• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Juli 2, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News

Dosen UKB Hasilkan Penelitian Garam Dari Nipah Rendah Natrium Yang Baik Bagi Penderita Hipertensi

Reporter Editor Sumsel
5 Agustus 2022
penelitian sintesis, garam rendah natrium
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Dosen Universitas Kader Bangsa (UKB) Muslimin SSi MSi dan Mauritz Pandapotan Marpaung SPd MSi melakukan penelitian sintesis garam rendah natrium berbahan dasar nipah (nypa fruticans) sebagai alternatif konsumsi garam bagi penderita hipertensi.

Sekprodi D3 Analis Kesehatan UKB sekaligus ketua pengusul penelitian, Muslimin SSi MSi mengatakan, pihaknya melakukan penelitian garam yakni membuat garam rendah natrium berbahan dasar nipah.

“Garam nipah sebagai alternatif garam bagi penderita hipertensi . Seperti yang kita ketahui bahwa penderita hipertensi tidak bisa mengkonsumsi garam dalam jumlah tinggi karena itu menyebabkan penyumbatan dara, jantung dan stroke. Jadi alternatifnya adalah mereka masih bisa mengkonsumsi garam atau makanan yang asin dengan catatan bahwa makanan tersebut menggunakan garam kadar natrium rendah. Jadi kami memiliki ide untuk mencari bahan alam yang memiliki rasa asin dengan nilai natriumnya rendah kemudian dapatlah nipah,” ujarnya ketika diwawancarai, Jumat (5/8/2022).

Lebih lanjut, Muslimin menuturkan, tanaman nipah ini bahan dasar untuk pembuatan garam. Jadi batang nipa yang sudah tua, kemudian kita buang kulitnya dan diambil ekstrak airnya.

“Itu mengandung garam atau asin. Karena Sumsel adalah daerah pasang surut pada saat pasang, itulah yang menyerap natrium kemudian masuk ke batangnya dalam bentuk pati didalam nipah,” katanya

Dia menjelaskan, untuk daerah Lampung dan Jawa itu lautnya murni. Jadi kalau murni intensitas garamnya itu tinggi, natriumnya itu tinggi. Kalau di Sumsel ada nipah tersebut.

“Memang sudah ada orang yang membuat sebagai garam dari nipah itu di Papua. Namanya garam hitam dibakar kemudian abunya ditambah air, kemudian dimasak diolah lagi. Untuk Papua itu membuat itu membuat garam dari nipah karena jauh dari laut. Jadi daerah pegunungan yang memang sulit untuk mendapatkan garam. Dari beberapa referensi kita baca ternyata dari situ kita tahu bahwa kandungan nipah itu ada kadar natriumnya kemudian kita kombine untuk hipertensi,” urainya.

Muslimin menerangkan, penelitian garam dari nipah ini sudah ini buat sudah diteliti dan bisa dikonsumsi.
“Kandungan NACL nya kita sudah dapat 46 persen dari 1 gram. Namun ada yang dites di dalam nipah itu kaliumnya, FE. Mungkin akhir bulan ini kita akan lihat apa saja yang ada di dalam nipah itu. Penelitian ini dilakukan sejak awal Juni, dalam penelitian ini kita ada duo orang saya ketua pengusul dan anggota Mauritz Pandapotan Marpaung. Ini ada penilaian Penelitian Dasar Pemula (PDP) dari Kemendikbudristek. Kita membuat proposal penelitian dan disetujui dan didanai dari Kemendikbudristek. Akhir di bulan Agustus ini penilaian dari Kemendikbudristek,” bebernya.

“Nanti setelah ini target kita adalah setelah kita dapat produknya sudah ada kita ingin produk akhirnya adalah membuat hak paten. Setelah paten yang keluar baru kita jual produknya bisa kita komersialkan produknya. Hak paten sudah tinggal melengkapi dokumen. Kemudian kita daftarkan di hak paten. Setelah itu pelaporan dan penelitian jurnal setelah paten yang keluar, kita akan memproduksi massal dengan mengurus izin edar. Garam nipah ini rasanya asin tapi rendah natriumnya. Kita akan melakukan lagi kalau sudah ada kita izin ke BPOM dan seterusnya harapannya nanti keluarnya adalah produk,” paparnya.

Lebih lanjut Muslimin mengungkapkan, kendala kita tidak punya alat tadi AAS. Solusinya adalah melakukan penelitianya di UIN Raden Fatah yang ada alatnya.

“Alat AAS itu untuk penelitian kimia organik. Jadi untuk mendeteksi apa saja di dalam garam ini kemudian berapa jumlahnya,” ucapnya.

