• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Opini

Jejak Keringat Zulkarnain Harahap, Dari Anak Petani Hingga Jadi Kapolres di Tanah OKU Selatan

Reporter Editor Sumsel
15 Maret 2021
Jejak Keringat Zulkarnain Harahap
Bagikan ke Whatsapp

lamanqu.com – Kalaulah bukan karena Zulkarnain Harahap, belum tentu kawasan perkantoran Polres OKU Selatan bersolek seperti sekarang ini. Ia pun patut dijuluki Sang Kapolres “Petarung” di ranah Muaradua.

Minggu 14 Maret 2021, sekira pukul 19.30 WIB. Tim lamanqu.com diberi kesempatan untuk wawancara secara eksklusif dengan AKBP Zulkarnain Harahap.

Dalam wawancara tersebut, Zulkarnain bercerita dan bernostalgia saat ketika dirinya masih anak-anak hingga keyakinan dirinya dan optimismenya dalam membangun institusi kepolisian untuk lebih baik lagi fan dicintai oleh masyarakat di OKU Selatan ini.

“Kebetulan saya dulu tidak memiliki kemampuan secara ekonomi lanjut ke universitas negeri. Hanya saja dalam pergaulan saya banyak kawan. Di tahun 1997, saya tes Secaba. Waktu itu belum selesai SMA. Lalu, saya juga mendaftar lagi jadi AKABRI di Kodam. Nah, di Secaba saya ranking 44 dari 400 peserta yang dinyatakan lulus. Saya daftar di Akpol saat itu lulus 14 Desember 2000. Akhirnya saya memilih kepolisian,” ungkap Zulkarnain

“Kita semua berjuang dan melakukan terobosan-terobosannya yang cermerlang guna kesejahteraan anggota. Kita juga coba merangkul siapa saja untuk menjadikan Polres OKU Selatan ini menjadi tempat yang nyaman dan bersahaja terutama dalam melayani masyarakat harus sangat baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, saat ini ditanya mengenai amanah menjadi Kapolres di OKU Selatan, konsep apa yang diusung?, Zulkarnain menjawab, kalau konsep saya tidak ada, hanya saja kita (Polres OKU Selatan) menjalankan sebagaimana yang digariskan institusi Kepolisian Republik Indonesia.

“Dalam tugas pokok Polri itu kan harus ada organ. Dalam penegakan hukum harus berkeadilan dan dalam kuasa pengguna anggaran harus melaksanakan tugas pokok itu. Apa yang saya lakukan di Polres OKU Selatan ini semata-mata mengarah pada kesejahteraan anggota, dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” jelasnya

Kemudian, lamanqu.com kembali bertanya, Apa saja kebijakan seorang Zulkarnain yang dijalankan Polres OKU Selatan?

Zulkarnain menuturkan, Karena adanya penataan organisasi, maka mulailah kita melengkapi seluruh penyesuaian tata laksana organisasi yang baik. “Misalnya, Standar Operasional, Teknologi Informasi, serta pembinaan SDM,” tuturnya.

Lalu, menurut Zulkarnain, dilihat idealnya personil anggota ternyata masih kurang. Yang ada baru 438 meliputi 10 Polsek. Memang itu faktanya, namun kita tidak bisa menyerah dari segi kuantitas. Kita tutupi itu dengan kualitas prilaku atau etika polisi.

“Saya harus katakan, bahwa sejak beberapa masa kebelakang banyak pelangggaran-pelanggaran. Belum lagi etos kerja kurang. Toh, itu semua bersumber dari keterbatasan ilmu dan pengetahuan,” imbuhnya

Tentang kinerja anggota polisi selama ini, Zulkarnain mengatakan, dalam hal attitude atau perilaku anggota, saya coba mempertahankan Santiaji, Closing Klinik. Yang mana, akan ada aturan penghargaan dan sangsi. “Jika anggota melanggar disiplin, dia harus menjadi hukuman disiplin, jika anggota saya melanggar secara pidana ya kita proses secara pidana,” tegasnya.

