• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Oktober 29, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

PU Bina Marga dan Tata Ruang Sumsel Langsung Bergerak Cepat Turun Ke Lapangan Atasi Masalah Jalan Gandus yang Amblas

Reporter YN
17 Desember 2024
Jalan Gandus Yang Amblas
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, LamanQu.Com – Pemprov Sumsel dalam hal ini Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel bergerak cepat untuk mengatasi masalah jalan poros Kecamatan Gandus yang amblas.

Sekretaris PUBM TR Sumsel melalui Kabid Jembatan PU Bina Marga dan Tata Ruang Sumsel Ir.H.Yudho Joko P,MT.IPM mengatakan, jalan tersebut dipindahkan status tahun 2023, awalnya statusnya milik Pemkot Palembang kemudian dialihkan menjadi Jalan Provinsi. Pada tahun 2024 awal diperkirakan masih bisa ditanggulangi dengan penimbunan makanya dilakukan penimbunan di awal 2024.

“Ternyata setelah diteliti ada rongga yang mengandung air jadi terjadi penurunan. Untuk menganggarkan di tahun 2024 itu waktunya sudah lewat. Kalau kita menganggarkan di APBDP 2024 laksanakan konstruksinya memakan waktu 4 sampai 5 bulan. Jadi di ABT atau APBDP tidak terburu jadi dianggarkan di 2025,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, pada tahun 2024 dilakukan penanganan di bulan Juli bulan September. Tapi karena ada tekanan yang lewat mobil besar jadi kembali ke sisi semula.

“Jadi dianggarkan di tahun 2025 dengan sistem layang pakai tiang pancang. Jadi jalan tetap kita usahakan, tapi saya masih menunggu final design terkait perencanaan ini mungkin akan selesai di akhir 2024,” katanya.

Yudho menjelaskan, karena desainnya harus dipertimbangkan dari sisi desain dan yang paling utama karena pancang pihaknya membutuh penyelidikan tanah sampai berapa kedalaman pancang itu.

“Karena ini melayang sisi ikatnya itu harus kedalaman tertentu yang sudah menyentuh tanah keras dan kita tambahkan spare kita berapa meter untuk penambahan kekuatan,” katanya.

“Rencana tahun 2025, jadi lebarnya itu 6 meter dengan panjang bentang 70 meter. Jalan yang terendam itu di lokasi itu 30 meter. Jadi akan manjang ke ujung dengan eksisting yang sama. Jadi pengerjaannya tahun 2025,” bebernya.

Pasca demo kemaren, sambung Yudho, ada dua kesepakatan,yakni kesepakatan pertama penanganan darurat dulu.

“Jangan sampai itu turun lagi. Sehingga mobil tidak bisa lewat dan hari ini sudah mulai dikerjakan kita tahan tekan pakai kantong pasir di pinggir dan ada agregat batu-batu split ditambah sekitar kemungkinan 80 kubik. Jadi diusahakan dengan angka itu cukup untuk sampai terendam. Kita beri agregat mungkin perendamnya 20 cm. Jadi mobil bisa lewat. Kita tunggu proses konstruksi ini, kalau akhir tahun selesai desain maka di awal Januari kita mulai pelelangan sekarang kita mulai persiapan,” paparnya.

Dia menjelaskan, tanah itu turun di jalan existing lain akan pihkanya buat jalan yang pas banjir itu dipakai pile di untuk yang segmen banjir itu saja.

“Ini kondisinya sekarang dari tanah yang turun itu kondisinya satu setengah meter. Karena jalannya turun. Jalannya tetap lebar 6 panjang bentangnya 70 m dengan konstruksi pile slab. Itu mengantisipasi untuk tidak turun lagi. Khusus di 30 meter itu ada rongga. Kalau pakai pile slab itu menggantung seperti di rawa-rawa di jembatan gantung itu tetap Kokoh,” bebernya.

“Dengan kondisi ada penurunan itu kita harus bikin tiang pancang. Kalau soal turun lagi 2 meter lagi,kalau tiang pancangnya 20 meter ya itu tidak masalah. Walaupun turun air tetap bisa lewat. Untuk penataan sungainya itu di balai wilayah sungai,” tuturnya.

Yudho menerangkan, SK akan segera dimulai. Prediksinya mudah-mudahan kalau aman semua sekitar bulan Januari di ujung 20 Januari sudah mulai lelang.

