• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Juni 18, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Pihak Pengelola Minta Aturan Lebih Fleksibel, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Reporter YN
18 Juli 2025
Taman Wisata Alam Punti Kayu
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Tim Kunjungan Kerja Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dengan didampingi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Provinsi Sumsel dan lainnya melaksanakan peninjauan fasilitas perizinan berusaha sarana wisata alam bertempat di Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang, Jumat (18/7/2025).

Turut hadir didalam kegiatan ini yakni Wakil Ketua DPR RI Fraksi PDIP Alex Indra Lukman, Fraksi PDIP Drh I Ketut Suwendra, M.M, Fraksi PDIP Paolus Hadi, Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Firman Subagyo, S.E., M.H, Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Hj Kartika Sandra Desi, Fraksi PKS Drh Slamet, Fraksi PKS H Slamet Saleh, S.Farm, Fraksi Partai Demokrat Drs H Guntur Sasono, M.Si.

Turut hadir didalam kegiatan ini Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel Drs H Koimudin, S.H., M.M, Sekretaris DLHP Provinsi Sumsel Dr Aries Syafrizal, S.T., M.Si, Wakil Walikota Palembang Prima Salam, S.H., M.M, Pengelola Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang Raden Azka, dan unsur lainnya yang mendampingi kegiatan tersebut.

Dikatakan Wakil Ketua DPR RI Fraksi PDIP Alex Indra Lukman, ini merupakan kegiatan dari kunjungan pengawasan sebagai kami dari Komisi IV yang merupakan mitra dari Kementerian Kehutanan, ini adalah aset daripada Kementerian Kehutanan. Dan kami meninjau kondisi tentu saja pengelolaannya seperti apa.

Setelah ini kami akan rapat, merumuskan sebuah catatan-catatan untuk dibawa kedalam rapat ke Komisi IV DPR RI nantinya untuk bisa menjadi kesimpulan yang menjadi rekomendasi bagi pemerintah dalam hal ini Kementerian Kehutanan

“Catatannya bukan dari saya sendiri, tapi kita sudah sama-sama melihat, bahwa kondisinya memang sangat memperihatinkan sekali. Untuk itu tentu kita meminta pemerintah untuk bisa merumuskan dengan masukan nanti dari kawan-kawan Komisi IV yang berkunjung kesini,” ujarnya.

Kemudian, langkah-langkah apa yang strategis untuk depannya seperti apa, kami khawatir juga kondisi Taman Wisata Alam yang kondisinya seperti ini, yang memprihatinkan seperti ini, bukan hanya didaerah ini saja mungkin didaerah lain juga ada.

Nanti kita akan data lagi, dan kita klarifikasi dan kita tinjau semuanya. Mengenai pendapatan ke negara, ya Itu kan sebenarnya out put, pertanyaan saya tentang output itu kan artinya menjawab kondisi real keadaan disini.

“Kalau outputnya sangat tidak mencapai target, ya karena kondisi ya seperti ini, ya sama seperti kita lihat saat ini, dan kesimpulannya akan kita beri tahukan setelah diadakan rapat nantinya,” ungkapnya.

Menurut Pengelola Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang Raden Azka, saya sebagai pengelola Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang mewakili dari Direktur Utama kita sangat menyambut baik sekali dengan kehadiran anggota DPR RI komisi IV, jadi kita bisa mendapatkan masukan-masukan dari beliau itu semua.

Jadi menurunnya itu banyak sekali faktor dari PNPB tersebut, salah satunya itu adalah covid-19, dan memang kita ada aturan yang sangat mengikat di Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang.

“Kita tidak boleh menebang pohon, tidak ada boleh ada satwa yang dilindungi disini, padahal tadinya satwa yang dilindungi itulah yang menjadi daya tarik, justru itu yang dilarang,” katanya.

Dilanjutkannya, kita juga banyak sekali aturan yang tidak boleh membangun bangunan yang permanen seperti itu, untuk investor sendiri yang mau bekerjasama dengan kita banyak sekali. Jadi begitu tahu ada aturan yang seperti itu mereka kebanyakan tidak jadi, sehingga mereka mundur karena terlalu banyak aturan-aturan seperti itu.

