• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Juli 18, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

BPBD Provinsi Sumsel Ajak Seluruh Stakeholder Antisipasi Bencana Hidrometrologi

Reporter Editor Sumsel
11 Februari 2021
Antisipasi Bencana Hidrometrologi
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Untuk mengatasi dan menanggulangi ancaman bencana banjir bandang dan tanah longsor yang diperkirakan akan terjadi di Provinsi Sumatera Selatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan menggelar Rapat koordinasi bersama Stakeholder.

“Rapat tersebut digelar dalam rangka untuk mengantisipasi dan menanggulangi bencana hidrometrologi yakni bencana yang disebabkan oleh kondisi cuaca yang pada saat ini tergolong ekstrim seperti terjadinya peningkatan curah hujan yang tinggi maupun Intensitas Hujan yang sangat tinggi sehingga ancaman tersebut perlu kita antisipasi dan ditanggulangi bersama. Oleh karena itu kita berinisiasi serta menggelar Rapat Koordinasi bersama Stakeholder yang ada di Provinsi Sumatera Selatan untuk duduk bersama dalam mengatasi ancaman bencana banjir bandang dan tanah longsor,” kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumatera Selatan H. Iriansyah, S.Sos. SKM M.Kes seusai memimpin Rapat Koordinasi di Kantor BPBD Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (11/02/2021)

Menurut H. Iriansyah bahwa rapat koordinasi ini sendiri berdasarkan Perintah dan Amanah dari Bapak Gubernur Sumsel H. Herman Deru agar kita dapat menjaga situasi yang aman dan kondusif dari Ancaman Bencana yang akan menimpa masyarakat Sumsel pada umumnya.

Iriansyah juga menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini sendiri banyak melibatkan beberapa stakeholder lintas sektoral mulai dari TNI, Polri, BPBD, Dinsos, Dinas PU BM&TR Provinsi Sumatera Selatan ,BBWSS VIII, Pol PP, Dinkes, BMKG, Basarnas dan termasuk BPBD Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Sumatera Selatan.

Lanjutnya, Iriansyah menyampaikan bahwa Gubernur Sumsel juga berpesan agar semua stakeholder ini diharapkan dapat selalu siaga dan menjalin kerjasama satu sama lainnya ketika terjadi bencana seperti, banjir bandang, tanah longsor di Provinsi Sumatera Selatan untuk dapat bahu-membahu serta menjaga kekompakan sehingga bencana yang akan terjadi dapat kita atasi dan kita lalui bersama.

Iriansyah menyebutkan ada beberapa daerah di Provinsi Sumatera Selatan yang berpotensi terjadi bencana, baik banjir bandang maupun tanah longsor kedua ancaman bencana tersebut saat ini sudah kita peta kan untuk dapat kita antisipasi dan tanggulangi.

Misalnya, ada beberapa daerah yang rawan banjir dan hampir semua Kabupaten Kota di Provinsi Sumatera Selatan berpotensi terjadi bencana banjir bandang.

Hal ini disebabkan oleh cuaca ekstrem akhir akhir ini yang terjadi peningkatan intensitas dan curah hujan yang sangat tinggi.

Iriansyah merinci beberapa daerah di Provinsi Sumatera Selatan seperti daerah Kabupaten Musi Rawas (Mura), Kabupaten Muratara, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten OKU, Kabupaten OKUT, Kabupaten OKUS, Kabupaten Pali, Kabupaten Muara Enim, dan yang terakhir Ibu Kota Provinsi Sumatera Selatan yakni Kota Palembang juga berpotensi terjadi bencana banjir. Ungkapnya kepada media.

Hal tersebut dijelaskannya cukup mempengaruhi untuk terjadinya bencana banjir yang diakibatkan oleh tingginya Intensitas Hujan maupun curah hujan yang sangat tinggi di Provinsi Sumatera Selatan ini.

Selain bencana banjir, Orang nomor satu di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan ini juga menyebutkan ada beberapa daerah yang rawan akan terjadinya tanah longsor seperti misalnya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Lahat seperti Kecamatan Tanjung Sakti Bumi yang merupakan daerah yang berpotensi terjadinya tanah longsor.

Dikatakannya, saat ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas PU BM&TR Provinsi Sumatera Selatan untuk menyiagakan beberapa alat berat dilokasi yang dinilai rawan terjadinya tanah longsor.

Iriansyah juga menjelaskan bahwa alat berat yang disiagakan oleh Dinas PU BM&TR Provinsi Sumatera Selatan di lokasi yakni ada beberapa titik-titik yang sudah kita peta kan di mana titik tersebut dapat berpotensi terjadinya bencana tanah longsor maka dari itu.

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan bersama kawan kawan dari BPBD Kabupaten dan Kota sudah melakukan pemetaan ancaman bencana tanah longsor tersebut.Sedangkan untuk SDM,dan peralatannya sendiri juga disiagakan oleh BPBD Kabupaten dan Kota kemudian juga di back up oleh BPBD Provinsi Sumatera Selatan,” bebernya.

Menurutnya berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG cuaca ekstrem di Provinsi Sumatera Selatan akan berakhir sampai bulan Maret.

