Palembang,LamanQu.Com– Setiap kali hujan turun, Suryadi selalu khawatir. Jalan Rawa Jaya di RT 10, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, berubah menjadi licin dan becek. Aktivitas warga pun kerap terganggu. Namun, pemandangan itu kini perlahan berubah sejak Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0418/Palembang membangun akses jalan yang telah lama dinantikan masyarakat.
Memasuki hari ke-14 Selasa (28/7/2026) pelaksanaan TMMD Tahun Anggaran 2026, pembangunan jalan sepanjang 750 meter terus dikebut. Di bawah terik matahari, personel Satgas TMMD bersama warga bergotong royong memasang cerucuk kayu gelam di sepanjang sisi badan jalan. Cerucuk tersebut berfungsi sebagai penahan tanah agar tidak longsor ke saluran parit sekaligus memperkuat konstruksi jalan sebelum memasuki tahapan berikutnya.
Bagi Suryadi, pembangunan jalan ini bukan sekadar proyek infrastruktur. Jalan Rawa Jaya merupakan urat nadi yang menghubungkan RT 10 dengan sejumlah wilayah lain, seperti RT 03, RT 04, dan RT 23. Jalan tersebut juga menjadi akses menuju Jalan Mataram dan Jalan Sugi Waras yang setiap hari dilalui warga untuk bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas ekonomi.
“Jalan Rawa Jaya memiliki akses yang sangat penting bagi kami. Sudah lama masyarakat berharap jalan ini diperbaiki. Alhamdulillah sekarang menjadi perhatian Kodim 0418/Palembang melalui program TMMD. Kami sangat bersyukur karena sebentar lagi warga bisa menikmati jalan yang lebih baik,” ujar Suryadi.
Menurutnya, selama bertahun-tahun warga harus menghadapi kondisi jalan yang kurang layak. Ketika musim hujan tiba, genangan air dan lumpur membuat kendaraan sulit melintas. Bahkan, tidak sedikit pengendara yang terjatuh karena permukaan jalan licin.
Kini, harapan itu mulai terlihat nyata. Kehadiran personel Satgas TMMD yang bekerja tanpa mengenal lelah bersama masyarakat memberikan optimisme baru bahwa akses yang selama ini menjadi keluhan warga akan segera berubah menjadi jalan yang aman dan nyaman.
Pada kegiatan hari ini, sebanyak 12 personel TNI dibantu empat warga setempat bergotong royong memasang cerucuk kayu gelam. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang menjadi roh utama pelaksanaan TMMD.
Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan bahwa pemasangan cerucuk gelam merupakan tahapan penting dalam pembangunan jalan untuk menjaga stabilitas badan jalan serta mencegah terjadinya erosi pada bagian tepi.
“Kami terus mengoptimalkan setiap tahapan pekerjaan agar pembangunan jalan sepanjang 750 meter ini memiliki kualitas yang baik, kuat, dan aman digunakan masyarakat. Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan warga menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan seluruh sasaran fisik tepat waktu,” kata Kolonel Erik.
Ia menegaskan, seluruh sasaran fisik TMMD akan diselesaikan sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan, keselamatan personel, serta memperkuat kemanunggalan TNI bersama rakyat.
Bagi Suryadi dan warga lainnya, jalan yang sedang dibangun itu bukan hanya hamparan tanah yang diperkuat dengan cerucuk kayu gelam. Jalan tersebut menjadi simbol hadirnya perhatian negara terhadap kebutuhan masyarakat. Mereka berharap, setelah pembangunan rampung, mobilitas warga semakin lancar, aktivitas ekonomi meningkat, dan kehidupan sehari-hari menjadi lebih mudah.
Di tengah suara palu yang menghantam cerucuk dan semangat gotong royong yang terus terjaga, harapan warga Talang Jambe perlahan mulai menemukan jalannya.
(Yanti)










