• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Selasa, Agustus 11, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Masih Bingung Dengan Kegunaan BPJS, JKN dan KIS, Ini Penjelasannya

Reporter Editor Sumsel
10 Agustus 2018
Masih Bingung Dengan Kegunaan BPJS, JKN dan KIS, Ini Penjelasannya
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com-Anda tentunya sudah pernah mendengar informasi mengenai Badan Penyelenggara Kesehatan (BPJS) Kesehatan, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) bukan? Bantuan kesehatan dari pemerintah ini ditujukan untuk mendukung Indonesia sehat, namun nyatanya masyarakat masih kebingungan akan fungsi layanan kesehatan ini.

Sebelum Anda memanfaatkannya, atau pernah coba manfaatkan nya tapi gagal karena terlambat iuran dan lalai bayar sehingga nama anda putus secara otomatis kepesertaan, anda kecewa pastinya. Ada baiknya anda mengenal dan mempelajari mengenai ketiga bantuan kesehatan dari pemerintah ini.

Faktanya, banyak masyarakat lain juga gagal menikmati manfaatnya akibat tidak mengetahui kebijakan dan fungsi serta cakupan pelayanannya.

Hal inilah yang menjadi kecemasan pemerintah, dimana masyarakat cenderung tidak mau tahu akan produk bantuan yang diberikan, namun hanya menuntut manfaatnya saja belum lagi beberapa hari ini pemberitaan miring yang tak pernah usai menimpah BUMN yang satu ini.

Tapi abaikan saja itu sejenak mari kita lihat manfaat  kartu berobat yang sudah diatur negara ini.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan BPJS Kesehatan mulai diberlakukan sejak 1 Januari 2014 sebagai badan hukum publik yang bertugas menyelenggarakan bantuan jaminan sosial dalam bidang kesehatan.

Dari segi struktur perusahaan, BPJS Kesehatan merupakan bagian dari ASKES menjadi sebelum dilebur BPJS, dimana fungsinya adalah melayani bantuan sosial kesehatan layaknya asuransi kesehatan dari pemerintah.

Berdasarkan Peta Jalan JKN dan Perpres Nomor 12 tahun 2013, BPJS Kesehatan mengklasifikasi penggunanya ke dalam 2 kategori besar, yaitu:

  1. Non Penerima Bantuan Iuran (non-PBI) merupakan golongan masyarakat mampu yang bisa membayar premi secara mandiri.
  2. Penerima Bantuan Iuran (PBI) merupakan golongan masyarakat tidak mampu yang preminya dibayarkan oleh negara.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2013 tentang jaminan kesehatan, jenis iuran atau premi yang wajib dibayar dalam BPJS Kesehatan terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:

Iuran Jaminan Kesehatan untuk penduduk miskin dan tidak mampu yang didaftarkan oleh Pemerintah daerah, atau dibayar oleh Pemerintah Daerah, sebesar Rp19.225 per orang per bulan.

Iuran Jaminan Kesehatan untuk Pekerja Penerima Upah (PNS, Anggota TNI atau POLRI, pejabat negara, serta pegawai pemerintah non pegawai negeri dan pegawai swasta), sumber premi dibayar oleh pemberi kerja dan pekerja, sebesar 5{00f7526d3488a34cb5c1a8fa9b3f9e1326391823bebf127f9714ff3dfefc767d} dari gaji atau upah per bulan dengan ketentuan sebagai berikut, 3{00f7526d3488a34cb5c1a8fa9b3f9e1326391823bebf127f9714ff3dfefc767d} dibayar oleh Pemberi Kerja; dan 2{00f7526d3488a34cb5c1a8fa9b3f9e1326391823bebf127f9714ff3dfefc767d} dibayar oleh peserta.

Iuran Jaminan Kesehatan untuk Pekerja Bukan Penerima Upah (pekerja di luar hubungan kerja atau pekerja mandiri) dan Peserta Bukan Pekerja (investor, perusahaan, penerima pensiun, veteran, perintis kemerdekaan, janda, duda, anak yatim piatu dari veteran atau perintis kemerdekaan), dibayar oleh peserta yang bersangkutan.

Besaran iuran sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya dan untuk saat ini sudah ditetapkan bahwa, iuran Rp25.500 dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas III Iuran Rp42.500 dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas II dan Iuran Rp59.500 dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas I.

