• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Selasa, Juni 23, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Sudah Susah Ketimpa Tangga Ibarat Pepatah Mengatakan, Berikut Kronologis Kejadian Dialami Warga Kecamatan Gandus Pulokerto

Reporter Editor Sumsel
13 Maret 2023
mengaku aparat
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Begitu malang nasib yang di alami salah satu warga Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Palembang, berinisial M. Bagaimana tidak, sudah suami M berinisial G ditangkap malahan dirinya tertipu mentah-mentah oleh seorang oknum yang mengaku aparat dengan motif dugaan di iming-imingi dapat menyelesaikan masalah yang dialami suaminya tersebut.

Hal tersebut, seperti disampaikan Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat berinisial MD (45) saat menggelar jumpa pers di salah satu Rumah Makan di kawasan Jakabaring beberapa hari yang lalu.

Dimana dirinya menceritakan kronologis awal kejadian dugaan penipuan yang dialami oleh warganya tersebut kepada awak media.

Beberapa waktu yang lalu kurang lebih jam 10.00, ada salah satu warga menelepon ke nomor saya untuk meminta izin untuk memberikan nomor saya kepada seseorang yang saya pun tidak kenal sama sekali.

“Kemudian, Lanjut MD, saat ditanya siapa yang meminta nomornya, warga tersebut bilang bahwa yang meminta nomor tersebut adalah oknum yang mengaku sebagai aparat yang ingin menelpon,” ujarnya.

Kemudian, lantas dirinya bertanya terkait apa? Warga tersebut bilang terkait masalah G.
“Kasihkan saja, nomor handphone saya, karena sepertinya penting sekali.” ucapnya

Tidak lama kemudian kira kira berselang waktu kurang lebih 20 menit setelah warga tersebut habis menelpon, ada salah satu nomor handphone yang menelpon ke WhatsApp.

“Kurang lebih 20 menit kemudian, ada yang telepon melalui WA (WhatsAPP red) saya, ya saya angkat. Kemudian saya tanya, maaf ini dengan siapa? Lantas oknum yang menelepon tadi bilang ke saya bahwa dirinya mengaku sebagai oknum aparat,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, di dalam percakapan telepon tersebut, oknum tersebut meminta saya untuk menghubungkan ke pihak keluarga si G, tak selang beberapa waktu kemudian saya menghubungkan lah sambungan telepon tersebut ke pihak G.

Saya hubungilah, adik ipar saya, untuk minta bantuan menghubungi istri dari G, yakni M. Kemudian terjadilah percakapan antara M dengan oknum yang mengaku sebagai aparat tadi.

“Setelah kurang lebih 30 menit setelah oknum tersebut menelpon M, kemudian antara mereka berdua terjadilah suatu kesepakatan,” katanya.

Masih dilanjutkannya, jadi setelah telepon-teleponan antara mereka (M dan Oknum tadi) ada kesepakatan di antara mereka, yakni M bersedia menyiapkan sejumlah uang cash sebesar Rp 7.700.000,- yang akan diserahkan ke oknum yang mengaku sebagai aparat tadi.

Dengan dalil oknum tersebut dapat membantu permasalahan yang menimpa suami dari M tadi.

“Didalam perjalanan menuju suatu titik yang telah di janjikan tadi tiba-tiba dapat telpon lagi dari oknum tersebut yang menyatakan tidak bisa menerima uang tersebut secara cash namun harus di transfer melalui nomor rekening yang dikirimkannya melalui pesan singkat,” imbuhnya.

Masih disampaikannya, di pertengahan perjalanan kami mendapatkan telp bahwa uang tersebut tidak bisa dikasihkan melalui cash tapi mesti di transfer saja. Lantas saya bertanya ke pihak keluarga G, apakah mau di transfer atau bagaimana? terus pihak keluarga G tadi bilang transfer saja.

Masih dikatakannya, berhubung nomor rekening tadi salah. Dirinya mempertanyakan kembali ke pihak keluarga G,

“Bagaimana untuk tindak lanjutnya apa mau di transfer atau tidak, karena keputusan ada di kalian,” ucapnya kepada pihak keluarga G untuk meminta ketegasan pihak keluarga.

Masih diungkapkannya, saya tanya kembali apakah mau di transfer atau tidak, karena semuanya keputusan ada di tangan kalian. Lantas setelah berselang waktu, paman dari G atau M tadi bilang silahkan transfer saja.

Setelah mendapatkan persetujuan dari keluarga G dan M, kemudian, pihak keluarga G dan M meminta bantu untuk mentransferkan uang sebesar Rp 7.700.000 ke oknum tersebut.

“Tanpa keraguan, saya terus membantu mereka mentransferkan uang tersebut melalui M Banking milik saya pribadi sejumlah uang yang diminta oleh oknum tersebut. Dan bukti transferan pun sudah saya beri tahu ke pihak keluarga M,” jelasnya.

