Palembang,LamanQu.Com-Senyum bahagia tampak menghiasi wajah warga RT 30 RW 11, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Palembang. Hari itu bukan sekadar hari biasa. Di sudut permukiman yang selama bertahun-tahun bergelut dengan keterbatasan air bersih, kini berdiri sebuah sumur bor yang menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat.
Air yang selama ini menjadi barang mahal bagi sebagian warga akhirnya mengalir lebih dekat dari halaman rumah mereka sendiri. Tidak ada lagi kekhawatiran harus mengeluarkan uang hampir setiap hari untuk membeli air isi ulang atau mencari sumber air yang layak konsumsi.
Bagi masyarakat RT 30, keberadaan sumur bor yang dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0418/Palembang bukan sekadar pembangunan fisik. Lebih dari itu, sumur bor menjadi simbol hadirnya kepedulian dan harapan baru bagi kehidupan warga.
Ketua RT 30 RW 11, Rusli, mengenang bagaimana sulitnya mendapatkan air bersih selama ini. Menurutnya, wilayah tersebut memang memiliki bekas galian batu bata yang menyisakan genangan air. Namun, air tersebut tidak dapat dimanfaatkan sebagai air konsumsi karena kondisinya terbuka dan mudah tercemar.
“Air bersih memang susah di sini. Memang ada bekas lubang galian batu bata, tetapi terbuka sehingga airnya terkontaminasi dan tidak layak untuk dikonsumsi,” ujar Rusli, Senin (20/7/2026).
Kondisi itu membuat sebagian besar warga bergantung pada air isi ulang untuk kebutuhan sehari-hari. Beban pengeluaran rumah tangga pun bertambah karena air bersih menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
Selama bertahun-tahun, masyarakat telah berupaya mengusulkan pembangunan sumur bor melalui berbagai kesempatan. Harapan itu terus disampaikan, tetapi belum juga terwujud.
Hingga akhirnya, melalui Program TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, harapan tersebut menjadi kenyataan.
“Alhamdulillah, kami sudah sering mengajukan sumur bor. Akhirnya melalui TMMD keinginan masyarakat bisa terealisasi. Kami sangat bersyukur,” katanya.
Rasa syukur itu bukan tanpa alasan. Sumur bor yang telah selesai dibangun kini mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi sedikitnya 15 rumah yang berada di sekitar lokasi.
Air dari sumur bor dialirkan menuju penampungan berupa toren, kemudian didistribusikan ke rumah-rumah warga yang letaknya berdekatan.
Sementara untuk rumah yang posisinya lebih tinggi atau lebih jauh dari titik sumur, warga telah menyiapkan rencana untuk menarik aliran air menggunakan mesin tambahan sehingga manfaat sumur bor dapat dirasakan lebih luas.
Rusli optimistis, keberadaan sumur bor ini akan memberikan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat.
“Selama ini warga membeli terus air isi ulang. Dengan adanya sumur bor ini, insya Allah ke depan masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya besar hanya untuk mendapatkan air bersih,” ujarnya.
Bagi keluarga-keluarga yang selama ini harus mengatur pengeluaran agar cukup membeli kebutuhan pokok sekaligus air bersih, perubahan tersebut tentu sangat berarti.
Program TMMD tidak hanya menghadirkan hasil pembangunan, tetapi juga membangkitkan kembali semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.

Sejak awal proses pengerjaan sumur bor dimulai, warga bergantian membantu personel Satgas TMMD. Ada yang mengangkut material, membersihkan lokasi, hingga menyiapkan kebutuhan para pekerja.
Suasana kebersamaan terasa begitu kuat. TNI dan masyarakat bekerja tanpa sekat, saling membantu demi satu tujuan, yakni menghadirkan sumber air bersih yang telah lama dinantikan.
“Alhamdulillah pengerjaannya cepat selesai. Warga ikut berpartisipasi dalam pembangunan sumur bor ini. Mereka sangat antusias karena memang inilah yang selama ini dibutuhkan,” kata Rusli.
Antusiasme warga terlihat setiap hari selama proses pembangunan berlangsung. Tidak sedikit masyarakat yang datang untuk menyaksikan perkembangan pekerjaan, berharap pengeboran berhasil menemukan sumber air yang layak.
Ketika air bersih akhirnya berhasil keluar dari kedalaman tanah, sorak syukur dan wajah-wajah bahagia pun tak dapat disembunyikan. Momen sederhana itu menjadi kebahagiaan besar bagi warga yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
Bagi Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang, keberhasilan pembangunan sumur bor bukan hanya soal menyelesaikan target pekerjaan, melainkan memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan sumur bor di RT 30 RW 11 Kelurahan Talang Betutu.
Menurutnya, program TMMD memang dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, terutama di wilayah yang masih mengalami keterbatasan infrastruktur dasar.
“Alhamdulillah pembangunan sumur bor di RT 30 RW 11 telah selesai. Semoga air bersih ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup warga,” ujar Kolonel Erik Novianto.
Ia berharap keberadaan sumur bor tersebut dapat dipelihara bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh warga.
TMMD, lanjutnya, bukan sekadar membangun fasilitas fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja sama, gotong royong, dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Kini, suara mesin pompa yang mengalirkan air dari dalam tanah menjadi penanda perubahan di RT 30 RW 11. Air yang dahulu sulit diperoleh kini hadir lebih dekat, membawa harapan bagi puluhan keluarga.
Bagi sebagian orang, air bersih mungkin merupakan hal yang biasa. Namun, bagi warga Talang Betutu, tetesan air yang keluar dari sumur bor itu adalah jawaban atas doa yang dipanjatkan selama bertahun-tahun.
Di balik bangunan sederhana itu tersimpan kisah tentang kesabaran, perjuangan, dan semangat gotong royong. Sebuah bukti bahwa pembangunan yang menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat akan selalu meninggalkan jejak kebahagiaan.
Sumur bor itu kini bukan hanya menjadi sumber air, tetapi juga menjadi sumber harapan. Harapan agar anak-anak dapat tumbuh lebih sehat, keluarga tidak lagi terbebani biaya membeli air, dan masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Di RT 30 RW 11 Talang Betutu, TMMD telah menghadirkan lebih dari sekadar pembangunan. Program ini menghadirkan rasa tenang, menghidupkan kembali semangat kebersamaan, dan membuktikan bahwa negara hadir hingga ke kebutuhan paling mendasar masyarakat: setetes air bersih yang membawa kehidupan.
(Yanti)