Anda pastinya ingin tahu juga kan dengan yang namanya Jaminan Kesehatan Nasional disingkat JKN. Nah, JKN merupakan sebuah bentuk jaminan sosial dari pemerintah untuk masyarakat Indonesia yang menggunakan sistem asuransi. Perihal jaminan kesehatan ini sudah tercantum dalam UU No 40 tahun 2004 mengenai Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). SJSN mengandung 5 komponen, yakni:

  1. Jaminan Kesehatan Nasional
  2. Jaminan Kecelakaan Kerja
  3. Jaminan Hari Tua
  4. Jaminan Pensiun
  5. Jaminan Kematian

Awalnya, JKN diberikan secara beragam kepada beberapa kalangan masyarakat sesuai status kepegawaian atau kondisi keuangannya. Adapun beberapa contoh JKN pada masa lalu adalah:

  1. ASKES: bagi pegawai negeri dan tentara
  2. JAMSOSTEK: bagi pegawai swasta
  3. JAMKESMAS atau JAMKESDA atau JAMKESKOT: bagi masyarakat tidak mampu (wajib menyerahkan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan setempat)

Per 1 Januari 2014, produk jaminan kesehatan dilebur menjadi satu, yaitu menjadi layanan jaminan kesehatan BPJS Kesehatan.

Dana JKN sangatlah besar dan cenderung mudah disalahgunakan, oleh karena itu terdapat badan yang bertugas mengawasi pemanfaatan dana tersebut, yaitu sebagai berikut:

  1. Secara Internal, dilakukan oleh dewan pengawas satuan pengawas internal
  2. Secara Eksternal, dilakukan oleh DJSN (Dewan Jaminan Sosial Nasional) dan lembaga pengawas independen

Kemudian yang terakhir adalagi yang namanya Karttu Indonesia Sehat yang disingkat KIS. Bedah loh dengan dengan tulisan yang “s” double. Lanjut ya, Produk inilah yang saat ini masih banyak menimbulkan kebingungan bagi masyarakat. Apa bedanya dengan BPJS Kesehatan dan apa tujuan dibuatnya KIS? Akankah terjadi ketimpangan fungsi dari keduanya?

Presiden Joko Widodo menjawab seluruh pertanyaan yang muncul dari masyarakat dan memperjelas tujuan, fungsi, prosedur, serta sistem pendanaan dari KIS tersebut.

KIS diresmikan pada tanggal 3 November 2014 oleh Presiden Joko Widodo. KIS saat ini layaknya sebuah kartu keanggotaan BPJS Kesehatan, dimana anggota baru BPJS Kesehatan akan memperoleh kartu anggota berwajah “Kartu Indonesia Sehat” secara bertahap terhitung Maret 2015

Sedangkan mengenai sumber pendanaan serta prosedur akan mengikuti seluruh aturan yang sudah berlaku pada BPJS Kesehatan.

Tujuan dibentuknya KIS awalnya adalah untuk mengakomodasi kaum marginal atau disebut sebagai Penyandangan Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) seperti gelandangan.

Keterbatasan surat berharga dan identitas seperti KTP dan kartu keluarga tidak akan menjadi masalah dalam pendaftaran KIS, karena akan terdaftar secara otomatis melalui data dari dinas sosial.

Rencana pengembangan ke depannya adalah seluruh anggota BPJS Kesehatan baik PBI maupun non-PBI akan memperoleh kartu yang sama. Dengan demikian, tidak peduli dengan status ekonomi Anda, seluruh masyarakat berhak mendapat kartu keanggotaan yang sama. Semogah dapat pencerahan ya, yang belum daftar monggo mau pilih yang mana sesuaikan saja dengan kemampuan anda.(RS)

Tags: Badan Penyelenggara Kesehatan (BPJS) KesehatanJaminan Kesehatan Nasional (JKN)Kartu Indonesia Sehat (KIS)PalembangSumatera Selatan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sektor Pertanian dan Pangan Jatim Sumbang Kebutuhan Pangan Nasional

Next Post

Keluhkan Ketimpangan Data Klinis JKN BPJS, Rioni Datangi Ombusman

Editor Sumsel

Info Terkait

Wawako Palembang Cek  Validasi DTKS

Wawako Palembang Cek Validasi DTKS

1 Februari 2021
Tim Aerobatik TNI AU JAT Atraksi Di Langit Palembang

Tim Aerobatik TNI AU JAT Atraksi Di Langit Palembang

20 Maret 2019
Sebanyak 7 Raperda Pemprov Disetujui DPRD Sumsel Selain Diingatkan Pendataan Kepesertaan JKN

Sebanyak 7 Raperda Pemprov Disetujui DPRD Sumsel Selain Diingatkan Pendataan Kepesertaan JKN

