Selang beberapa menit ketika dikonfirmasi ke Ketua KPU, Komisioner KPU dan salah satu staf KPU Sumsel, akhirnya wartawan diperbolehkan masuk.

Menanggapi hal mempersulit tugas jurnalis saat melakukan peliputan saat debat Pilgub Sumsel sesi ke dua tersebut, ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumsel, Jhon Heri mengatakan, prihal ribut-ribut masalah wartawan dengan panitia penyelenggara debat ini jelas sangat tidak profesional. Apalagi pihak KPU sudah minta daftar media dengan lembaga yang Sah seperti PWI. Seharusnya yang sudah terdaftar itu yang didahulukan, jangan yang masuk bahkan wartawan yang tidak ada dalam daftar.

“Saya sangat prihatin atas peristiwa ini. Karena lewat pemberitaan debat ini akan memberitahu masyarakat dalam memilih pemimpin di Sumsel ini. Untuk itu kedepan nanti pihak penyelenggara debat dalam hal ini KPU harus benar-benar profesional dalam mengatur media yang akan meliput jalannya debat Publik tersebut,” bebernya.

Terpisah, ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, Kurnaidi mengatakan, harusnya pantia sudah dapat mengantisipasi orang yang hadir dengan ruangan yang akan digunakan. “Tidak boleh mengalangi tugas wartawan, itu sangat bertentangan dengan UU Pers No 40 Tahun 1999. Sebaiknya panitia harus lebih profesional dalam menjalan kegiatan,” tegasnya.

Kemudian sambung dia, panitia juga harus menyediakan tempat khusus untuk wartawan melakukan peliputan. “Apalagi ini acara debat, tentu dibutuhkan masyarakat banyak informasinya,” tandasnya.

Dilain sisi, sebagai mantan ketua PWI Sumsel dua periode Ocktap juga menyayangkan adanya kejadian dipersulitnya wartawan untuk meliput debat tadi malam. Itu sama saja dengan menghalangi kerja pers dan bisa diadukan ke dewan pers dan polisi. Menurut Ocktap Ketua PWI Sumsel yang dulu pernah jadi wartawan paham dengan kerja jurnalistik. “Apakah setelah jadi pejabat tidak perduli lagi dengan mantan teman temannya atau mantan kawan seprofesinya. Sungguh kebangetan,” ujar Ocktap.

Sementara itu, Ketua KPU Sumsel Andika Pranata mengucapkan terimakasih atas perhatian dan masukannya. “Semoga debat terakhir bisa lebih baik,” ujarnya singkat.

Tags: Debat Pilgub Sumselmelakukan peliputantugas wartawan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Zewwy Salim Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua DPD REI Sumsel Periode 2024-2027

Next Post

Cerdas dan Berkualitas “Closing Statement” Disampaikan Cawabup No 1  Netta Indian Pada Debat Publik Tahap 3

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Tangis Haru Ibu Sunarni Pecah Saat Rumahnya Kini Berdiri Lebih Layak

Judi Online Sama dengan Penipuan Daring atau Scam, Meutya Hafid Minta Masyarakat Saling Mengingatkan

Momen Hangat di Lokasi Sumur Bor TMMD, Bupati, Danrem hingga Dansatgas Diserbu Warga untuk Berfoto

Buka Munas VI KBPP Polri, Komjen Karyoto Tekankan Soliditas dan Manfaat bagi Masyarakat

Sepakati Roadmap 2026-2030, Indonesia dan Belarus Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Manufaktur

Amankan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda, Polrestabes Bandung Siagakan 700 Personel

KBO Sat Reskrim Polres Muba Bantah Tuduhan Pungli terhadap Sopir Truk Minyak

Tingkatkan Kohesi Sosial, Kemenag Bekali Penyuluh Agama Literasi KUHP Baru

Ryonaldo Juliantino Terpilih Aklamasi Pimpin Muaythai Sumsel 2026-2030

Berita Populer

Erick Thohir Ajak Menteri Olahraga Se-Asia Tenggara Reformasi Tata Kelola SEA Games

Tata Kelola SEA Games
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendorong transformasi besar-besaran dalam penyelenggaraan SEA Games. Selain itu, ia menegaskan...

Read more

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan
Reporter YN
5 Mei 2026

Palembang. Lamanqu. Com Suasana Aula Handayani Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan pada Senin, 4 Mei 2026, tampak berbeda dari biasanya....

Read more

Terima ASITA Bali, Wapres Gibran Tegaskan Pariwisata Sebagai Motor Ekonomi Nasional

Bali and Beyond Travel Fair
Reporter lian
14 Mei 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi jajaran pengurus Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali di...

Read more

Resmi Disepakati, Deklarasi Bali Jadi Tonggak Baru Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara

Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Pertemuan tingkat tinggi bertajuk SEA Ministerial Meeting On Youth and Sports 2026 di The Meru Hotel, Bali, resmi...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In