Palembang,LamanQu.com – Disiplin menjadi fondasi utama setiap pelaksanaan tugas prajurit TNI. Nilai tersebut kembali terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang. Memasuki hari ke-22 pelaksanaan TMMD, Kamis (6/8/2026), seluruh personel Satgas mengawali aktivitas dengan apel pagi sebelum melanjutkan pekerjaan pembangunan Mushola Baitul Magfurin di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang.
Apel pagi bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari budaya kerja prajurit TNI untuk memastikan kesiapan personel, pembagian tugas, pengecekan kondisi peralatan, hingga penyampaian evaluasi pekerjaan yang telah dilaksanakan pada hari sebelumnya. Melalui apel, setiap personel memahami tanggung jawab masing-masing sehingga seluruh pekerjaan dapat berjalan tertib, aman, dan sesuai target.
Usai apel, personel Satgas TMMD langsung bergerak menuju sasaran pembangunan Mushola Baitul Magfurin. Mereka melaksanakan pengecatan dinding, menyelesaikan berbagai pekerjaan finishing, serta membersihkan area di sekitar bangunan agar mushola segera siap digunakan oleh masyarakat sebagai tempat ibadah yang nyaman.
Pada sasaran tersebut, sebanyak 10 personel TNI dari Yonif 950 bekerja bersama dua orang tukang. Kolaborasi yang dibangun dengan semangat gotong royong membuat setiap tahapan pekerjaan berlangsung efektif tanpa mengurangi standar kualitas pembangunan yang telah ditetapkan.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan bahwa disiplin yang diterapkan sejak apel pagi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ritme pekerjaan di seluruh sasaran fisik TMMD.
“Setiap hari kegiatan diawali dengan apel pagi sebagai bentuk kesiapan personel sebelum melaksanakan tugas. Melalui apel, seluruh prajurit menerima arahan, pembagian tugas, dan penekanan agar pekerjaan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan kualitas, serta selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan Mushola Baitul Magfurin bukan hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menjadi wujud kepedulian TNI dalam meningkatkan fasilitas ibadah masyarakat. Kehadiran mushola tersebut diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.
Ia menambahkan, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari tumbuhnya semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung. Nilai disiplin yang diterapkan prajurit berpadu dengan semangat gotong royong warga menjadi modal utama dalam menyukseskan seluruh sasaran program.
Dengan disiplin yang terus dijaga sejak apel pagi hingga pekerjaan berakhir setiap harinya, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang optimistis seluruh sasaran fisik, termasuk pembangunan Mushola Baitul Magfurin, dapat diselesaikan tepat waktu, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kelurahan Talang Jambe.
(Yanti)