“Harapannya ke depan adalah bagi orang yang sehat yang belum hipertensi bisa mengkonsumsi garam sehat rendah natrium. Kalau sekarang garam rendah natrium adalah garam Himalaya. Untuk menjaga kesehatan yang sudah terkena hipertensi ini bisa menyembuhkan dengan penggunaan lama jangka panjang,” tambah Muslimin.

Lebih lanjut Muslimin menungkapkan, Jurnal yang menyatakan garam rendah natrium ini anti kanker. “Kita belum sampai ke penelitian ke situ ini baru untuk hipertensi dulu karena sudah jelas tapi sudah ada rencana ke sana,” tandasnya.

Tags: penelitian kimia organikpenelitian sintesisUniversitas Kader Bangsa
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dandim Letkol ARM Dede Sudrajat Lepas Kontingen Liga Satri Piala Kasad Kodim 0401/Muba

Next Post

Sekretaris Umum MUI Kota Palembang : Masjid Wahana Pemersatu Ummat

Editor Sumsel

Info Terkait

Universitas Kader Bangsa

Universitas Kader Bangsa Gelar Seminar Alumni Usung Tema Tugas dan Kewenangan Anggota DPR Dalam Menyalurkan Aspirasi Masyarakat

8 November 2025
pembatalan ijazah

Terkait Pembatalan Ijazah, Rektor UKB: Kita Sudah Mengundang Para Mahasiswa dan Ajak Diskusi

17 Juni 2025
UKB Gelar Wisuda

UKB Gelar Wisuda XXII Tahun 2025, Rektor Sampaikan Pesan

28 Mei 2025
UKB Gelar Wisuda Ke XXI

Universitas Kader Bangsa (UKB) Gelar Wisuda Ke XXI, Lulusan Diharapkan Jeli Melihat Peluang dan Mengembangkan Kompetensinya

21 Oktober 2023
Universitas Kader Bangsa Sah

Semua Izin Program Studi (Prodi) Universitas Kader Bangsa Sah

4 Oktober 2023

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Operasional Kilang Plaju guna Mendukung Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Nilai AKHLAK dan Etos Kerja Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

Alfamart dan Nestlé Indonesia Perluas Jangkauan Program Sahabat Posyandu untuk Ribuan Ibu dan Anak

Pengusaha Muda Diminta Jadi Agen Perubahan, HIPMI Palembang Fokus pada Ekonomi Kerakyatan

Menjaga Asa Tumbuh Kembang Anak, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Hadirkan Dukungan Nutrisi bagi Keluarga Berisiko Stunting

Sukses Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Operator Scaffolding, Project Sumatra R&P, Kilang Plaju, dan Disnakertrans Sumsel Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal

Raih PROPER Emas Empat Kali Berturut-turut, Kilang Plaju Jadi Contoh Sukses Praktik Keberlanjutan Lingkungan di Sumsel

Massa Aksi Minta Semua Kasus Junaidi Alias Ajun Untuk Di Proses

Gencarkan Roadshow ke SKK Migas dan KKKS, Pemkab Muba Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Bersertifikasi dan Transparansi Lowongan Kerja

Berita Populer

PT Amen Mulia Beberkan Awal Mula Kasus Advokat BIY

PT Amen Mulia Beberkan Awal Mula Kasus Advokat BIY
Reporter YN
21 Mei 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com-Rabu (20/05/2026) Dihalaman Kantor Pengadilan Negeri Pelembang Kuasa hukum PT Amen Mulia, Akbar Tanjung SH bersama rekannya Isykamal SH,...

Read more

Ditunggu Bebuyutan Dua El Clasico Selang Dua Hari Tarung Dua Kali

Ditunggu Bebuyutan Dua El Clasico Selang Dua Hari Tarung Dua Kali
Reporter Editor Sumsel
26 Februari 2019

lamanqu.com - Barcelona dan Real Madrid akan berduel pekan ini dan merupakan pertemuan Dua klub terbesar di Spanyol. Tak cukup...

Read more

Lentera Hijau Sriwijaya Minta Kejelasan Kasus PT Midigio

Lentera Hijau Sriwijaya
Reporter YN
18 Maret 2025

Palembang, LamanQu.Com - Lentera Hijau Sriwijaya melakukan aksi demo di Mapolda Sumsel, Selasa (18/3/2025). Aksi demo tersebut, Lentera Hijau Sriwijaya...

Read more

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Nilai AKHLAK dan Etos Kerja Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Nilai AKHLAK dan Etos Kerja Sambut Tahun Baru Islam 1448 H
Reporter YN
2 Juli 2026

Plaju, LamanQu. Com-Memasuki momentum suci pergantian tahun baru Islam 1448 H, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju (Kilang...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In