• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Senin, Mei 18, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Serba Serbi Discovery

Budidaya Ternak Kelinci Pedaging, Ladang Bisnis Menjanjikan

Reporter Editor Sumsel
19 Maret 2021
cara ternak kelinci, cara budidaya kelinci pedaging
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – Kamu pasti sudah enggak asing lagi bukan dengan hewan mamalia yang satu ini? Ya, selain dijadikan peliharaan, faktanya banyak peternak kelinci yang menjadikan hewan tersebut sebagai ladang bisnis yang menjanjikan.

Sehingga saat ini sudah mulai dilirik untuk budidaya ternak kelinci pedaging. Selain mudah beradaptasi, kelinci juga sangat gampang dijinakan. Karena kedua faktor inilah banyak orang tertarik merintis bisnis budidaya ternak kelinci, khususnya untuk jenis kelinci pedaging.

Kelinci pedaging merupakan jenis kelinci yang banyak ditemukan di Indonesia. Kelinci ini biasanya dibudidayakan untuk dikonsumsi dagingnya. Ciri-ciri dari kelinci pedaging sendiri yaitu berbadan lebar dan mudah dikembangbiakan.

Jenis-jenis Kelinci Pedaging untuk Budidaya

Sebelum membahas budidaya ternak kelinci pedaging lebih dalam, kamu harus tahu dulu nih kalau ada 2 jenis kelinci pedaging yang mana keduanya memiliki bobot berbeda dan berpotensi mendatangkan untung besar.

1. New Zealand White

kelinci new zealand, asal kelinci putih new zealand

Meski menyandang nama new zealand, namun kelinci ini ternyata berasal dari Amerika akibat perkawinan silang dengan ras flemish giant. New zealand white memiliki warna bulu putih albino dengan berat mencapai 5 kilogram. Jenis kelinci pedaging yang satu ini sangat cocok untuk bisnis budidaya ternak kelinci, karena perkembangbiakannya yang pesat, rata-rata sekitar 10 hingga 12 anak dalam satu kali melahirkan.

2. Flemish Giant

Kelinci Flemish Giant, ternak kelinci

Jenis kelinci pedaging selanjutnya yang bisa kamu gunakan untuk budidaya ternak adalah flemish giant. Kelinci yang satu ini memiliki ciri-ciri yaitu warna bulu beragam dan bentuk tubuh yang panjang serta bertelinga lebar. Beratnya bisa mencapai 10 kg. Namun saat ini jenis kelinci tersebut sukar ditemukan di Indonesia, sehingga untuk memulai budidaya ternak kelinci flemish giant, kamu bisa mengawinkannya dengan jenis kelinci yang lain, salah satunya yakni kelinci new zealand white.

Cara Budidaya Ternak Kelinci Pedaging

Nah, kalau sudah tahu kedua jenis kelinci pedaging, kini saatnya kita membahas budidaya ternak kelinci pedaging yang sangat mudah dan simple untuk kamu terapkan. Berikut penjelesan lengkapnya,yuk dicek!

1. Memilih indukan kelinci pedaging

Langkah awal untuk memulai budidaya ternak kelinci pedaging adalah memilih indukan yang berkualitas. Hal ini jelas berpengaruh untuk keberlangsungan budidaya yang dilakukan.

Untuk mendapatkan indukan kelinci tersebut, kamu harus benar-benar memperhatikan bibit ternak yang akan dibeli, yakni memiliki berat tubuh minimal 4 kg untuk kelinci betina dan 3 kg untuk kelinci jantan, warna mata cerah, bulu bersih, pinggul bulat, serta lincah geraknya.

2. Persiapan kandang kelinci pedaging

Selanjutnya, persiapkan kandang yang layak dan nyaman untuk dihuni oleh kelinci pedaging. Namun sebelum itu, pastikan lokasi budidaya ternak kelinci pedaging jauh dari ingar-bingar perkotaan. Karena kelinci jenis ini lebih menyukai tempat yang memiliki sirkulasi udara baik, kira-kira sekitar 21 derajat Celcius.

kandang kelinci, ternak kelinci

Untuk kandang, kamu bisa membuatnya dari kayu ataupun bambu dengan panjang 200 cm dan lebar 70 cm untuk menampung kelinci sebanyak 10 hingga 12 ekor tergantung dari jenis kelaminnya sendiri. Selain itu, jangan pernah menggabungkan kelinci jantan dan betina pada satu kandang yang sama, guna menghindari perkawinan dini dalam budidaya ini.

Setidaknya ada 3 jenis kandang yang biasa digunakan untuk budidaya ternak kelinci pedaging, meliputi:

  • Kandang tipe postal

Kandang untuk budidaya ternak kelinci pedaging ini tidak terlalu berpengaruh khususnya untuk proses pertumbuhan kelinci. Karena kandang postal umumnya dibuat untuk anak kelinci pedaging yang akan berhenti di sapih oleh induknya dan untuk proses perkawinan kelinci.

  • Kandang tipe baterai

Berbeda dari kandang tipe postal, kandang baterai justru disarankan untuk peternak yang ingin melakukan tahap pembesaran kelinci. Kandang ini biasanya dibuat bertingkat dengan bambu atau ram kawat, dimana ukuran kandangnya sekitar 60×40 cm, tergantung dari jenis dan bentuk tubuh kelinci.

