• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Oktober 3, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

70 Persen Sekolah Swasta di Sumsel Kekurangan Siswa

Reporter Editor Sumsel
14 Oktober 2021
Sekolah Swasta di Sumsel, Sekolah kekurangan siswa, Membentuk Pendidikan Karakter Anak Bangsa
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Musyawarah Wilayah VI Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Wilayah Sumsel Tahun 2021 dengan tema “Membentuk Pendidikan Karakter Anak Bangsa” bertempat di hotel Swarna Dwipa, Kamis (14/10/2021).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Drs Riza Fahlevi mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi pelaksanaan Muwsil ke VI BMPS Sumsel. Disini betul betul Pemerintah sangat terbantu dengan adanya BMPS ini.

“Organisasi maju jika pengurus berpikir sebagai organisasi dan lembaga. Tapi kalau berpikir indvidu dan kelompok tidak akan maju. Nah, BMPS bisa maju karena berpikir secara organisasi dan lembaga. Untuk pelantikan Ketua BMPS Provinsi Sumsel dua bulan lagi,” ujarnya.

Ketika ditanya wacana Sekolah Terbuka, Riza menuturkan, itu salah satu cara menuntaskan wajib belajar 12 tahun. Karena untuk menuntaskan wajib belajar 12 tahun itu butuh peran sekolah negeri dan swasta.

“Jika dibuka Sekolah Terbuka, maka siswa tatap muka dengan guru saat mid semester atau saat ujian. Tidak ada lagi sekolah yang lip lap, saat masa pembelajaran tidak ada siswanya tapi ketika ujian siswanya banyak. Itu merusak citra sekolah swasta,” bebernya.

Riza menjelaskan, sekolah swasta ini dibagi menjadi tiga kelompok yakni sekolah swasta elit, menengengah dan alit.

“Sekolah swasta ini banyak sekolah alit. Yang saat penerimaan siswa baru hanya sedikit siswanya. Sebelum mengktirik harusnya sekolah alit intropeksi diri dulu. Kita tidak perlu saling salah, tapi sinergis, jangan sekolah swasta yang siswanya dikit langsung menyalahkan pemerintah. Tunjukkanlah dulu kualitasnya, jangan sekolah swasta saat penerimaan siswa baru langsung meminta sejumlah uang, sedangkan fasilitas dan kualitasnya belum terlihat,” paparnya.

Sementara itu, Ketua BMPS Provinsi Sumsel Sumarna mengatakan, kalau Muswil agenda pertama pemilihan ketum dan menyusun kepengurusan. Agenda lain adalah peningkatan perguruan swasta di Sumsel. Pendidikan di negara Indonesia ada dua yakni yang diselenggarakan pemerintah atau sekolah negeri dan sekolah yang dikelolah swasta.

“Kami pengurus sinergis dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel untuk membangun anak bangsa dan meningkatkan eksistensi anak bangsa,” bebernya.

Sedangkan terkait isu lain, Sumarna menjelaskan, itu harus dijawab dengan inovasi, karya nyata, dan tidak menyalahkan lembaga. Berpikirlah untuk tumbuh.

“Secara nasional sekolah swasta darah segarnya berkurang. Karena jumlah siswa di sekolah swasta itu terus berkurang. Namun itu harus disikapi secara baik, tunjukkan kualitas sehingga kepercayaan orang tua bertambah untuk menyekolahkan anaknya di swasta,”

Lebih lanjut dia menjelaskan, sekarang dunia digital, tidak dibatasi demografi dan waktu. Sekolah swasta harus berpikir maju.Bahkan sekolah swasta bisa sangat cepat maju dibangkan swasta karena regulasinya didominasi dari Yayasan. “Berikanlah yang terbaik untuk anak bangsa,” ucapnya.

Sumarna mengungkapkan, jumlah yayasan perguruan swasta di Sumsel mencapai 516 yayasan dengan jumlah lebih dari 4.000 sekolah swasta. “Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen sekolah alit. Sekolah alit diharapkan ada pengembangan SDM, rasio guru dan siswa ideal. Serta ikut perkembangan IT,” tandasnya.

Untuk diketahui, sekolah swasta elite biasanya kelebihan siswa yang mendaftar.Sekolah swasta menengah atau sedang adalah menerima cukup banyak siswa. Sedangkan sekolah swasta alit maksudnya adalah sekolah swasta kecil yang kesulitan mencari siswa yang mendaftar.

Tags: Membentuk Pendidikan Karakter Anak Bangsasekolah swasta alitsekolah swasta eliteWacana Sekolah Terbuka
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemprov Dukung Progam BEM Pesantren Se-Indonesia Jaga Kemaslahatan Umat

Next Post

Penasehat Hukum Mukti Sulaiman Optimis Kliennya Lepas dari Jerat Hukum

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Konsolidasi Menuju 2029, Optimalisasi Peran Anggota Fraksi Partai Golkar dalam Penguatan Konsolidasi Organisasi dan Pemenangan Pemilu

Organda Kota Palembang Mengeluarkan Surat Sesuai Dengan Peraturan Berlaku, Berikut Beberapa Disampaikan

Kilang Plaju Satukan Doa dan Ikhtiar Lahir Batin melalui Sholat Istisqa di Tengah Kemarau

Rutan Kelas I Palembang Perkuat Sinergi dengan Insan Media melalui Coffee Morning

Afrizal Hady, Ketua Majelis Hakim PN Palembang Tolak Tunda Sidang dan Tolak Agenda Eksepsi, Advokat Irza Prasetya WO Lagi

Asap Karhutla Mencekik, Aliansi Rakyat Sumsel Menggugat Ajukan Tujuh Tuntutan

Dewan Pers Jadi Saksi Integritas, PWI Sumsel Pasang Badan Bela Jurnalis Senior dari Tudingan “Abal-Abal”

Klarifikasi Tak Temukan Titik Temu, Srikandi Pemuda Pancasila Sumsel Siapkan Langkah Hukum

Kuasa Hukum Irza Prasetya Walk Out, Persoalkan Dakwaan hingga Independensi Majelis Hakim

Berita Populer

Kodam III Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis di Cimahi

Bakti Sosial Kesehatan Gratis
Reporter UMR
20 September 2026

Cimahi, LamanQu.Com - Dalam rangka HUT TNI ke-81, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial kesehatan bertempat di Rumah Sakit TK II...

Read more

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla
Reporter YN
19 September 2026

Muba,LamanQu.Com – Menjaga ketersediaan air menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di...

Read more

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas
Reporter YN
20 September 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In