• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Selasa, Oktober 27, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Nasional

Koalisi Nasional Reforma Agraria ( KNARA) Mengutuk Tindakan Keji Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Reporter YN
15 Maret 2026
Koalisi Nasional Reforma Agraria ( KNARA) Mengutuk Tindakan Keji Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Bagikan ke Whatsapp

Jakarta. Lamanqu. Com

Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNARA) mengecam keras aksi kekerasan yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) terhadap Andrie Yunus, aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), yang menjadi korban penyiraman air keras pada 12 Maret 2026. Tindakan keji tersebut merupakan bentuk teror terhadap para pembela hak asasi manusia serta ancaman serius terhadap kebebasan sipil dan ruang demokrasi di Indonesia.

 

Ketua Umum KNARA, Wahida Baharuddin Upa, menyatakan bahwa tindakan brutal tersebut tidak dapat ditoleransi dalam negara hukum yang menjunjung tinggi hak asasi manusia.

 

“Serangan terhadap Andrie Yunus adalah tindakan keji yang tidak hanya menyasar individu, tetapi juga merupakan ancaman terhadap seluruh gerakan masyarakat sipil yang memperjuangkan keadilan, demokrasi, dan perlindungan hak asasi manusia,” tegas Wahida Baharuddin Upa.

 

Menurut Wahida, praktik kekerasan terhadap aktivis merupakan pola intimidasi yang berbahaya karena berpotensi membungkam kritik publik dan melemahkan kontrol masyarakat terhadap kekuasaan. Ia menegaskan bahwa apabila peristiwa ini tidak menjadi perhatian serius publik, terlebih oleh negara dan aparat penegak hukum, maka kekerasan serupa berpotensi terus berulang.

 

“Jika kasus ini tidak ditangani secara serius, maka bukan tidak mungkin tindakan serupa akan terjadi kepada para pejuang demokrasi, pembela HAM, serta pejuang reforma agraria yang selama ini berhadapan langsung dengan kekuasaan dan kepentingan modal besar,” ujar Wahida.

 

Lebih lanjut, KNARA menilai bahwa pengusutan kasus yang tidak sampai tuntas, dimana pelaku hingga aktor intelektual tidak dihukum atas aksi kekerasan seperti ini hanya akan menciptakan preseden buruk dalam penegakan hukum serta membuka ruang bagi praktik impunitas.

 

“Kita tidak boleh membiarkan siapapun merasa kebal terhadap hukum dan bertindak semena-mena terhadap warga negara yang memperjuangkan keadilan. Negara harus memastikan bahwa hukum ditegakkan secara adil dan tidak tunduk pada tekanan kekuasaan maupun kepentingan tertentu,” lanjutnya.

 

Sehubungan dengan peristiwa tersebut, KNARA menyampaikan beberapa tuntutan:

 

1. Mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus serta menangkap seluruh pelaku dan pihak yang memerintahkan aksi tersebut.

2. Menuntut proses penyelidikan dilakukan secara transparan, profesional, dan akuntabel agar publik dapat mengawasi jalannya penegakan hukum.

3. Mendesak negara untuk memberikan perlindungan yang kuat kepada para pembela hak asasi manusia, aktivis masyarakat sipil, jurnalis, serta pejuang reforma agraria dari berbagai bentuk intimidasi dan kekerasan.

4. Menegaskan bahwa segala bentuk teror terhadap aktivis merupakan tindak pidana serius yang tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban hukum.

5. Mengingatkan bahwa kegagalan negara dalam menegakkan hukum secara tegas terhadap kasus ini hanya akan memperkuat budaya impunitas dan membuka peluang terjadinya kekerasan serupa terhadap para pejuang demokrasi dan keadilan di masa mendatang.

 

KNARA juga mengajak seluruh elemen masyarakat sipil, organisasi rakyat, akademisi, serta publik luas untuk menunjukkan solidaritas terhadap korban dan bersama-sama mengawal proses hukum hingga pelaku serta aktor di balik serangan ini benar-benar diadili.

 

“Keadilan bagi Andrie Yunus adalah bagian dari perjuangan kita bersama untuk memastikan bahwa Indonesia tetap menjadi ruang yang aman bagi perjuangan hak asasi manusia, demokrasi, dan keadilan agraria,” tutup Wahida Baharuddin Upa.

