PALEMBANG, LamanQu.Com– Selama bertahun-tahun, air bersih menjadi persoalan yang selalu dihadapi Pondok Pesantren Minhajul Aulia (Mina), Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang. Air yang tersedia di lingkungan pesantren berwarna kekuningan, berbau, dan kurang layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari para santri.
Kondisi itu perlahan berubah berkat Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0418/Palembang. Memasuki hari ke-14 Selasa (28/7/2026) pelaksanaan TMMD, Satgas terus menuntaskan pembangunan sumur bor di Pondok Pesantren Minhajul Aulia yang kini memasuki tahap pemasangan pipa, setelah sebelumnya pemasangan tapmon dan rangka penyangga selesai dikerjakan.
Di bawah terik matahari, tiga personel TNI dari Yon TP 950 bersama dua warga setempat bekerja bergotong royong memasang pipa-pipa yang akan menyalurkan air bersih ke lingkungan pesantren. Mereka memastikan setiap sambungan terpasang dengan rapi agar sistem distribusi air dapat berfungsi optimal dan bertahan dalam jangka panjang.
Bagi Pengasuh Pondok Pesantren Minhajul Aulia, Buya Dr. Abdul Malik Syafei, S.H.I., M.H., pembangunan sumur bor ini bukan sekadar proyek infrastruktur. Kehadiran air bersih menjadi jawaban atas kebutuhan yang selama ini dirasakan oleh para santri.
Menurut Abdul Malik, selama ini aktivitas mandi, mencuci, hingga kebutuhan ibadah sering terkendala karena kualitas air yang kurang baik. Air yang keluar dari sumber sebelumnya berwarna kuning dan berbau sehingga kurang nyaman digunakan.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan sumur bor dari TMMD Kodim 0418/Palembang. Bantuan ini sangat membantu para santri. Selama ini air di sini berwarna kuning dan berbau. Alhamdulillah, dengan adanya sumur bor ini kami mendapatkan air yang jernih,” ujarnya.
Ia mengatakan, kehadiran sumur bor membawa harapan baru bagi pesantren yang setiap hari menjadi tempat belajar dan membina generasi muda. Air bersih bukan hanya menunjang kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih sehat dan nyaman.
Sementara itu, Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan pembangunan sumur bor terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Seluruh personel Satgas berupaya menyelesaikan pekerjaan tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Menurutnya, program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan solusi atas kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya akses terhadap air bersih.
Melalui semangat gotong royong antara prajurit TNI dan warga, proses pembangunan sumur bor terus dipercepat. Kebersamaan yang terbangun di lapangan menjadi gambaran bahwa pembangunan akan lebih bermakna ketika dikerjakan bersama demi kepentingan masyarakat.
Saat pekerjaan pemasangan pipa hampir rampung, harapan baru mulai tumbuh di Pondok Pesantren Minhajul Aulia. Air jernih yang segera mengalir bukan sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi simbol hadirnya kepedulian negara melalui TMMD dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat hingga ke lingkungan pesantren.
(Yanti)