Palembang,LamanQu.Com– Matahari belum terlalu tinggi ketika deretan personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang telah berkumpul mengikuti apel pagi, Kamis (30/7/2026). Setelah menerima pembagian tugas, mereka segera bergerak menuju Mushola Al-Mufakat di Kelurahan Talang Jambe untuk melanjutkan pembangunan sumur bor yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD.
Memasuki hari ke-16 pelaksanaan TMMD Tahun Anggaran 2026, tidak ada waktu yang terbuang. Dengan seragam loreng yang mulai dipenuhi debu dan bercak semen, personel TNI bekerja tanpa mengenal lelah. Ada yang mengaduk adonan cor, ada yang merapikan besi penyangga, sementara lainnya teliti mengecat dudukan tower tandon air agar konstruksi terlindungi dan siap digunakan dalam jangka panjang.
Pekerjaan hari itu difokuskan pada pengecatan dudukan tower tandon (tetmon) serta pengecoran pondasi tower. Tahapan tersebut menjadi bagian penting agar menara penyangga tandon mampu berdiri kokoh dan menopang distribusi air bersih bagi jamaah mushola maupun warga sekitar.
Sebanyak empat personel TNI dari Yon TP 948 menjadi motor utama pengerjaan sasaran tersebut. Mereka bahu-membahu bersama satu warga dan tiga orang tukang. Perbedaan latar belakang seakan hilang di lokasi pekerjaan. Yang tampak hanyalah semangat gotong royong untuk menyelesaikan pembangunan tepat waktu.
Bagi para prajurit Satgas TMMD, pekerjaan membangun sumur bor bukan sekadar menyelesaikan target program. Setiap ayunan cangkul, adukan semen, hingga sapuan kuas cat menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat. Mereka menyadari bahwa fasilitas air bersih akan menjadi kebutuhan penting yang dapat dimanfaatkan warga setiap hari, sekaligus menunjang aktivitas ibadah di Mushola Al-Mufakat.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan seluruh personel terus didorong bekerja secara maksimal agar seluruh sasaran fisik selesai sesuai jadwal dengan kualitas yang baik.
“Prajurit kami bekerja penuh semangat karena mereka memahami bahwa setiap pembangunan yang dikerjakan akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sumur bor ini bukan hanya menghadirkan air bersih, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan warga dan jamaah Mushola Al-Mufakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari rampungnya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya kebersamaan antara prajurit dan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung. Semangat gotong royong itulah yang menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan setiap sasaran TMMD.
Di tengah terik matahari, para personel Satgas terus melanjutkan pekerjaannya tanpa mengeluh. Peluh yang membasahi seragam loreng menjadi saksi dedikasi mereka dalam menghadirkan fasilitas yang akan dinikmati masyarakat dalam jangka panjang.
Melalui kerja keras para prajurit di lapangan, TMMD Ke-129 kembali menunjukkan bahwa kehadiran TNI tidak hanya identik dengan tugas pertahanan negara, tetapi juga hadir di tengah masyarakat sebagai mitra pembangunan. Dari pembangunan sumur bor sederhana di Mushola Al-Mufakat, lahir harapan akan tersedianya air bersih yang mampu meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
(Yanti)










