• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, Oktober 28, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Pendidikan

Dana BOS SMA Negeri 2 Prabumulih Raib Rp942 Juta, Dugaan  Kelalaian Sistem dan Akses Lama Diselidiki

Reporter YN
6 April 2026
Dana BOS SMA Negeri 2 Prabumulih Raib Rp942 Juta, Dugaan  Kelalaian Sistem dan Akses Lama Diselidiki
Bagikan ke Whatsapp

Caption foto : Ketua Lembaga Kajian Pembangunan Sumatera Selatan (LKPSS), Dr. H. Rahidin H. Anang

Prabumulih. Lamanqu. Com

Kasus pembobolan rekening Sistem Informasi BOS (SiBOS) di SMA Negeri 2 Prabumulih mulai mengarah pada dugaan serius yang tak sekadar kejahatan siber biasa. Dana BOS senilai lebih dari Rp942 juta dilaporkan terkuras, dengan indikasi kuat adanya celah pengamanan internal dan dugaan kelalaian pihak perbankan.

Kepala SMA Negeri 2 Prabumulih saat ini, Yusrianto, mengungkapkan bahwa pelaku terdiri dari empat orang—satu warga Tulung Selapan dan tiga lainnya dari Palembang. Modus yang disampaikan sementara adalah “tebak PIN”. Namun, penjelasan ini justru memunculkan lebih banyak pertanyaan dibanding jawaban.

“Setahu saya pelaku menggunakan IMEI HP kepala sekolah lama, itu bukan nomor HP, tapi IMEI. Jadi ada kemungkinan akses data dari situ,” ujar Yusrianto melalui sambungan telepon WhatsApp.

Pernyataan tersebut membuka dugaan bahwa kebocoran data bukan semata akibat serangan acak, melainkan ada potensi jejak digital yang tertinggal dari perangkat atau akses lama yang tidak diamankan dengan baik saat pergantian jabatan.

Kronologi Janggal: Dana Masih Ada, Lalu Lenyap

Yusrianto menjelaskan, saat dirinya pertama kali melakukan serah terima jabatan, saldo dana BOS masih tersisa sekitar Rp350 juta. Namun saat itu ia belum memiliki kewenangan penuh karena masih berstatus Pelaksana Harian (PLH).

“Seminggu kemudian saya jadi PLT dan mulai ganti specimen untuk penggunaan dana. Tapi saat akan digunakan, bendahara bilang ada kejanggalan. Kami langsung lapor ke Bank Sumsel Babel,” jelasnya.

Ironisnya, meskipun pihak sekolah telah mengajukan pemblokiran rekening serta melakukan penggantian nomor dan rekening, dana dari pusat disebut masih terus mengalir ke rekening lama yang seharusnya sudah tidak aktif.

“Kami sudah kirim surat ke bank, ke dinas, ke KPPN, ke BPK, inspektorat, bahkan ke Polda. Tapi kenapa rekening itu tidak diblokir? Ini yang jadi pertanyaan besar,” tegas Yusrianto dengan nada kesal.

Bank Sumsel Babel Disorot: Sistem Pengamanan Dipertanyakan
Dalam pernyataannya, Yusrianto secara terbuka menyebut bahwa kasus ini merupakan bentuk “phishing”, namun juga menuding adanya kegagalan sistem pengendalian internal di pihak perbankan.

“Ini murni phishing, tapi Bank Sumsel Babel juga kebobolan. Pengendalian internal mereka lemah, makanya tidak berani banyak bicara,” ujarnya.

Pernyataan ini memperkuat dugaan bahwa ada kelalaian serius dari pihak bank dalam merespons laporan nasabah serta mengamankan rekening yang telah diajukan untuk diblokir secara resmi.

 

Isu paling krusial dalam kasus ini adalah dugaan keterkaitan data atau akses dari kepala sekolah sebelumnya. Yusrianto menegaskan bahwa password dan akses lama diduga masih menjadi celah utama.

“Kalau dari internal sekarang, kami tidak berani main-main. Tapi yang jelas, ini terkait IMEI dan kemungkinan password lama kepala sekolah sebelumnya,” ungkapnya.

Pernyataan ini membuka ruang bagi aparat penegak hukum untuk mendalami kemungkinan kelalaian, atau bahkan potensi keterlibatan pihak lama dalam tidak mengamankan akses setelah pergantian jabatan.

Ketua Lembaga Kajian Pembangunan Sumatera Selatan (LKPSS), Dr. H. Rahidin H. Anang, menilai modus “tebak PIN” sebagai sesuatu yang tidak logis dalam sistem perbankan modern.

“Tidak masuk akal kalau pelaku hanya menebak PIN. Kalau semudah itu, semua rekening bisa dibobol. Ini harus diuji secara serius,” tegas Rahidin.

