PALEMBANG, LamanQu.com – Rasa senang dan syukur dirasakan warga di sekitar lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang.
Kehadiran sumur bor yang dibangun Satgas TMMD menjadi salah satu fasilitas yang dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Bagi warga, pembangunan sumur bor bukan sekadar pekerjaan fisik yang dikerjakan selama pelaksanaan program TMMD. Lebih dari itu, fasilitas tersebut memiliki arti penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Air menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari memasak, mencuci, mandi hingga berbagai keperluan rumah tangga lainnya, kebutuhan terhadap air bersih terus berlangsung setiap hari.
Karena itu, kehadiran sumur bor yang dibangun Satgas TMMD mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga berharap fasilitas tersebut dapat mempermudah mereka mendapatkan air untuk berbagai kebutuhan tanpa harus mengalami kesulitan seperti sebelumnya.
Salah seorang warga, Rahmat, mengaku bersyukur dengan adanya pembangunan sumur bor tersebut. Menurutnya, fasilitas yang dibangun melalui program TMMD itu memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Kami sangat senang dengan adanya pembangunan sumur bor ini. Sumur bor ini tentunya sangat membantu warga di sekitar, terutama untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” ujarnya.
Menurut Rahmat, pembangunan fasilitas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat seperti sumur bor memiliki nilai tersendiri bagi warga. Sebab, manfaatnya tidak hanya dapat dilihat secara fisik, tetapi juga dirasakan dalam aktivitas sehari-hari.
Bagi masyarakat, keberadaan sumber air yang lebih mudah dijangkau dapat memberikan kemudahan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Atas pembangunan tersebut, Rahmat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kodim 0418/Palembang beserta seluruh personel Satgas TMMD yang telah bekerja bersama masyarakat dalam menyelesaikan pembangunan sumur bor.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0418/Palembang dan seluruh Satgas TMMD yang telah membangun sumur bor di wilayah kami,” katanya.
Ia menilai kehadiran personel TNI melalui program TMMD memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat. Para prajurit tidak hanya datang untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan, tetapi juga berinteraksi dan bekerja bersama warga selama program berlangsung.
Kondisi tersebut membuat masyarakat merasa ikut menjadi bagian dari pelaksanaan TMMD. Hubungan antara personel Satgas dan warga pun terjalin melalui berbagai kegiatan di lapangan.
“Kami merasa terbantu dan sangat berterima kasih. Kehadiran Satgas TMMD bukan hanya membangun secara fisik, tetapi juga memberikan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Bagi Rahmat dan warga lainnya, pembangunan sumur bor menjadi salah satu contoh bahwa program TMMD dapat hadir dengan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Fasilitas yang dibangun diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama pelaksanaan TMMD ke-129 berlangsung, tetapi juga dapat digunakan dan dirawat bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Warga pun menitipkan harapan agar sumur bor tersebut dapat terus berfungsi dengan baik dan menjadi fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
“Semoga apa yang telah dilakukan TNI ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga hubungan baik antara TNI dan masyarakat terus terjalin,” ujar Rahmat.
Pembangunan sumur bor menjadi salah satu sasaran fisik dalam pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang di wilayah Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang.
Melalui pembangunan tersebut, Satgas TMMD berupaya menghadirkan fasilitas yang tidak hanya memiliki nilai pembangunan, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat.
Bagi warga, ukuran keberhasilan sebuah pembangunan bukan semata-mata dari bentuk bangunan yang terlihat. Manfaat yang hadir setelah pembangunan selesai justru menjadi hal yang paling dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Begitu pula dengan sumur bor. Secara fisik, fasilitas tersebut mungkin hanya berupa sebuah sumber air. Namun bagi warga yang membutuhkan air bersih, keberadaannya memiliki arti yang jauh lebih besar.
Ada kemudahan yang dirasakan, ada kebutuhan yang terbantu, dan ada rasa syukur karena perhatian terhadap kebutuhan masyarakat diwujudkan melalui pembangunan yang nyata.
Di tengah pelaksanaan TMMD ke-129, sumur bor pun menjadi salah satu gambaran sederhana tentang bagaimana pembangunan dapat hadir lebih dekat dengan kehidupan warga. Ketika air mengalir dan kebutuhan sehari-hari menjadi lebih mudah, di situlah masyarakat merasakan langsung makna kehadiran TMMD.
(Yanti)









