• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Selasa, Oktober 13, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Gelar Kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan

Reporter YN
14 November 2023
Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan bertempat di Aula SMKN 3 Palembang, Selasa (14/11/2023).

Hadir Nelson Manurung,SE, M.Pd (Ketua Pokja Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi BBPPMPV BBL), Dra. Elfrida Nababan, M.Pd (Ketua Kelompok Kerja Kerjasama dan Mitras DUDI) Yovani Rahmita Simatupang, S.Sos, M.Pd (Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda), Yossy Widya Purnama, S.I.Kom (Analis Data dan Informasi), Amalia Nurul, S.I.Kom (Analis Data dan Informasi), Tiermin Sibarani, SE (Analis Data dan Informasi) serta Kepala SMKN 3 Palembang beserta jajarannya. Peserta yang terdiri dari waka kesiswaan dan guru BK.

Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Mondyaboni,S.E.,S.Kom.,M.Si mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada BBPPMPV Medan yang sudah menginisiasi kegiatan ini sehingga bisa terlaksana di Provinsi Sumatera Selatan dan juga ucapan terima kasih juga kami kepada Kepala SMKN 3 Palembang beserta jajarannya yang sudah mempersiapkan segala sesuatunya sehingga acara ini berjalan dengan lancar.

“Maraknya terjadi kasus kekerasan terhadap anak baik itu berupa fisik, seksual, penganiayaan emosional, atau penelantaran terhadap anak menyebabkan banyak pihak menyerukan Anti Kekerasan Terhadap Anak. Kekerasan terhadap anak sebagian besar terjadi di rumah, lingkungan sekolah, dan tempat anak berinteraksi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Permendikbud Nomor 46 Tahun 2023 terkait pencegahan dan penanganan kekerasan. mengatur berbagai aspek penting. Sekolah diwajibkan membentuk budaya sekolah yang ramah dan aman. Untuk itu dalam upaya untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman dan nyaman di Satuan Pendidikan tanpa adanya kekerasan dalam berbagai bentuknya,Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan sudah berkolaborasi dengan OPD lain seperti Dinas Perlindungan Anak, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan lain lain untuk membentuk Satgas Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) Provinsi Sumatera Selatan yang masih berproses, serta membuat surat edaran untuk menghimbau satuan Pendidikan untuk membentuk tim TPPK di satuan Pendidikan masing-masing. Ini menindaklanjuti Peluncuran program Merdeka Belajar Episode ke 25 tentang Pencegahan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan.

“Kegiatan sosialisasi ini bertujuan agar peserta dapat memahami tentang kekerasan di lingkungan satuan pendidikan baik itu jenis nya, penyebab dan Upaya pencegahan dan segera untuk membentuk tim pencegahan dan penanganan kekerasan (TPPK) di satuan Pendidikan utk di upload. Saya berharap peserta kegiatan ini yang terdiri dari waka kesiswaan dan guru BK dapat mengimplementasikan apa yang di dapat materi dari narasumber hari ini dan berbagi praktik baik dengan rekan-reka di wilayah masing-masing karena Bapak/Ibu adalah garda terdepan dalam pencegahan kekerasan di satuan Pendidikan. Dengan Kerjasama semua pihak tidak ada lagi kekerasan di satuan Pendidikan dan anak-anak bisa aman dan nyaman belajar di sekolah,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Awaluddin, S.Pd menuturkan, pentingnya peran aktif semua pihak, termasuk guru, siswa, orang tua, dan tenaga pendidik lainnya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Dalam acara tersebut, dia menyampaikan strategi pencegahan, identifikasi tanda-tanda kekerasan, serta langkah-langkah konkret dalam menangani kasus-kasus kekerasan.

“Terkait pemberitaan tentang adanya tindakan kekerasan di satuan Pendidikan yang tidak sepenuhnya benar dan masih diperlukan pendalaman serta komunikasi di lapangan,” katanya.

“Sangat disayangkan bila benar terjadi kekerasan di satuan pendidikan yang seharusnya tidak boleh terjadi dalam bentuk apapun oleh siapapun, sesuai rilis dari Kemendikbudristek bahwa terdapat 3 dosa besar dalam dunia pendidikan Indonesia yakni perundungan, kekerasan dan intoleransi,” tambahnya.