Ia mendesak Polda Sumatera Selatan, khususnya Kriminal Khusus (Krimsus), untuk mengusut tuntas kasus ini tanpa pandang bulu, termasuk memeriksa kepala sekolah lama beserta tim pengelola dana BOS sebelumnya.

“Harus transparan. Jangan sampai ada yang ditutup-tutupi. Ini uang negara, harus jelas siapa yang bertanggung jawab,” tambahnya.

Rahidin juga menyoroti lambannya respons perbankan dalam menangani laporan nasabah, yang dinilai memperparah kerugian.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Mondya Boni, memilih irit komentar. Ia menyatakan bahwa kasus ini telah masuk ke ranah hukum dan sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum.

“Kasus ini sudah ditangani hukum, kita harap cepat tuntas,” ujarnya singkat.(Yanti)

 

ADVERTISEMENT
Previous Post

Rumah Jadi Tempat Transaksi, Pemuda 18 Tahun di Rambutan Dibekuk Polisi

Next Post

RUTAN KELAS I PALEMBANG LAKSANAKAN RAZIA SERENTAK, CIPTAKAN KONDISI AMAN DAN KONDUSIF

YN

Info Terkait

Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang

Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang

28 Oktober 2026
AMKI Musi Rawas Resmi Dilantik, Kolaborasi dengan Pemerintah Tak Boleh Menggerus Independensi Pers

AMKI Musi Rawas Resmi Dilantik, Kolaborasi dengan Pemerintah Tak Boleh Menggerus Independensi Pers

28 Oktober 2026
Begini Cara Menghitung Tagihan Rekening Air, Pelanggan Perlu Pahami Pemakaian dan Tarif per Meter Kubik

Begini Cara Menghitung Tagihan Rekening Air, Pelanggan Perlu Pahami Pemakaian dan Tarif per Meter Kubik

28 Oktober 2026
Sudah Berjualan Sejak 2005, UMKM 2 Ulu Minta Kepastian di Tengah Ancaman Relokasi

Sudah Berjualan Sejak 2005, UMKM 2 Ulu Minta Kepastian di Tengah Ancaman Relokasi

27 Oktober 2026
Terancam Kehilangan Tempat Usaha, Pedagang UMKM 2 Ulu Minta Perlindungan HAM

Terancam Kehilangan Tempat Usaha, Pedagang UMKM 2 Ulu Minta Perlindungan HAM

27 Oktober 2026
Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Relawan Pertamina Peduli RU Plaju Hadir untuk Masyarakat di Tiga Wilayah

Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Relawan Pertamina Peduli RU Plaju Hadir untuk Masyarakat di Tiga Wilayah

27 Oktober 2026

Berita Terbaru

Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang

AMKI Musi Rawas Resmi Dilantik, Kolaborasi dengan Pemerintah Tak Boleh Menggerus Independensi Pers

Begini Cara Menghitung Tagihan Rekening Air, Pelanggan Perlu Pahami Pemakaian dan Tarif per Meter Kubik

Sudah Berjualan Sejak 2005, UMKM 2 Ulu Minta Kepastian di Tengah Ancaman Relokasi

Terancam Kehilangan Tempat Usaha, Pedagang UMKM 2 Ulu Minta Perlindungan HAM

Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Relawan Pertamina Peduli RU Plaju Hadir untuk Masyarakat di Tiga Wilayah

Tiga Bis Rombongan Peserta Mengunjungi Destinasi Wisata, Berikut Disampaikan Ketua DPD Astindo Sumsel

Kreativitas Siswa SMKN 4 OKU, Mengolah Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar

Disdik Sumsel Buka Ruang Inovasi bagi Pelajar SMK, Karya Siswa Didorong Jadi Solusi

Berita Populer

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap
Reporter YN
14 Oktober 2026

Palembang,LamanQu.Com-Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Sumatera Selatan terlihat melakukan kegiatan sosial membagikan seribu bingkisan berupa vitamin, madu,...

Read more

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan
Reporter YN
17 Oktober 2026

Banyuasin,LamanQu.Com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin (Pemkab) dalam ini Bupati Banyuasin...

Read more

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan
Reporter YN
14 Oktober 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com— Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penindakan terhadap aksi premanisme di seluruh wilayah...

Read more

Lebri Oktora Desak Kapolda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung dan Insan Pers

Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung
Reporter Editor Sumsel
14 Oktober 2026

Palembang, LamanQu.Com — Konsultan Hukum dan Aktivis Sumatera Selatan dari Yayasan Bantuan Hukum Sumsel Berkeadilan, Lebri Oktora, S.H., mendesak Kapolda...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In