Kalau kita sangat antusias sekali, kalau memang kita ada solusi yang terbaik untuk Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang, kita sangat mendukung. Apa yang terbaik menurut dari Kementerian, karena kita dibawah Kementerian Kehutanan, jadi kita harus taat dengan aturan tersebut.

“Langkah-langkah kita tersebut, misalnya kita ada spot-spot foto disini yang tentunya diizinkan, kita buat replika land mark, kita ada sarana out bond yang bisa buat out bond disini, kita sarana wedding, misalnya mau menikah disini silahkan, kita sudah berapa kali orang menikah disini,” ucapnya.

Masih dilanjutkannya, PNPB yang besar itu kita di tahun 2012, karena kita pada waktu itu masih ada gajah, atau satwanya disini, karena itu menjadi daya tarik bagi pengunjung disana. Di mana ekonomi pada saat itu masih membaik, karena faktor ekonomi itu sangat mempengaruhi sekali di masyarakat.

Saya juga banyak teman-teman yang punya wisata juga seperti ini, sama mereka menurun juga, di mana-mana pada menurun semua, bahkan mereka juga ingin menawarkan ke kita tempat wisata mereka yang ingin di jual.

“Memang orang Palembang sendiri liburannya sendiri bukan ke kota sendiri, tetapi justru liburan keluar kota, karena kota Palembang ini bukan kota wisata, tetapi lebih kepada kota dagang, mungkin itu pengaruhnya, mungkin seperti itu,” imbuhnya.

Tags: Punti Kayu PalembangTaman Wisata Alam
ADVERTISEMENT
Previous Post

RSUD Sungai Lilin Luncurkan Inovasi Digital SAKTI MONEV untuk Perkuat Akuntabilitas Kinerja ASN

Next Post

Pengadilan Diminta Jatuhkan Vonis Mati untuk SN, Suami yang Diduga Bunuh Istri Sendiri

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Ribuan Mahasiswa BEM SI Kepung DPRD Jabar Dengan 7 Tuntutan

Riza Fahlevi: PGRI yang Diakui Negara Hanya Kepengurusan Teguh Sumarno

Peringati Hari Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Palembang Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga

PLN Upayakan Pemulihan Sistem Bayung Lencir, Berbagai Langkah Strategis Dilakukan untuk Perbaiki Kualitas Tegangan

Dukung Asta Cita Prabowo, SP3N-SBS Dorong Penguatan Pertamina dan Reformasi Tata Kelola Migas

Jembatan Desa Sungai Jeruju Rusak Parah Akibat Banjir dan Tanah Longsor, Warga Harapkan Penanganan Segera

Jembatan Desa Pantai Rusak Parah Akibat Banjir dan Tanah Longsor, Masyarakat Harapkan Perhatian Pemerintah

BENCANA BANJIR “MEMBUAT KERUSAKAN PARAH JEMBATAN DI DESA SIDO BASUKI” OGAN KOMERING ILIR

Sinergi Pusri dengan Kementan untuk Mengembalikan Kejayaan Kopi Kintamani Bali

Berita Populer

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020
Reporter YN
9 Juni 2026

SEKAYU, MUBA, LamanQu. Com-Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus bergerak cepat dalam memperluas penyerapan...

Read more

Ekonomi Tumbuh 5,76 Persen, Wali Kota Bandung Dorong Koperasi jadi Penggerak Pemerataan

Koperasi
Reporter UMR
10 Juni 2026

Bandung, LamanQu.Com - Laju pertumbuhan ekonomi Kota Bandung mencapai 5,76 persen pada triwulan pertama tahun 2026, melampaui capaian tahun sebelumnya...

Read more

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan
Reporter YN
9 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com- Proses seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2029 akhirnya tuntas. Komisi I...

Read more

Kesederhanaan Wagub Cik Ujang Bikin Salfok, Ikut Masak di Dapur Warga

Kesederhanaan Wagub Cik Ujang Bikin Salfok, Ikut Masak di Dapur Warga
Reporter YN
31 Mei 2026

LAHAT,LamanQu.Com-Di balik gagah pakaian dinas Wakil Gubernur Sumatera Selatan, sosok Cik Ujang kembali menampakkan kesederhanaannya saat pulang ke kampung halaman....

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In