Masih dijelaskannya, setelah di transfer, janji yang oknum itu tawarkan ke pihak keluarga tak kunjung jelas kabar beritanya bahkan nomor hp yang oknum tersebut pun tak aktif lagi hingga sekarang.

Kemudian kita menunggu kabar berita dari oknum yang mengaku sebagai aparat tadi, nomer WhatsApp dan nomer handphonenya tidak aktif lagi.

“Dengan demikian, lanjutnya dapat disimpulkan bahwa Saya bersama keluarga dari M telah tertipu oleh oknum yang tidak bertanggungjawab,” tegasnya.

Ditambahkannya, alhasil, saya dan pihak keluarga G tadi sudah tertipu mentah-mentah. Masalah tidak selesai uang raib begitu saja.

Atas kejadian ini, saya menghimbau kepada seluruh warga di tempat saya tinggal untuk tidak mudah-mudah percaya dengan nomor yang tidak di kenal apalagi dengan oknum yang mengimingi-imingi hadiah, lelang mobil dan dapat menyelesaikan perkara.

“Jangan mudah-mudah tergiur dengan tawaran apalagi melalui telp yang belum jelas keasliannya. Lebih baik cek dulu kebenarannya. Waspadalah motif penipuan,” pungkasnya.

Tags: dugaan penipuanmengaku aparatmotif penipuan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ziarah Kubro Berlangsung Aman dan Tertib, Ustadz Amak Ucapkan Terima Kasih Kepada Polda Sumsel

Next Post

Belum Ada Kepastian, Mantan Presiden Lion Clubs Masih Menunggu Tindaklanjut Kasus Ketua Kadin Indonesia EG

Editor Sumsel

Info Terkait

Lurah Sei Sedapat

Terkait Dugaan Penipuan, Lurah Sei Sedapat Banyuasin Laporkan Seklurnya Berinisial AJ ke Polda Sumsel

1 Oktober 2025
Ketua DPD GRIB Jaya Sumsel Ferdinan Tegaskan Tidak Ada Keterlibatan Anggotanya dalam Dugaan Penipuan, Ini Merusak Nama Baik GRIB Jaya Sumsel

Ketua DPD GRIB Jaya Sumsel Ferdinan Tegaskan Tidak Ada Keterlibatan Anggotanya dalam Dugaan Penipuan, Ini Merusak Nama Baik GRIB Jaya Sumsel

25 Maret 2025

Berita Terbaru

Perangkat Desa Cihanjuang Bermain Agresif Masuk 4 Tim Terbaik Semi Final Futsal Kapolsek Cisarua Cup

Fire Fun Learning with Fire Brigade Kilang Plaju, Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sedari Dini

Kepala Rutan Kelas I Palembang Tinjau Pelatihan Barista, Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Produktif

Wagub Cik Ujang Hadiri Wisuda ke-80 dan Milad ke-47 UMP, Dorong Perguruan Tinggi Cetak SDM Unggul dan Berdaya Saing

Wagub Cik Ujang Ajak Masyarakat Jadikan Hijrah Momentum Perubahan di Gebyar Muharam 1448 H dan Harlah Muslimat NU ke-80

Wagub Cik Ujang Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Sumsel Berpartisipasi Aktif

Wagub Cik Ujang Buka JAMDA IX Pramuka Sumsel 2026, Dorong Lahirnya Generasi Mandiri, Berkarakter, dan Siap Hadapi Era Digital

Terima Audiensi Polsri, Herman Deru Dorong Sinkronisasi Pendidikan Vokasi dengan Potensi Sumsel

Dibawah Komando Bambang Ismawan ,Vian Ketua CS 08 Sumsel Yakin PT Bukit Asam Akan Jauh Lebih Baik

Berita Populer

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020
Reporter YN
9 Juni 2026

SEKAYU, MUBA, LamanQu. Com-Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus bergerak cepat dalam memperluas penyerapan...

Read more

Ekonomi Tumbuh 5,76 Persen, Wali Kota Bandung Dorong Koperasi jadi Penggerak Pemerataan

Koperasi
Reporter UMR
10 Juni 2026

Bandung, LamanQu.Com - Laju pertumbuhan ekonomi Kota Bandung mencapai 5,76 persen pada triwulan pertama tahun 2026, melampaui capaian tahun sebelumnya...

Read more

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan
Reporter YN
9 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com- Proses seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2029 akhirnya tuntas. Komisi I...

Read more

Kesederhanaan Wagub Cik Ujang Bikin Salfok, Ikut Masak di Dapur Warga

Kesederhanaan Wagub Cik Ujang Bikin Salfok, Ikut Masak di Dapur Warga
Reporter YN
31 Mei 2026

LAHAT,LamanQu.Com-Di balik gagah pakaian dinas Wakil Gubernur Sumatera Selatan, sosok Cik Ujang kembali menampakkan kesederhanaannya saat pulang ke kampung halaman....

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In