Iriansyah menghimbau kepada masyarakat yang berada di daerah berpotensi bencana agar tetap berhati hati terutama masyarakat yang berada di sekitar Kawasan pinggir sungai, serta masyarakat yang berada di sekitar Kawasan lereng gunung, maupun daerah yang berpotensi terjadinya tanah longsor oleh sebab itu dirinya menghimbau tanpa henti dengan memberikan himbauan terus menerus baik melalui teman teman BPBD Kabupaten dan Kota, maupun melalui Camat, Kades, dan Tokoh Masyarakat setempat dan TNI- Polri.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Stasiun BMKG SMB II Palembang melalui Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Klas I Kenten Palembang Nandang Pangaribowo, mengatakan puncak musim hujan dimulai dari wilayah Sumsel bagian barat dan tengah karena dominan terdampak kenaikan suhu muka laut di Samudera Hindia.”Prediksi puncak musim hujan berlangsung sampai Maret 2021,” ujarnya,

Dikatakannya bahwa pada masa saat ini kita perlu mewaspadai kondisi saat puncak musim hujan terjadi.

Diuraikanya di zona musim 32 wilayah Banyuasin dan sekitar pesisir barat wilayah Sumsel sudah mencapai puncak hujan di bulan januari namun dengan demikian kita tetap mewaspadai bahwa puncak musim berikutnya ada di bulan Maret ini.

Dirinya menjelaskan bahwa daerah yang berpotensi adalah Kabupaten Lahat, sebagian daerah Kabupaten Muaraenim, Kabupaten Pali, kemudian Kabupaten OKUS, Kota Lubuklinggau, Pagar Alam, dan Kabupaten Muratara.

Nandang juga menghimbau dan mengajak kepada masyarakat untuk mewaspadai kondisi saat puncak musim hujan berlangsung khususnya pada musim penghujan di tahun 2021 ini dikarenakan La Nina masih berpotensi cenderung moderet ke arah curah hujan yang tinggi karena uap air yang masuk ke Indonesia cukup banyak sehingga potensi bencana di Provinsi Sumatera Selatan cenderung meningkat.

“Saya meminta kepada masyarakat yang berada di sekitar lereng gunung yang merupakan daerah rawan longsor.Kemudian juga kepada masyarakat yang berada di sekitar daerah aliran sungai yang berpotensi terjadinya bencana banjir bandang,” pungkasnya.

Tags: ancaman bencana banjir bandangIntensitas Hujanmenanggulangi bencana hidrometrologi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Gubernur HD Dorong Pemerataan Pembangunan di Kawasan Selatan Kabupaten OKI

Next Post

3,6 Juta Followers, Vino Bastian Hanya Follow Marsha Timothy

Editor Sumsel

Info Terkait

Masyarakat Aktif Membersihkan Lingkungan, banjir di palembang

Wakil Walikota Palembang Meminta Masyarakat Aktif Membersihkan Lingkungan

23 Februari 2021

Berita Terbaru

Doa 400 Santri Terjawab, Sumur Bor TMMD Kodim 0418/Palembang Hadirkan Air Bersih untuk Rumah Tahfidz Al Fatihah Talang Jambe

Jalan yang Lama Dinanti, Harapan Baru Warga Talang Jambe dari TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang

Setiap Hari Ada Progres, TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang Ditargetkan Rampung Tepat Waktu

Pembangunan Jalan 750 Meter, Gorong-gorong, dan Parit TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang Terus Dikebut

Progres Pembangunan Pos Keamanan Mushola Baitul Maksurin Terus Dikebut Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang

Progres RTLH Rumah Bapak Fernando Capai Tahap Pengerjaan, Wujud Kepedulian TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang

Operasi Andal Berawal dari Budaya Keselamatan, Kilang Plaju Terus Perkuat Implementasi HSSE

Harapan Baru Keluarga Suwarni, Rumah Tak Layak Huni Mulai Berubah Berkat Program TMMD Kodim 0418/Palembang

Pembuatan Sumur Bor Sasaran III TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang di Pesantren Minhajul Aulia Mina Terus Berjalan

Berita Populer

Siswa SONS Tidak Bisa Ikut Di O2SN, Berikut Penjelasannya

Siswa SONS Tidak Bisa Ikut Di O2SN, Berikut Penjelasannya
Reporter YN
8 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com-Beberapa waktu yang lalu, dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel melalui...

Read more

Gebyar Perlombaan Nuansa Muharram 1448 H: Sinergi IRMAS Babul Ihsan dan SMAN Sumsel Mengabdi Sukses Digelar

Gebyar Perlombaan Nuansa Muharram 1448 H: Sinergi IRMAS Babul Ihsan dan SMAN Sumsel Mengabdi Sukses Digelar
Reporter YN
6 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com-Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram sekaligus menumbuhkan semangat belajar, berakhlak, dan berprestasi pada generasi muda, Remaja Masjid (IRMAS) Babul Ihsan...

Read more

Wujud Komitmen Kepedulian Sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Santuni 111 Anak Yatim di Sekitar Wilayah Operasional

Wujud Komitmen Kepedulian Sosial, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Santuni 111 Anak Yatim di Sekitar Wilayah Operasional
Reporter YN
6 Juli 2026

Plaju,LamanQu.Com-Di tengah kesibukan dan dinamika Kehidupan yang terus berjalan, selalu ada ruang untuk berhenti sejenak, bersyukur, dan berbagi kasih. Sebab...

Read more

Segel Rektorat dan Ancaman Mosi Tidak Percaya, Krisis Dialog di Universitas PGRI Palembang?

Segel Rektorat dan Ancaman Mosi Tidak Percaya, Krisis Dialog di Universitas PGRI Palembang?
Reporter YN
21 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com-Gelombang kritik terhadap tata kelola kampus kembali mencuat di lingkungan Universitas PGRI Palembang. Kali ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In