• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Selasa, Maret 31, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Gubernur dan Wagub Dengarkan Arahan Presiden RI Secara Virtual

Reporter Editor Sumsel
19 Juli 2021
tingkat keparahan kasus Covid-19, hasil kajian ilmiah para epidemiologi,arahan dari presiden
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H. Herman Deru meminta pada Presiden RI, Joko Widodo untuk dapat menyalurkan vaksin Covid-19 secara proporsional ke daerah. Sehingga percepatan vaksinasi di tingkat Provinsi, Kabupaten/kota dapat berjalan sesuai dengan target.

“Kami di daerah ini,  pak Presiden sangat siap untuk memberikan vaksinasi pada masyarakat. Kedalanya kuota vaksin yang diterima daerah  sangat terbatas. Jadi kami berharap pembagian vaksin itu dilakukan secara proporsional.  Jangan sampai ini menjadi penghambat percepatan vaksinasi,” tegas Herman Deru pada  saat mendengarkan arahan Presiden RI  Joko Widodo dan Wapres KH Ma’ruf Amin  secara virtual  yang diikuti kepala daerah se-Indonesia secara virtual di Command Center Kantor Gubernur, Senin (19/7/2021) siang.

Dia menyebut untuk Sumsel saja sampai saat ini baru 13 persen penduduk yang di vaksin dosis pertama, dan 5, 98 persen dosis kedua. Pada hal antusias warga  untuk divaksin sangat tinggi namun terkendala pada terbatasnya pasokan vaksin yang dikirim pemerintah pusat.

“Saya rasa hal ini juga menjadi permasalahan bagi provinsi dan daerah  yang lain,” jelasnya.

Bukan itu saja  Herman Deru dengan didampingi Wagub Mawardi Yahya pada kesempatan itu mengusulkan pada Presiden agar istilah PPKM Darurat diubah, sebab  kata darurat akan membuat masyarakat khawatir.

“Izin pak presiden sekedar informasi, masyarakat ini agak sedikit takut mendengar kata PPKM darurat ini pak, mungkin istilahnya diganti saja dengan yang lain. Karena kalau bicara tentang darurat itu masyarakat menjadi khawatir,” imbuh Herman Deru.

Menanggapi pernyataan  Gubernur  Herman Deru tersebut, Presiden Joko Widodo menegaskan, jumlah vaksin memang  terbatas, terlebih Indonesia belum memproduksi vaksin sendiri. Hal itu membuat pembagian ke daerah didasarkan pada hasil kajian ilmiah para epidemiologi sesuai dengan tingkat keparahan kasus Covid-19 disetiap daerah.

“Untuk vaksin ini memang kita dahulukan yang daerah yang  mengalami lonjakan Covid-19 tinggi, karena itu yang kita putuskan  melihat data yang tinggi terlebih dahulu, agar terbentuk herd imunity dan tidak menyebar ke daerah lain,” jelas Presiden.

Sedangkan terkait dengan istilah PPKM Darurat, Dia setuju untuk diganti menjadi level 1 hingga level 4.

“Mengenai istilah PPKM Darurat juga sering sekali menjadi bahasan dan banyak masukan dari yang lain salah satunya pak Gubernur. Untuk itu kita akan ubah namanya menjadi PPKM level 1 sampai level 4, terimakasih sarannya pak gubernur,” ujar Jokowi.

Diakhir arahannya  Presiden RI Jokowi Dodo meminta Kepala Daerah Gubernur, Walikota, dan Bupati, TNI, Polri, dan jajaran Forkopimda untuk fokus pada permasalahan Covid-19 baik dari sisi ekonomi, manajemen, dan pengorganisasian.

Jokowi Dodo juga menegaskan dua hal yang sangat penting dalam penanganan Pandemi, untuk menerapkan dan sosialisasi penerapan protokol kesehatan yang ketat dan percepat vaksinasi agar cepat mencapai herd imunity.

“Kepemimpinan di lapangan sangat penting kontrol keadaan dan kondisi untuk Gubernur, Bupati dan Walikota untuk menjalin kerjasama yang baik dalam menangani pandemi ini. Dan dua hal yang penting yakni karena kuncinya disini untuk penerapan protokol kesehatan terutama memakai masker dan percepat vaksinasi hingga kita cepat mencapai herd imunity,” tutupnya.

Usai mendengarkan arahan Presiden, kepada awak media Gubernur Herman Deru didampingi Wagub Mawardi Yahya mengajak seluruh masyarakat Sumsel untuk terus  meningkatkan kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan sebagaimana  sesuai dengan arahan Presiden.

Sedangkan mengenai vaksin yang masih terbatas,  Herman Deru mengintruksikan  Bupati dan Walikota untuk sesegera mungkin menyuntikan vaksin yang ada  pada masyarakat yang belum vaksin.

“Sesuai arahan Presiden juga, dan ini saya arahkan juga dengan Walikota dan Bupati untuk menyuntikan vaksin pada masyarakat dengan cadangan dosis ke 2 sambil menunggu vaksin datang lagi,” tandasnya.

Tags: hasil kajian ilmiah para epidemiologiPPKM Darurattingkat keparahan kasus Covid-19
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bupati Dodi Reza Sebar Puluhan Hewan Kurban untuk Warga Muba

Next Post

Kapolda Sumsel Imbau Marbot Untuk Mengingatkan Masyarakat Agar Mematuhi Protokol Kesehatan

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

DUA HARI “HILANG”, TERSANGKA NARKOBA DI PALEMBANG DIDUGA DIANIAYA OKNUM POLISI, PROPAM TURUN TANGAN

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Berdayakan Warga Olah Eceng Gondok Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Rutan Kelas I Palembang Gelar Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Keluarga Warga Binaan dan Warga Sekitar

Kapolda Sumsel Gelar Coffee Morning, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Profesionalisme Jajaran

Kapolda Sumsel Instruksikan Pemetaan Kompetensi Personel untuk Tingkatkan Kinerja Satker

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP

Berita Populer

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Reporter YN
25 Maret 2026

OKU SELATAN. Lamanqu. Com Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan di Perumahan Bukit Berlian, Desa Pelangki, Kecamatan...

Read more

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP

Firdaus Hasbullah : Halal Bi Halal Jadi Momentum Perkuat Sinergi Alumni UMP
Reporter YN
23 Maret 2026

Palembang. Lamanqu. Com Halal bi halal alumni Universitas Muhammadiyah Palembang digelar di kediaman Firdaus Hasbullah, Senin (23/3/2026). Kegiatan ini mengusung...

Read more

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan

Polda Sumsel Monitoring 80 Lebih Objek Wisata Lebaran, Antisipasi Kemacetan dan Kejahatan
Reporter YN
24 Maret 2026

PALEMBANG. Lamanqu. Com Subsatgas Intelijen Operasi Ketupat Musi 2026 Polda Sumatera Selatan melaksanakan deteksi dan monitoring di lebih dari 80...

Read more

Bata dan Bakti Prajurit, Dari Lumpur ke Martabat, MCK Itu Menjadi Titik Balik di Somagede

Desa Somagede
Reporter UMR
28 Februari 2026

Kebumen, LamanQu.Com — Pagi di Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Sabtu (28/02/2026), merekah perlahan. Embun masih setia di ujung...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In