Palembang,LamanQu.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur seperti jalan, rumah layak huni, dan sarana air bersih. Lebih dari itu, TMMD juga memberikan perhatian terhadap pembangunan sarana ibadah sebagai bagian dari upaya memperkuat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
Memasuki hari ke-22 pelaksanaan TMMD ke-129, Wadan Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang, Letkol Inf Dery Septriandi, S.T., M.M., M.Han., meninjau langsung progres pembangunan Mushola Baitul Makfurin di wilayah sasaran TMMD, Kamis (6/8/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Wadan Satgas didampingi Danramil 07/Sukarami Mayor Inf Zainuri bersama Babinsa setempat. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, baik dari aspek kualitas pekerjaan maupun target penyelesaian yang telah ditetapkan.
Menurut Letkol Inf Dery Septriandi, pembangunan rumah ibadah memiliki makna yang sangat penting karena bukan hanya menyediakan fasilitas bagi masyarakat untuk beribadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan moral, kebersamaan, dan persatuan warga.
“TMMD tidak hanya membangun infrastruktur fisik. Kami juga ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas melalui pembangunan rumah ibadah sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat. Harapannya, mushola ini nantinya menjadi tempat yang mampu mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat gotong royong, sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berakhlak baik,” ujar Wadan Satgas.
Ia menegaskan, pengawasan rutin terus dilakukan agar setiap sasaran fisik TMMD dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang berkualitas sehingga mampu dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Selain mengecek perkembangan pembangunan, Wadan Satgas juga memberikan motivasi kepada personel Satgas TMMD agar tetap menjaga semangat kebersamaan, disiplin dalam bekerja, dan mengedepankan kualitas pada setiap proses pembangunan.
Pembangunan Mushola Baitul Makfurin menjadi salah satu bukti bahwa TMMD hadir bukan sekadar membangun bangunan, tetapi juga membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik secara menyeluruh. Kehadiran rumah ibadah yang representatif diharapkan mampu menjadi ruang pembinaan umat, tempat bermusyawarah, serta wadah memperkuat nilai-nilai toleransi dan kebersamaan di tengah lingkungan.
Semangat gotong royong yang terjalin antara prajurit TNI dan masyarakat dalam pembangunan mushola juga mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kolaborasi tersebut menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat ikatan sosial di lingkungan warga.
Program TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang sendiri terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Selain pembangunan infrastruktur dasar, perhatian terhadap sarana ibadah menjadi bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas kehidupan sosial, moral, dan spiritual masyarakat.
Melalui pembangunan yang seimbang antara infrastruktur dan pembinaan kehidupan sosial-keagamaan, TMMD kembali menegaskan perannya sebagai program yang membangun desa secara utuh, memperkuat persatuan, serta menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
(Yanti)










