• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, Oktober 28, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Kesehatan

Pentingnya Kolaborasi antara Pemerintah dan OMS Dalam Mengatasi Masalah HIV/AIDS, Bahas Tentang Anggaran dan Penerapan Swakelola Tipe III

Reporter YN
10 Oktober 2024
Mengatasi Masalah HIV
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Dalam upaya memperkuat penanggulangan HIV/AIDS di Kota Palembang, berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) menggelar pertemuan penting terkait advokasi anggaran dan penerapan Swakelola Tipe III.

Acara yang dilaksanakan di KATAKUE, Jalan Rajawali No. 30, Kamis (10/10/2024), menghadirkan perwakilan dari Bappeda Kota Palembang, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas PPPA, Kesra Setda, Baznas, serta beberapa instansi dan organisasi lainnya.

Yudi Setiawan, Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Palembang, menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan OMS dalam mengatasi masalah HIV/AIDS.

Yudi menjelaskan bahwa OMS dapat menjangkau kelompok berisiko yang sulit diakses oleh tenaga kesehatan formal, seperti komunitas LSL (laki-laki seks dengan laki-laki), transgender, dan pengguna narkoba suntik.

“Pemerintah merencanakan, mengawasi, tetapi pelaksanaan harus dilakukan oleh OMS. Ini karena OMS lebih mampu berbaur dan melakukan pendekatan langsung kepada kelompok berisiko. Harapannya, pada 2025, akan ada pengalokasian anggaran untuk OMS guna melaksanakan kegiatan ini secara efektif,” ujar Yudi Setiawan.

Yudi juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 1.700 orang yang terdeteksi terinfeksi HIV, namun jumlah tersebut diyakini lebih besar karena banyak yang belum teridentifikasi akibat stigma dan diskriminasi. Upaya penghilangan stigma ini menjadi fokus utama dalam penanganan HIV/AIDS ke depannya.

Sementara itu, Aliyul Hidayat, Technical Officer dari Yayasan Intan Maharani, menambahkan bahwa kontrak sosial merupakan langkah konkret untuk meningkatkan sinergi antara OPD dan OMS melalui mekanisme dana hibah atau swakelola.

Dia menjelaskan, pentingnya advokasi anggaran agar OPD mengalokasikan dana sesuai aturan, sehingga OMS dapat lebih berperan dalam pelaksanaan program penanggulangan HIV/AIDS.

“Sejauh ini, Dinas PPPA Kota Palembang telah menganggarkan hampir Rp80,45 juta untuk dikolaborasikan dengan OMS dalam bentuk Swakelola Tipe III yang akan dilaksanakan pada 2025. Dinas Sosial juga sudah mulai melibatkan OMS, meskipun implementasinya perlu disesuaikan dengan regulasi yang berlaku,” jelas Aliyul.

Dia mengungkapkan, pertemuan ini diharapkan dapat menguatkan pemahaman para pemangku kepentingan mengenai pentingnya Swakelola Tipe III sebagai peluang emas bagi OMS untuk terlibat langsung dalam program-program pemerintah. Dengan kerjasama yang semakin erat, penanggulangan HIV/AIDS di Kota Palembang diyakini akan semakin efektif, tidak hanya dalam mengurangi penyebaran HIV tetapi juga dalam memberdayakan komunitas yang terdampak.

“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan OMS menjadi kunci utama untuk menciptakan masa depan yang lebih baik dalam penanggulangan HIV/AIDS di Kota Palembang dan sekitarnya,” katanya.

Sementara itu, melalui zoom Program Manager,Konsil LSM Indonesia, Sarwitri menjelaskan, jumlah estimasi kasus HIV AIDS di Indonesia Maret 2023 adalah sebanyak 522.687 orang. Pada Januari-Maret 2023 jumlah ODHIV 13.297 orang yang mendapatkan ARV 82 persen.

“Untuk usia ODHIV baru paling banyak adalah 25-49 tahun(65,5 persen) berjenis kelamin laki laki 71 persen,” katanya.

Lebih lanjut dia menuturkan, tujuan penanggulangan HIV, AIDS dan IMS Pasal 3 Permenkes Nomor 2/2022 adalah menurunkan hingga meniadakan infeksi baru HIV dan IMS. Kemudian, menurunkan hingga meniadakan kecacatan dan kematian yang disebabkan dengan keadaan yang berkaitan dengan HIV dan IMS.

Selanjutnya, menghilangkan stigmatisasi dan diskriminasi terhadap orang yang terkena infeksi HIV dan IMS.

“Meningkatkan derajat kesehatan orang yang terinfeksi HIV dan IMS dan mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat HIV AIDS dan IMS pada individu, keluarga dan masyarakat,” tandasnya.

Tags: Mengatasi Masalah HIVPenanggulangan HIV
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bayar Parkir dengan QRIS Mulai Diuji cobakan di Kota Bandung

Next Post

Ratusan Massa Kepung Pengadilan Negeri Lubuk Linggau, Tuntut Tegakkan Hukum Kasus Pemalsuan Dokumen HGU

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Bareskrim Polri Bongkar Kilang Minyak Ilegal di Muratara, Amankan 51.200 Liter Minyak Olahan

Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang

AMKI Musi Rawas Resmi Dilantik, Kolaborasi dengan Pemerintah Tak Boleh Menggerus Independensi Pers

Begini Cara Menghitung Tagihan Rekening Air, Pelanggan Perlu Pahami Pemakaian dan Tarif per Meter Kubik

Sudah Berjualan Sejak 2005, UMKM 2 Ulu Minta Kepastian di Tengah Ancaman Relokasi

Terancam Kehilangan Tempat Usaha, Pedagang UMKM 2 Ulu Minta Perlindungan HAM

Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Relawan Pertamina Peduli RU Plaju Hadir untuk Masyarakat di Tiga Wilayah

Tiga Bis Rombongan Peserta Mengunjungi Destinasi Wisata, Berikut Disampaikan Ketua DPD Astindo Sumsel

Berita Populer

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap
Reporter YN
14 Oktober 2026

Palembang,LamanQu.Com-Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Sumatera Selatan terlihat melakukan kegiatan sosial membagikan seribu bingkisan berupa vitamin, madu,...

Read more

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan
Reporter YN
17 Oktober 2026

Banyuasin,LamanQu.Com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin (Pemkab) dalam ini Bupati Banyuasin...

Read more

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan
Reporter YN
14 Oktober 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com— Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penindakan terhadap aksi premanisme di seluruh wilayah...

Read more

Lebri Oktora Desak Kapolda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung dan Insan Pers

Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung
Reporter Editor Sumsel
14 Oktober 2026

Palembang, LamanQu.Com — Konsultan Hukum dan Aktivis Sumatera Selatan dari Yayasan Bantuan Hukum Sumsel Berkeadilan, Lebri Oktora, S.H., mendesak Kapolda...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In