• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, Oktober 7, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Natal Pemuda Kristen Sumsel: Iman Harus Hadir Membela Kebebasan Beragama

Reporter lian
30 Januari 2026
Pemuda Kristen Sumsel
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Pemuda-Pemudi dan Mahasiswa/i Kristen se–Sumatera Selatan yang tergabung dalam Komisi Pemuda Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Sumatera Selatan dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) memaknai Perayaan Natal bersama sebagai momentum refleksi iman atas persoalan kebebasan beragama dan beribadah yang masih dihadapi masyarakat di Sumatera Selatan.

Perayaan Natal ini tidak hanya dipahami sebagai kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga sebagai ruang kesadaran bersama bahwa iman Kristen memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan bersuara di tengah realitas ketidakadilan.

Ketua Panitia Perayaan Natal, Wilcan Siregar, menyampaikan bahwa perayaan Natal harus menjadi momentum bagi gereja dan pemuda Kristen untuk keluar dari sikap nyaman dan eksklusif.

“Perayaan Natal ini kami maknai sebagai panggilan untuk peduli. Sukacita Natal tidak boleh membuat kita menutup mata terhadap kenyataan bahwa masih ada saudara-saudari kita yang belum dapat beribadah dengan bebas dan aman,” ujarnya.

Ketua Komisi Pemuda PGI Sumatera Selatan, Risda Manullang, menegaskan bahwa iman Kristen tidak berhenti pada ritual keagamaan semata, melainkan memiliki dimensi sosial yang melekat pada perjuangan keadilan.

“Iman tidak berhenti pada ritual keagamaan. Ketika masih ada pelarangan rumah ibadah dan pembiaran terhadap tindakan intoleran, maka gereja dan pemuda Kristen memiliki tanggung jawab moral untuk bersuara dan mengingatkan negara akan tugas konstitusionalnya,” tegasnya.

Sikap kritis juga disampaikan oleh Ketua GMKI Cabang Palembang, Christie Manurung, yang menyoroti kondisi kebebasan beragama di Sumatera Selatan.

“Dari banyaknya denominasi gereja, kita tidak boleh menutup mata terhadap saudara-saudari seiman yang hingga hari ini masih mengalami pembatasan dalam menjalankan ibadah,” ujarnya.

Christie turut mengkritisi narasi pemerintah daerah yang kerap menyebut Sumatera Selatan sebagai wilayah dengan zero conflict.

“Narasi zero conflict tidak boleh menjadi klaim yang menutupi realitas. Selama masih ada pelarangan rumah ibadah dan pembatasan kebebasan beragama, maka konflik itu nyata dan sedang dialami oleh warga negara. Harmoni tidak dibangun dari slogan, tetapi dari keadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah II Pengurus Pusat GMKI, Dwiki Simbolon, menekankan bahwa klaim zero conflict harus dibuktikan dengan kehadiran nyata pemerintah daerah.

“Data SETARA Institute yang dirilis pada Mei 2025 menempatkan Kota Pagar Alam dalam peringkat 10 daerah paling intoleran di Indonesia. Fakta ini menunjukkan bahwa persoalan intoleransi masih nyata dan membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah,” ujarnya.

Menurut Dwiki, persoalan intoleransi tidak bisa hanya diserahkan pada narasi negara secara umum, tetapi menuntut kesungguhan pemerintah daerah untuk benar-benar turun tangan.

“Pemerintah daerah tidak boleh berhenti pada klaim dan slogan. Dibutuhkan langkah konkret, kebijakan yang berpihak, serta keberanian untuk mencegah dan menindak praktik intoleransi jika Sumatera Selatan sungguh-sungguh ingin mewujudkan zero conflict,” tegasnya.

GMKI menegaskan bahwa kebebasan beragama dan beribadah merupakan hak konstitusional yang tidak dapat ditawar. Negara, termasuk pemerintah daerah, memiliki kewajiban untuk menjamin hak tersebut tanpa diskriminasi.

Melalui momentum Natal ini, Pemuda-Pemudi dan Mahasiswa/i Kristen se–Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan kebenaran, membangun solidaritas lintas denominasi, serta mengawal kebebasan beragama sebagai wujud iman yang berpihak pada keadilan dan kemanusiaan.

Tags: Pemuda Kristen SumselPerayaan NatalRitual Keagamaan
ADVERTISEMENT
Previous Post

PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jambi melalui PLN Mobile Smart Mobility Day

Next Post

Perkuat Disiplin Anggota, Bidpropam Polda Sumsel Gelar Gaktibplin Di Mapolda Sumsel

lian

Info Terkait

Pelaksanaan Ibadah Natal 2023

Kapolres Klungkung Cek Pelaksanaan Ibadah Natal 2023

25 Desember 2023
Bankamda

Amankan Perayaan Natal, Polres Klungkung Bersinergi Dengan Bankamda Ciptakan Situasi Nyaman

20 Desember 2023

Berita Terbaru

Pemkab PALI Digugat Warga, Polemik Tarif Kompensasi Seismik 3D Masuk Meja Hijau

Mengurangi Biaya Perawatan Mobil Tua Dilingkungan Biro Umum dan Perlengkapan, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Upacara HUT TNI KE-81 Tahun,Pengabdian Tak Pernah Berhenti untuk Bangsa dan Negara

Hindari Bahaya Listrik, PDK Kosgoro 1957 Palembang Bantu Pemindahan Trafo di Masjid KH. Balqi, Banten

60 Tahun KAHMI, Ahmad Doli Dorong Alumni HMI Rangkul Potensi Umat dan Bangsa

Konsolidasi Diperkuat, PKB Sumsel Targetkan Struktur Partai Mengakar hingga RT

Kades dan BPD Desa Cihanjuang Beri Hak Jawab dan Sanggahan, Proses Anggaran Terbuka dan Berdasarkan Hasil Musyawarah

Konsolidasi Menuju 2029, Optimalisasi Peran Anggota Fraksi Partai Golkar dalam Penguatan Konsolidasi Organisasi dan Pemenangan Pemilu

Organda Kota Palembang Mengeluarkan Surat Sesuai Dengan Peraturan Berlaku, Berikut Beberapa Disampaikan

Berita Populer

Kodam III Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis di Cimahi

Bakti Sosial Kesehatan Gratis
Reporter UMR
20 September 2026

Cimahi, LamanQu.Com - Dalam rangka HUT TNI ke-81, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial kesehatan bertempat di Rumah Sakit TK II...

Read more

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla
Reporter YN
19 September 2026

Muba,LamanQu.Com – Menjaga ketersediaan air menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di...

Read more

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas
Reporter YN
20 September 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In