28 Januari 2019
Cerita Penggunaan Kartu JKN-KIS Terasa Manfaat Nya Kini Tahun Ke-6

Cerita Penggunaan Kartu JKN-KIS Terasa Manfaat Nya Kini Tahun Ke-6

18 Januari 2019
Aneh, Firman Absolut Bagi Umat, Vaksinasi MR Sudah Pasti Haram

Aneh, Firman Absolut Bagi Umat, Vaksinasi MR Sudah Pasti Haram

8 September 2018
Retail Modern Hantam Warung Sembako, Coba Saja Konter Hp Lebih Menguntungkan

Retail Modern Hantam Warung Sembako, Coba Saja Konter Hp Lebih Menguntungkan

2 September 2018

Berita Terbaru

RTLH Pak Fernando Rampung, Satgas TMMD Lanjutkan Pembersihan Lingkungan Rumah

RTLH Ibu Sriyanti Masuki Tahap Finishing, Satgas Bersihkan Lingkungan Rumah

JELANG BERAKHIRNYA TMMD KE-129, SATGAS KODIM 0418/PALEMBANG FINISHING MUSHOLA BAITUL MAKFURIN

JELANG PENUTUPAN TMMD KE-129, SATGAS TMMD KODIM 0418/PALEMBANG PASTIKAN SUMUR BOR KAMPUNG KREATIF PELANGI SIAP DIMANFAATKAN

Menjelang Penutupan TMMD ke-129, Sumur Bor untuk Fasilitas Pendidikan Keagamaan Disiapkan untuk Dimanfaatkan

Jelang Penutupan TMMD, Sumur Bor Mushola Hidayatullah Rampung, Warga Tak Lagi Khawatir Kebutuhan Air

TMMD ke-129, Apel Pagi Jadi Bekal Satgas Sebelum Finishing Sejumlah Sasaran

Pegadaian Kanwil III Sumbagsel Hadirkan ATM Emas, Transaksi Emas Kini Semakin Mudah dan Praktis

Apresiasi Capaian Hulu Migas Wilayah Sumbagsel, SKK Migas Berikan Penghargaan Kepada KKKS

Berita Populer

Nahkodai Golkar Sumsel, Andie Dinialdie Bidik Penguatan Kader dan Penambahan Kursi Legislatif

Nahkodai Golkar Sumsel, Andie Dinialdie Bidik Penguatan Kader dan Penambahan Kursi Legislatif
Reporter YN
3 Agustus 2026

Palembang,LamanQu.Com-Andie Dinialdie resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD...

Read more

Wakil Dansatgas TMMD Kodim 0418/Palembang Pastikan Rehab RTLH TMMD Rampung Sesuai Standar

Wakil Dansatgas TMMD Kodim 0418/Palembang Pastikan Rehab RTLH TMMD Rampung Sesuai Standar
Reporter YN
2 Agustus 2026

Palembang,LamanQu.Com – Kasdim sekaligus Wakil Dansatgas TMMD 0418/Palembang, Letkol Inf. Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han., meninjau langsung progres rehabilitasi Rumah...

Read more

Bahlil Buka Musda XI Golkar Sumsel, Targetkan Kenaikan Kursi dan Perkuat Konsolidasi Kader

Bahlil Buka Musda XI Golkar Sumsel, Targetkan Kenaikan Kursi dan Perkuat Konsolidasi Kader
Reporter YN
2 Agustus 2026

Palembang,LamanQu.Com – Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, secara resmi membuka Musyawarah...

Read more

Dari Lahan yang Terlupakan, Satgas TMMD Menanam Harapan Swasembada Pangan di Talang Jambe

Dari Lahan yang Terlupakan, Satgas TMMD Menanam Harapan Swasembada Pangan di Talang Jambe
Reporter YN
31 Juli 2026

Palembang,LamanQu.Com— Matahari siang perlahan meninggi ketika beberapa prajurit TNI bersama warga membungkuk di atas hamparan tanah di Kelurahan Talang Jambe,...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In