Dia menjelaskan, Satuan Pendidikan harus bertanggung jawab penuh sebagai garda terdepan satuan Pendidikan agar hal-hal tersebut tidak terjadi, dengan segala pendekatan yang akan dilakukan diantara upgrading kemampuan guru salah satunya Guru BP agar mendapat pengetahuan baru tentang pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan Pendidikan.

“Perlu dipahami pula bahwa peserta didik tidak sepenuhnya berada di lingkungan sekolah, melainkan juga tumbuh berkembang di lingkungan masing-masing yang merupakan variable yang mempunyai pengaruh terhadap kemungkinan terjadinya kekerasan oleh peserta didik,” ucapnya.

Ketika ditanya mengenai bantuan hukum untuk guru, dia menjelaskan, apabila terdapat kasus yang sudah masuk ranah hukum maka Dinas Pendidikan memiliki Biro Hukum di bawah naungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang akan menghormati proses hukum yang berjalan serta membantu menyelesaikan masalah hukum tersebut.

Awaluddin mengungkapkan, kepada para siswa didik harus tahu bahwa guru adalah sosok yang bertanggung jawab terhadap masa depan yang telah mencurahkan segenap tenaga pikiran dan ilmu kepada siswa.

” Tidak semestinya siswa memperlakukan guru secara tidak baik bahkan sampai terjadi kekerasan terhadap guru. Bila terjadi suatu masalah, sebaiknya diselesaikan dengan cara komunikatif bukan dengan cara kekerasan,” katanya.

“Untuk kepala sekolah perlu diingatkan bahwa salah satu kemampuan guru dan kepala sekolah adalah kemampuan soft skill yaitu kemampuan berkomunikasi dengan berbagai pihak guna memecahkan masalah tanpa adanya tindak kekerasan. Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada seluruh pihak terkait tentang peran mereka dalam menciptakan budaya sekolah yang positif dan mendukung pertumbuhan anak-anak,” tandasnya.

Tags: Anti Kekerasan Terhadap Anakkasus kekerasan terhadap anakPenanganan Kekerasan
ADVERTISEMENT
Previous Post

PJ Gubernur Sumsel Tinjau Fly Over Simpang Sekip, Dijadwalkan Februari 2024 Sudah Beroperasional

Next Post

Unsri Kukuhkan 2 Guru Besar Fakultas Pertanian

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Emban Tugas di OKU Selatan, Kakanwil Minta Ikral Bekerja Ekstra dan Perkuat Sinergi Daerah

Kepala L2Dikti Wilayah 2 Terima Jajaran Civitas Akademika UM AD Palembang, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Ulama dan Ketua DKP Soroti Perbandingan Hukuman Irza dan Ajun: Jangan Ada Ketidakadilan

Irza Bantah Gelapkan Dump Truk, Kuasa Hukum Pertanyakan Kerugian Rp2,1 Juta

Diduga Digusur Tanpa Pemberitahuan, Pemilik Lahan di OKU Timur Lapor Polda Sumsel

Peran Strategis INKINDO Dibidang Pembangunan Di Sumsel, Berikut Beberapa Penyampaiannya

Sekda Sumsel Mencatat Sejarah Satu-satunya Perwakilan Pemda Tingkat Provinsi Di Indonesia Raih Peringkat 2 Terbaik Nasional PKN LAN RI

INKINDO Sumsel Genap 44 Tahun, Perkuat Daya Saing dan Kolaborasi Pembangunan

Perbati Sumsel Siapkan Bibit Petinju Muda, Kompetisi Berjenjang Jadi Target Utama

Berita Populer

Kodam III Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis di Cimahi

Bakti Sosial Kesehatan Gratis
Reporter UMR
20 September 2026

Cimahi, LamanQu.Com - Dalam rangka HUT TNI ke-81, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial kesehatan bertempat di Rumah Sakit TK II...

Read more

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla
Reporter YN
19 September 2026

Muba,LamanQu.Com – Menjaga ketersediaan air menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di...

Read more

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas
Reporter YN
20 September 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In