• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Juni 20, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Natal Pemuda Kristen Sumsel: Iman Harus Hadir Membela Kebebasan Beragama

Reporter lian
30 Januari 2026
Pemuda Kristen Sumsel
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Pemuda-Pemudi dan Mahasiswa/i Kristen se–Sumatera Selatan yang tergabung dalam Komisi Pemuda Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Sumatera Selatan dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) memaknai Perayaan Natal bersama sebagai momentum refleksi iman atas persoalan kebebasan beragama dan beribadah yang masih dihadapi masyarakat di Sumatera Selatan.

Perayaan Natal ini tidak hanya dipahami sebagai kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga sebagai ruang kesadaran bersama bahwa iman Kristen memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan bersuara di tengah realitas ketidakadilan.

Ketua Panitia Perayaan Natal, Wilcan Siregar, menyampaikan bahwa perayaan Natal harus menjadi momentum bagi gereja dan pemuda Kristen untuk keluar dari sikap nyaman dan eksklusif.

“Perayaan Natal ini kami maknai sebagai panggilan untuk peduli. Sukacita Natal tidak boleh membuat kita menutup mata terhadap kenyataan bahwa masih ada saudara-saudari kita yang belum dapat beribadah dengan bebas dan aman,” ujarnya.

Ketua Komisi Pemuda PGI Sumatera Selatan, Risda Manullang, menegaskan bahwa iman Kristen tidak berhenti pada ritual keagamaan semata, melainkan memiliki dimensi sosial yang melekat pada perjuangan keadilan.

“Iman tidak berhenti pada ritual keagamaan. Ketika masih ada pelarangan rumah ibadah dan pembiaran terhadap tindakan intoleran, maka gereja dan pemuda Kristen memiliki tanggung jawab moral untuk bersuara dan mengingatkan negara akan tugas konstitusionalnya,” tegasnya.

Sikap kritis juga disampaikan oleh Ketua GMKI Cabang Palembang, Christie Manurung, yang menyoroti kondisi kebebasan beragama di Sumatera Selatan.

“Dari banyaknya denominasi gereja, kita tidak boleh menutup mata terhadap saudara-saudari seiman yang hingga hari ini masih mengalami pembatasan dalam menjalankan ibadah,” ujarnya.

Christie turut mengkritisi narasi pemerintah daerah yang kerap menyebut Sumatera Selatan sebagai wilayah dengan zero conflict.

“Narasi zero conflict tidak boleh menjadi klaim yang menutupi realitas. Selama masih ada pelarangan rumah ibadah dan pembatasan kebebasan beragama, maka konflik itu nyata dan sedang dialami oleh warga negara. Harmoni tidak dibangun dari slogan, tetapi dari keadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah II Pengurus Pusat GMKI, Dwiki Simbolon, menekankan bahwa klaim zero conflict harus dibuktikan dengan kehadiran nyata pemerintah daerah.

“Data SETARA Institute yang dirilis pada Mei 2025 menempatkan Kota Pagar Alam dalam peringkat 10 daerah paling intoleran di Indonesia. Fakta ini menunjukkan bahwa persoalan intoleransi masih nyata dan membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah,” ujarnya.

Menurut Dwiki, persoalan intoleransi tidak bisa hanya diserahkan pada narasi negara secara umum, tetapi menuntut kesungguhan pemerintah daerah untuk benar-benar turun tangan.

“Pemerintah daerah tidak boleh berhenti pada klaim dan slogan. Dibutuhkan langkah konkret, kebijakan yang berpihak, serta keberanian untuk mencegah dan menindak praktik intoleransi jika Sumatera Selatan sungguh-sungguh ingin mewujudkan zero conflict,” tegasnya.

GMKI menegaskan bahwa kebebasan beragama dan beribadah merupakan hak konstitusional yang tidak dapat ditawar. Negara, termasuk pemerintah daerah, memiliki kewajiban untuk menjamin hak tersebut tanpa diskriminasi.

Melalui momentum Natal ini, Pemuda-Pemudi dan Mahasiswa/i Kristen se–Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan kebenaran, membangun solidaritas lintas denominasi, serta mengawal kebebasan beragama sebagai wujud iman yang berpihak pada keadilan dan kemanusiaan.

Tags: Pemuda Kristen SumselPerayaan NatalRitual Keagamaan
ADVERTISEMENT
Previous Post

PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jambi melalui PLN Mobile Smart Mobility Day

Next Post

Perkuat Disiplin Anggota, Bidpropam Polda Sumsel Gelar Gaktibplin Di Mapolda Sumsel

lian

Info Terkait

Pelaksanaan Ibadah Natal 2023

Kapolres Klungkung Cek Pelaksanaan Ibadah Natal 2023

25 Desember 2023
Bankamda

Amankan Perayaan Natal, Polres Klungkung Bersinergi Dengan Bankamda Ciptakan Situasi Nyaman

20 Desember 2023

Berita Terbaru

Perangkat Desa Cihanjuang Bermain Agresif Masuk 4 Tim Terbaik Semi Final Futsal Kapolsek Cisarua Cup

Fire Fun Learning with Fire Brigade Kilang Plaju, Tanamkan Kesadaran Keselamatan Sedari Dini

Kepala Rutan Kelas I Palembang Tinjau Pelatihan Barista, Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Produktif

Wagub Cik Ujang Hadiri Wisuda ke-80 dan Milad ke-47 UMP, Dorong Perguruan Tinggi Cetak SDM Unggul dan Berdaya Saing

Wagub Cik Ujang Ajak Masyarakat Jadikan Hijrah Momentum Perubahan di Gebyar Muharam 1448 H dan Harlah Muslimat NU ke-80

Wagub Cik Ujang Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Sumsel Berpartisipasi Aktif

Wagub Cik Ujang Buka JAMDA IX Pramuka Sumsel 2026, Dorong Lahirnya Generasi Mandiri, Berkarakter, dan Siap Hadapi Era Digital

Terima Audiensi Polsri, Herman Deru Dorong Sinkronisasi Pendidikan Vokasi dengan Potensi Sumsel

Dibawah Komando Bambang Ismawan ,Vian Ketua CS 08 Sumsel Yakin PT Bukit Asam Akan Jauh Lebih Baik

Berita Populer

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020
Reporter YN
9 Juni 2026

SEKAYU, MUBA, LamanQu. Com-Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus bergerak cepat dalam memperluas penyerapan...

Read more

Ekonomi Tumbuh 5,76 Persen, Wali Kota Bandung Dorong Koperasi jadi Penggerak Pemerataan

Koperasi
Reporter UMR
10 Juni 2026

Bandung, LamanQu.Com - Laju pertumbuhan ekonomi Kota Bandung mencapai 5,76 persen pada triwulan pertama tahun 2026, melampaui capaian tahun sebelumnya...

Read more

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan
Reporter YN
9 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com- Proses seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2029 akhirnya tuntas. Komisi I...

Read more

Kesederhanaan Wagub Cik Ujang Bikin Salfok, Ikut Masak di Dapur Warga

Kesederhanaan Wagub Cik Ujang Bikin Salfok, Ikut Masak di Dapur Warga
Reporter YN
31 Mei 2026

LAHAT,LamanQu.Com-Di balik gagah pakaian dinas Wakil Gubernur Sumatera Selatan, sosok Cik Ujang kembali menampakkan kesederhanaannya saat pulang ke kampung halaman....

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In