Saat dirinya ditanya, siapa orang paling berjasa dalam karir Abang?

Zulkarnain dengan mata berbinar-binar menjawab yang paling berjasa dalam hidupnya yakni keluarga terutama doa kedua orangtuanya, istri dan anaknya.

“Ibu saya guru Madrasah guru ngaji, ayah saya petani. Meski beliau petani, tidak akan berjalan sebuah pesta di kampung kalau bukan ayah saya yang membuka acaranya, beliau cukup dihormati,” ujarnya.

Kemudian, Kenangan yang paling diingat dari sosok ayah?

dia mengungkapkan, doa ayah dan usahanya demi anak-anak, Beliau kadang tahan ngutang ke sana ke mari hanya untuk sekolah dan keperluan anaknya. Dan tidak tau dari mana dirumah kami itu, selalu ada menu ikan, kepiting, udang, kadang tempe.

“Oh ya satu lagi. Saya itu ingat satu hari ke ladang nolong ayah. Saya mencangkul lalu ayah saya marah. Kamu enggak usah cangkul, tugasmu hanya sekolah,” tandasnya.

Tags: kesejahteraan anggotaketerbatasan ilmu dan pengetahuanmelayani masyarakat dengan sebaik-baiknya
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pembuatan MCK Komunal, Masuki Tahapan Inti

Next Post

Adakan Penyuluhan Stunting, Jadi Salah Satu Giat TMMD Non Fisik di Kampung Jawi

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Kini Petani Desa Puro Tersenyum, Jalan Sawah Sudah Dicor Mulus

Jalan Persawahan Sudah Mulus, Kini Saatnya Warga Ikut Menjaga

KAJIAN HUKUM & ORGANISASI:KESALAHAN FUNDAMENTAL PEMBENTUKAN ORGANISASI TANDINGAN DAN PELANGGARAN OKNUM PENGURUS KONI PUSAT Terhadap Upaya Melegalkan Asosiasi Sepakbola Mini Indonesia (ASMI) Menggantikan Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI)

Sumur Bor TMMD Bawa Kebahagiaan Baru, Air Bersih Kini Mengalir ke Rumah Warga

Menko Yusril: Pemerintah Tak Pernah Larang Nobar Film Dokumenter Pesta Babi

Bukan Sekadar Siaran Olahraga, TVRI Diminta Jaga Konsistensi Rating Pasca Piala Dunia U-17

Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Gabungkan Kekuatan Dengan Federasi Sepak Bola 7 Indonesia; Siap Cetar Mendunia Lewat Keanggotaan IFA7

Lika Liku Kehidupan Chairul S Matdiah Menjadi Pengacara ada Dalam Bukunya Toga Hitam

Saat Tangan Emak-Emak dan Prajurit Bersatu Menghijaukan Desa

Berita Populer

Erick Thohir Ajak Menteri Olahraga Se-Asia Tenggara Reformasi Tata Kelola SEA Games

Tata Kelola SEA Games
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendorong transformasi besar-besaran dalam penyelenggaraan SEA Games. Selain itu, ia menegaskan...

Read more

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan
Reporter YN
5 Mei 2026

Palembang. Lamanqu. Com Suasana Aula Handayani Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan pada Senin, 4 Mei 2026, tampak berbeda dari biasanya....

Read more

Resmi Disepakati, Deklarasi Bali Jadi Tonggak Baru Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara

Kolaborasi Olahraga Asia Tenggara
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Pertemuan tingkat tinggi bertajuk SEA Ministerial Meeting On Youth and Sports 2026 di The Meru Hotel, Bali, resmi...

Read more

Terima ASITA Bali, Wapres Gibran Tegaskan Pariwisata Sebagai Motor Ekonomi Nasional

Bali and Beyond Travel Fair
Reporter lian
14 Mei 2026

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi jajaran pengurus Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali di...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In