PALEMBANG,LamanQu.com – Kehangatan dan kebersamaan tampak begitu terasa saat Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Ke-129, Kolonel Inf Andi M. Ali, meninjau pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang di sejumlah sasaran fisik.
Di sela-sela peninjauan, Kolonel Inf Andi M. Ali mengajak personel Satgas TMMD dan masyarakat untuk berfoto bersama. Momen sederhana tersebut menjadi simbol kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini menjadi roh utama pelaksanaan Program TMMD.
Senyum yang terpancar dari wajah prajurit dan warga menggambarkan hubungan yang tidak lagi sebatas pelaksana program dan penerima manfaat, tetapi telah tumbuh menjadi sebuah ikatan kekeluargaan. Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menjadi bukti bahwa TMMD mampu menghadirkan kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat.
Bagi warga, kehadiran prajurit TNI di tengah lingkungan mereka bukan hanya membawa pembangunan infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan rasa aman, semangat gotong royong, serta kepedulian untuk membangun daerah secara bersama-sama. Sebaliknya, bagi prajurit Satgas, dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi energi yang mempercepat penyelesaian seluruh sasaran TMMD.
Usai mengabadikan momen kebersamaan tersebut, Ketua Tim Wasev melanjutkan peninjauan ke berbagai sasaran fisik guna memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana, memenuhi standar kualitas, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Wadan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Septriyandi, S.T., M.M., M.Han., mengatakan bahwa nilai terbesar dari Program TMMD bukan hanya terlihat dari hasil pembangunan yang berdiri kokoh, tetapi juga dari semakin eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Kebersamaan seperti ini menunjukkan bahwa TMMD bukan hanya membangun sarana fisik, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Ketua Tim Wasev menjadi motivasi bagi seluruh personel Satgas dan masyarakat untuk terus bekerja dengan penuh semangat sehingga seluruh sasaran dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi warga,” ujar Wadan Satgas.
Menurutnya, semangat gotong royong yang terus dipupuk selama pelaksanaan TMMD merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Melalui kerja sama yang harmonis antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, berbagai tantangan pembangunan dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Program TMMD Ke-129 kembali membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui kerja nyata, kepedulian, dan kebersamaan di lapangan. Setiap pembangunan yang dilaksanakan tidak hanya menghasilkan fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan, solidaritas, dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan bangsa Indonesia.
Melalui kebersamaan yang terus terjalin, TMMD diharapkan menjadi fondasi yang semakin memperkokoh sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata, mempercepat peningkatan kesejahteraan warga, serta menjaga kemanunggalan TNI bersama rakyat sebagai kekuatan utama dalam membangun negeri.
(Yanti)