  • Kandang tipe ranch (terbuka)

Kandang tipe ranch biasa digunakan untuk budidaya ternak kelinci pedaging, yang mana bentuk kandangnya sangat sederhana, yaitu hanya perlu memasang pagar bambu berukuran 1 meter.

Dalam areal kandang, kamu harus menyediakan minuman dan pakan untuk kelinci. Selain itu, areal kandang juga harus dibersihkan 2 kali dalam seminggu dan usahakan untuk selalu menjaga suhu dalam kandang, jangan sampai terlalu lembab. Karena kelinci lebih menyukai kondisi kering.

3. Pengelolaan pakan untuk kelinci pedaging

Pemberian pakan untuk budidaya ternak kelinci pedaging dapat dikatakan sedikit berbeda dari biasanya. Terlebih jika tujuan utama kamu melakukan budidaya ini untuk menjual kembali dagingnya.

Kamu bisa menambahkan sedikit nutrisi seperti piterna dan hormonik ke dalam pellet atau makanan khusus kelinci pedaging. Berikan secara rutin 2 kali sehari, di saat pagi dan sore hari.

4. Cara mengembang biakan kelinci pedaging

Langkah selanjutnya dalam budidaya ternak kelinci adalah melakukan perkawinan, dimana idealnya perkawinan kelinci pedaging jantan dan betina baru bisa dilakukan saat si jantan berusia 8 bulan dan betina 6 bulan. Hal ini guna menghindari risiko perkawinan dini yang dapat mengancam kegagalan reproduksi.

Proses perkawinan kelinci pedaging cukup unik, yang mana bisa dilakukan saat pagi ataupun sore hari dengan memasukan kelinci betina ke dalam kandang kelinci jantan.

Setelah mereka melakukan satu kali perkawinan, keluarkan kelinci betina untuk beristirahat sekitar 10 hingga 15 menit dahulu. Lalu, kawinkan kembali kelinci betina dan jantan, sampai sang betina sudah tidak ingin melakukannya lagi, dan kembalikan sang betina ke dalam kandang semulanya.

5. Perawatan anak kelinci pedaging

Setelah anak-anak kelinci pedaging lahir, kamu bisa melakukan perawatannya dengan cara menjaga kandang tersebut selalu bersih dan hangat. Berikan makanan bergizi seperti wortel dan sayuran lainnya yang telah dihancurkan. Tambahkan pula sedikit nutrisi ke dalam makanannya untuk menunjang tumbuh kembang anak kelinci pedaging.

6. Kelinci pedaging siap dipanen

Langkah terakhir dalam budidaya ternak kelinci adalah proses pemanenan. Proses ini bisa dilakukan saat kelinci telah memasuki usia 3 sampai 4 bulan dengan patokan harga jual sekitar Rp 80 ribu. Umumnya, proses panen kelinci dilakukan 4 kali dalam setahun, yang mana kelinci betina dapat menghasilkan 6 ekor anak.

Nah, itulah tadi cara budidaya kelinci pedaging yang bisa kamu terapkan untuk memulai bisnis tersebut.

Tags: Ciri-ciri dari kelinci pedagingKelinci Pedaging untuk Budidayapeternak kelinciras flemish giant
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tim Jelajah Komoditas Sumatera Susuri Potensi Baru Perkebunan Muba

Next Post

Hari Ini IHSG Diperkirakan Melanjutkan Penguatan

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Utang 40 Persen dari PDB, Menkeu Purbaya Sebut Stabilitas Ekonomi RI Jauh Lebih Sehat dari Eropa

Komdigi Godok Aturan Wajib Cantumkan Nomor Telepon untuk Akun Media Sosial

Dongkrak Pariwisata Banten, Kemendes PDT Kembangkan Desa Wisata Anyer-Carita-Cinangka

Cegah Penyimpangan Anggaran, Mensos Saifullah Yusuf Tegaskan 5 Poin Ikrar Antikorupsi

Mayjen Kosasih : Bazar UMKM Merupakan Bentuk Nyata Kepedulian Kodam III/Siliwangi Terhadap Prajurit, ASN Dan Masyarakat

Modernisasi Alutsista TNI AU, Presiden Prabowo Tegaskan Fokus pada Pertahanan Bukan Agresi

Mulai Dibuka 19 Mei, Kemnaker Sediakan Fasilitas Lengkap di Program Vokasi Nasional 2026

Selangkah Menuju Hattrick Juara, Walkot Farhan Minta Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib dengan Tertib

Komitmen Membangun Iklim Usaha Yang Sehat PRMP Rayakan Anniversary ke-5

Berita Populer

Terima ASITA Bali, Wapres Gibran Tegaskan Pariwisata Sebagai Motor Ekonomi Nasional

Bali and Beyond Travel Fair
Reporter lian
14 Mei 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi jajaran pengurus Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali di...

Read more

Erick Thohir Ajak Menteri Olahraga Se-Asia Tenggara Reformasi Tata Kelola SEA Games

Tata Kelola SEA Games
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendorong transformasi besar-besaran dalam penyelenggaraan SEA Games. Selain itu, ia menegaskan...

Read more

Resmi Disepakati, Deklarasi Bali Jadi Tonggak Baru Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara

Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Pertemuan tingkat tinggi bertajuk SEA Ministerial Meeting On Youth and Sports 2026 di The Meru Hotel, Bali, resmi...

Read more

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan
Reporter YN
5 Mei 2026

Palembang. Lamanqu. Com Suasana Aula Handayani Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan pada Senin, 4 Mei 2026, tampak berbeda dari biasanya....

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In