• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Rabu, Oktober 7, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
kpid sumsel HUR RI Ke-81, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Hukum

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penculik Anak Palembang, Berikut Fakta-Fakta Dibalik Peculikan

Reporter Editor Sumsel
21 Februari 2021
Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penculik Anak Palembang, Berikut Fakta-Fakta Dibalik Peculikan
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Pelaku penculikan anak yang terjadi pada Jumat (18/2/2021) lalu, berhasil ditangkap oleh Tim Gabungan Satreskrim Polrestabes Palembang, pelaku yakni Suharto dan Sutriyono, warga Taman Murni, Alang-Alang Lebar, Palembang, Sabtu (19/2/2021) malam.

Tiim gabungan anggota Opsnal Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang juga mengamankan Joko (37) pemilik motor Scoopy BG 3204 IP, yang digunakan pelaku Sutriyono untuk membawa korban.

Berikut fakta-fakta yang terkait peristiwa penculikan anak di Palembang:

1. Kedua pelaku ditangkap di dua tempat berbeda

Tim gabungan anggota Opsnal Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang, melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku di dua tempat berbeda. Penangkapan pertama dilakukan terhadap pelaku Sutriyono di rumahnya sekira pukul 14.00 WIB.

Kemudian dilakukan pengembangan dan ditangkap pelaku kedua yakni dengan Suhartono yang berperan sebagai otak penculikan ini. Suhartono ditangkap di Simpang Patal sekira pukul 16.45 WIB, saat pelaku sedang nongkrong. Karena mencoba melawan, Suhartono terpaksa ditembak.

2. Penculikan dilakukan secara acak

Pelaku Sutriyono mengaku dirinya dan Suhartono memilih korban secara acak untuk diculik. Dengan catatan saat berkasi situasi aman dan terkendali, sehingga eksekusi dapat dilakukan dengan cepat.

“Kita sudah rencanakan aksinya, melakukan pencarian korban secara acak. Setelah korban didapat langsung dibawa kabur pakai motor dan dibawa kerumah kosong di kawasan Tanjung Api-Api,” ucap Sutriyono, Sabtu (21/2/2021).

3. Pelaku Gunakan kode kembang untuk korban

Untuk memuluskan aksi penculikan, selama berkomunikasi, kedua pelaku menggunakan kode kembang untuk untuk istilah pada korban.

“Supaya tidak ketahuan saat menelpon, kami menggunakan kode kami pak dengan Suhartono, saat dia telepon mengatakan bahwa “kembang sudah dapat” berarti korban sudah berhasil diculik. Lalu saya pun mendatangi TKP rumah kosong, dengan meminjam motor saksi JK, teman saya,” beber Sutriyono.

4. Pelaku Minta tebusan Rp 100 juta

Sutriyono mengatakan, aksi penculikan dilatar belakangi kesulitan ekonomi dan keinginan untuk memperoleh uang dengan cepat. Dimana dirinya berencana meminta uang tebusan kepada keluarga korban sebesar Rp 100 juta.

“Kita sudah rencanakan mau minta tebusan Rp 100 juta dengan keluarga korban. Namun, belum sempat menghubungi kita sudah lepaskan. Karena aksi kita sudah viral duluan di media sosial,” tambahnya.

5. Aksi Pelaku Viral di media sosial dan takut tertangkap

Lantaran aksi penculikan viral di media sosial, membuat kedua pelaku ketakutan ditangkap. Akibatnya, keduanya pun memutuskan untuk melepaskab korban di pinggir jalan sekitar wilayah Km 11 dengan harapan aksi penculikan dapat berhenti.

“Berita penculikan ini sudah viral di Medsos, makanya kita ketakutan, Saya jemput korban di TKP rumah kosong, karena takut sudah di viralkan makanya membuat saya pura pura menjadi warga dan bercerita dengan warga saya menemukan anak itu di KM 11, ke kebun sayur. Lalu setelah warga ramai berdatangan saya langsung menghilang,” tutupnya.

6. Penculikan direncanakan selama 1 bulan

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rahmat Mulyana mengatakan untuk motif sendiri pelaku mengaku karena faktor Ekonomi. “Mereka sudah merencanakan sejak satu bulan dan untuk korban mereka memilih secara acak, setelah mendapat korban merencanakan minta uang tebusan Rp 100 juta,” tukasnya.

Tags: Pelaku penculikan anakPenculikan dilakukan secara acak
ADVERTISEMENT
Previous Post

KH Dr Nadjamudin Ramly Wafat, Muhammadiyah Berduka

Next Post

Markus Rashford Tumpuan MU untuk Kalahkan Newcastle

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Kilang Plaju Sambut Kunjungan Kerja DPRD Lahat, Bangun Sinergi Edukasi Bijak Berenergi dan Optimalisasi Potensi Lokal

PT Syarifah Alawiyah Insyirah (SAI), Biro Perjalanan Umrah dan Haji

Dari Lingkaran Pertemanan Menuju Kesiapan Kerja

Pemkab PALI Digugat Warga, Polemik Tarif Kompensasi Seismik 3D Masuk Meja Hijau

Mengurangi Biaya Perawatan Mobil Tua Dilingkungan Biro Umum dan Perlengkapan, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

Upacara HUT TNI KE-81 Tahun,Pengabdian Tak Pernah Berhenti untuk Bangsa dan Negara

Hindari Bahaya Listrik, PDK Kosgoro 1957 Palembang Bantu Pemindahan Trafo di Masjid KH. Balqi, Banten

60 Tahun KAHMI, Ahmad Doli Dorong Alumni HMI Rangkul Potensi Umat dan Bangsa

Konsolidasi Diperkuat, PKB Sumsel Targetkan Struktur Partai Mengakar hingga RT

Berita Populer

Kodam III Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gratis di Cimahi

Bakti Sosial Kesehatan Gratis
Reporter UMR
20 September 2026

Cimahi, LamanQu.Com - Dalam rangka HUT TNI ke-81, Kodam III/Siliwangi menggelar bakti sosial kesehatan bertempat di Rumah Sakit TK II...

Read more

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla

Hadapi Musim Kering, PT RHM Kelola Tata Air untuk Cegah Karhutla
Reporter YN
19 September 2026

Muba,LamanQu.Com – Menjaga ketersediaan air menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di...

Read more

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas

Greebel Gelar Lomba Mewarnai di PTC Palembang, 300 Anak Tunjukkan Kreativitas
Reporter YN
20 September 2026

PALEMBANG,LamanQu.Com-Sekitar 300 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), hingga Sekolah Dasar (SD) se-Kota Palembang mengikuti...

Read more

Sempat Jadi Dugaan Pelanggaran Berlapis, Kepemilikan Kios Karya Tani Angkat Suara Ke Beberapa Awak Media

Kios Karya Tani
Reporter TNS
27 Agustus 2026

Oku Selatan, LamanQu.Com - Sempat viral di media sosial dan menjadi dugaan pelanggaran berlapis, kios Karya Tani yang berlokasi di...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In