 

(Rilis)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Konsolidasi dan Bukber Golkar Palembang, Soliditas Kader Ditekankan

Next Post

DPW PGK Sumatera Selatan Tentang Menjaga Ruang Demokrasi dan Menolak Segala Bentuk Kekerasan terhadap Aktivis dan Pejuang HAM

YN

Info Terkait

Kreativitas Siswa SMKN 4 OKU, Mengolah Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar

Kreativitas Siswa SMKN 4 OKU, Mengolah Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar

27 Oktober 2026
Disdik Sumsel Buka Ruang Inovasi bagi Pelajar SMK, Karya Siswa Didorong Jadi Solusi

Disdik Sumsel Buka Ruang Inovasi bagi Pelajar SMK, Karya Siswa Didorong Jadi Solusi

26 Oktober 2026
Bicara Soal Pendidikan, Diknas Dan Komisi IV DPRD Kota Serta KOSGORO 1957 Gelar Diskusi Lintas Lembaga

Bicara Soal Pendidikan, Diknas Dan Komisi IV DPRD Kota Serta KOSGORO 1957 Gelar Diskusi Lintas Lembaga

26 Oktober 2026
Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

26 Oktober 2026
Pelantikan KPSTI Sumsel 2026–2030, Imam Mustakim Ajak Generasi Muda Cintai Budaya Bangsa

Pelantikan KPSTI Sumsel 2026–2030, Imam Mustakim Ajak Generasi Muda Cintai Budaya Bangsa

25 Oktober 2026
Puncak Peringatan Hekrafnas 2026: GEKRAFS Perkuat Sinergi Lewat Langkah Strategis MoU Bersama Polri

Puncak Peringatan Hekrafnas 2026: GEKRAFS Perkuat Sinergi Lewat Langkah Strategis MoU Bersama Polri

25 Oktober 2026

Berita Terbaru

Kreativitas Siswa SMKN 4 OKU, Mengolah Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar

Disdik Sumsel Buka Ruang Inovasi bagi Pelajar SMK, Karya Siswa Didorong Jadi Solusi

Bicara Soal Pendidikan, Diknas Dan Komisi IV DPRD Kota Serta KOSGORO 1957 Gelar Diskusi Lintas Lembaga

Karutan Kelas I Palembang Bersama Jajaran Panen Kangkung, Dukung Ketahanan Pangan dan Optimalisasi Lahan Produktif

Pelantikan KPSTI Sumsel 2026–2030, Imam Mustakim Ajak Generasi Muda Cintai Budaya Bangsa

Puncak Peringatan Hekrafnas 2026: GEKRAFS Perkuat Sinergi Lewat Langkah Strategis MoU Bersama Polri

THE 1O1 Palembang Rajawali Gelar CSR “1O1 Cares – Little Lungs, Big Care” untuk Dukung Kesehatan Anak di Kawasan TPA Karya Jaya

Ribuan Masker Dibagikan Kepada Masyarakat, Berikut Disampaikan Ketua Astindo Sumsel

Kematian Jon Daus Dipertanyakan, Keluarga Desak Polda Sumsel Segera Ekshumasi Jenazah

Berita Populer

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap
Reporter YN
14 Oktober 2026

Palembang,LamanQu.Com-Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Sumatera Selatan terlihat melakukan kegiatan sosial membagikan seribu bingkisan berupa vitamin, madu,...

Read more

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan
Reporter YN
17 Oktober 2026

Banyuasin,LamanQu.Com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin (Pemkab) dalam ini Bupati Banyuasin...

Read more

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan
Reporter YN
14 Oktober 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com— Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penindakan terhadap aksi premanisme di seluruh wilayah...

Read more

Lebri Oktora Desak Kapolda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung dan Insan Pers

Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung
Reporter Editor Sumsel
14 Oktober 2026

Palembang, LamanQu.Com — Konsultan Hukum dan Aktivis Sumatera Selatan dari Yayasan Bantuan Hukum Sumsel Berkeadilan, Lebri Oktora, S.H., mendesak Kapolda...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In