PALEMBANG, LamanQu.com – Pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Fernando yang menjadi sasaran 11 program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang terus mendapat perhatian dari Satgas TMMD.
Memasuki hari ke-24 pelaksanaan TMMD, perkembangan pembangunan rumah di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, kembali dipantau secara langsung oleh jajaran pimpinan Satgas di lapangan.
Wadan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han., turun langsung meninjau lokasi untuk memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai rencana. Selain melihat perkembangan fisik bangunan, pengecekan juga dilakukan untuk memastikan setiap pekerjaan dikerjakan dengan memperhatikan kualitas dan ketelitian.
Di lokasi, Wadan Satgas melihat langsung tahapan pekerjaan yang sedang dilakukan personel Satgas. Ia juga memberikan arahan agar seluruh personel tetap menjaga standar pengerjaan hingga rumah tersebut benar-benar siap untuk ditempati.
Menurut Letkol Inf Dery Septriandi, pembangunan RTLH merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, proses pengerjaannya tidak hanya dituntut selesai tepat waktu, tetapi juga harus memperhatikan kualitas hasil pekerjaan.
“Pengerjaan RTLH ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Kita ingin rumah yang dibangun nantinya benar-benar memberikan manfaat dan kenyamanan bagi penerima manfaat,” ujarnya.
Ia menekankan kepada personel agar tidak mengabaikan detail-detail pekerjaan. Setiap bagian bangunan harus dikerjakan secara teliti sehingga rumah yang nantinya diserahkan kepada keluarga penerima manfaat dapat digunakan dalam jangka panjang.
Selain kualitas pekerjaan, faktor keselamatan juga menjadi perhatian. Personel yang bekerja di lapangan diminta tetap mengutamakan keselamatan dan menjaga kondisi lingkungan sekitar selama proses pembangunan berlangsung.
“Perhatikan setiap detail pekerjaan, termasuk ketepatan waktu dan keselamatan selama berada di lokasi. Kita ingin seluruh sasaran TMMD dapat selesai dengan hasil yang maksimal,” pesannya.
Bagi Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, pembangunan RTLH tidak semata-mata berkaitan dengan perubahan kondisi fisik sebuah rumah. Di balik pembangunan tersebut terdapat harapan agar keluarga penerima manfaat dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman dan nyaman.
Rumah yang sebelumnya membutuhkan perbaikan diharapkan dapat berubah menjadi hunian yang lebih baik sehingga mampu menunjang aktivitas keluarga sehari-hari.
Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Satgas terus melakukan pemantauan terhadap setiap sasaran fisik. Pengawasan dilakukan sejak proses pengerjaan hingga tahap penyelesaian agar hasil pembangunan sesuai dengan tujuan program TMMD.
Letkol Inf Dery Septriandi mengatakan, kehadiran personel TNI di tengah masyarakat melalui program TMMD merupakan bagian dari bentuk pengabdian sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran.
“Semoga pembangunan RTLH ini dapat segera diselesaikan dan bisa memberikan manfaat bagi keluarga Bapak Fernando,” katanya.
Selain pembangunan RTLH, program TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang juga menyasar sejumlah kebutuhan masyarakat lainnya. Berbagai sasaran fisik dikerjakan secara bersama-sama dengan melibatkan personel TNI, pemerintah setempat dan masyarakat.
Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD. Semangat gotong royong yang tumbuh selama pengerjaan diharapkan tidak berhenti setelah program TMMD selesai, tetapi dapat terus dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat.
Di sisi lain, pelaksanaan TMMD juga diisi dengan berbagai kegiatan nonfisik yang diarahkan untuk memberikan pengetahuan dan manfaat tambahan kepada masyarakat.
Dengan perpaduan pembangunan fisik dan nonfisik tersebut, TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang diharapkan tidak hanya menghasilkan sejumlah fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara TNI dan rakyat.
Pembangunan RTLH milik Bapak Fernando menjadi salah satu gambaran bagaimana program TMMD diarahkan untuk menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Melalui proses pengerjaan yang dilakukan secara bertahap dan pengawasan langsung di lapangan, Satgas berupaya memastikan sasaran tersebut dapat diselesaikan dengan hasil yang baik.
Memasuki hari ke-24, pekerjaan masih terus dikebut. Setiap tahapan menjadi bagian dari upaya Satgas untuk mewujudkan rumah yang lebih layak bagi keluarga penerima manfaat sekaligus menuntaskan seluruh sasaran fisik TMMD ke-129 sesuai target yang telah ditetapkan.
(Yanti)