“Lelang butuh proses sekitar sebulan atau 40 hari. Sekitar Maret kita mulai konstruksi. Untuk pengerjaan 4 sampai 5 bulan jadi kalau dimulai bulan 3 akan finis sekitar bulan 8,” paparnya.

Selain konstruksi, kata Yudho, mungkin nanti ada jalan darurat. Tapi jalan darurat itu untuk mobil kecil atau motor tapi kalau untuk muatan besar dialihkan dulu.

“Kalau sudah ada penetapan siapa pelaksana nanti kita akan sosialisasi kalau pengalihan arus maka akan dilakukan dishub,” katanya.

“Agar tidak banjir lagi maka mulai hari ini ada stand back diturunkan dulu dan agregat kita isi. Kita lihat dulu sebatas mana, yang penting jangan banjir dulu atau kalaupun banjir masih bisa dilewati kendaraan. Hari ini sudah mulai bekerja dan besok sudah sudah finish. Sand bag mengurangi arus air dari sungai Musi. Jadi ini masuk anggaran pemeliharaan,” tuturnya.

Yudho menerangkan, jadi seperti jalan layang. Kontruksinya jadi lebih kuat karena lebih pasti bertemu tanah keras.

“Kalau untuk menangani jalan patah ini sudah cukup dengan 70 meter sebenarnya anggaran pemeliharaannya ada itu rutin di UPTD. Untuk pembangunannya kontruksinya dananya Rp 7,5 miliar,” tandasnya.

Tags: Jalan Gandus Yang Amblasmasalah jalan amblas
ADVERTISEMENT
Previous Post

Masih Berduka Ditinggal Istri, Haji Halim Sesalkan Narasi Negatif PT GPU

Next Post

Dandim 0418/Palembang Dampingi Danrem 044/Gapo Resmikan Pembangunan MCK Umum Program Besemah dan Rehab RTLH

YN

Info Terkait

Asisten II Tinjau Jalan Gandus Yang Amblas

Asisten II Tinjau Jalan Gandus Yang Amblas

18 Desember 2024

Berita Terbaru

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kilang Plaju Perkuat Semangat Persatuan dan Pengabdian untuk Negeri

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Bareskrim Polri Bongkar Kilang Minyak Ilegal di Muratara, Amankan 51.200 Liter Minyak Olahan

Ombudsman RI Lakukan Monitoring dan Pengawasan Layanan Pemasyarakatan di Rutan Kelas I Palembang

AMKI Musi Rawas Resmi Dilantik, Kolaborasi dengan Pemerintah Tak Boleh Menggerus Independensi Pers

Begini Cara Menghitung Tagihan Rekening Air, Pelanggan Perlu Pahami Pemakaian dan Tarif per Meter Kubik

Sudah Berjualan Sejak 2005, UMKM 2 Ulu Minta Kepastian di Tengah Ancaman Relokasi

Terancam Kehilangan Tempat Usaha, Pedagang UMKM 2 Ulu Minta Perlindungan HAM

Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Relawan Pertamina Peduli RU Plaju Hadir untuk Masyarakat di Tiga Wilayah

Berita Populer

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap

Bagikan Seribu Bingkisan Vitamin, Madu, Air Mineral, dan Masker FOKAL IMM Bergerak Bersama Peduli Kabut Asap
Reporter YN
14 Oktober 2026

Palembang,LamanQu.Com-Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) Sumatera Selatan terlihat melakukan kegiatan sosial membagikan seribu bingkisan berupa vitamin, madu,...

Read more

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan

Ponpes Darul Quran Mufidatul Ilmi Menjadi Pilot Projek Penanaman Perdana GSMP, Ini Yang Disampaikan
Reporter YN
17 Oktober 2026

Banyuasin,LamanQu.Com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin (Pemkab) dalam ini Bupati Banyuasin...

Read more

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan

Bersama Masyarakat, Polda Sumsel Berantas Premanisme demi Keamanan dan Kelancaran Pembangunan
Reporter YN
14 Oktober 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com— Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penindakan terhadap aksi premanisme di seluruh wilayah...

Read more

Lebri Oktora Desak Kapolda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung dan Insan Pers

Pengeroyokan Mahasiswa Cipayung
Reporter Editor Sumsel
14 Oktober 2026

Palembang, LamanQu.Com — Konsultan Hukum dan Aktivis Sumatera Selatan dari Yayasan Bantuan Hukum Sumsel Berkeadilan, Lebri Oktora, S.H., mendesak Kapolda...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In