• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Sabtu, Mei 9, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Hukum

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penculik Anak Palembang, Berikut Fakta-Fakta Dibalik Peculikan

Reporter Editor Sumsel
21 Februari 2021
Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penculik Anak Palembang, Berikut Fakta-Fakta Dibalik Peculikan
Bagikan ke Whatsapp

Palembang, lamanqu.com – Pelaku penculikan anak yang terjadi pada Jumat (18/2/2021) lalu, berhasil ditangkap oleh Tim Gabungan Satreskrim Polrestabes Palembang, pelaku yakni Suharto dan Sutriyono, warga Taman Murni, Alang-Alang Lebar, Palembang, Sabtu (19/2/2021) malam.

Tiim gabungan anggota Opsnal Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang juga mengamankan Joko (37) pemilik motor Scoopy BG 3204 IP, yang digunakan pelaku Sutriyono untuk membawa korban.

Berikut fakta-fakta yang terkait peristiwa penculikan anak di Palembang:

1. Kedua pelaku ditangkap di dua tempat berbeda

Tim gabungan anggota Opsnal Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang, melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku di dua tempat berbeda. Penangkapan pertama dilakukan terhadap pelaku Sutriyono di rumahnya sekira pukul 14.00 WIB.

Kemudian dilakukan pengembangan dan ditangkap pelaku kedua yakni dengan Suhartono yang berperan sebagai otak penculikan ini. Suhartono ditangkap di Simpang Patal sekira pukul 16.45 WIB, saat pelaku sedang nongkrong. Karena mencoba melawan, Suhartono terpaksa ditembak.

2. Penculikan dilakukan secara acak

Pelaku Sutriyono mengaku dirinya dan Suhartono memilih korban secara acak untuk diculik. Dengan catatan saat berkasi situasi aman dan terkendali, sehingga eksekusi dapat dilakukan dengan cepat.

“Kita sudah rencanakan aksinya, melakukan pencarian korban secara acak. Setelah korban didapat langsung dibawa kabur pakai motor dan dibawa kerumah kosong di kawasan Tanjung Api-Api,” ucap Sutriyono, Sabtu (21/2/2021).

3. Pelaku Gunakan kode kembang untuk korban

Untuk memuluskan aksi penculikan, selama berkomunikasi, kedua pelaku menggunakan kode kembang untuk untuk istilah pada korban.

“Supaya tidak ketahuan saat menelpon, kami menggunakan kode kami pak dengan Suhartono, saat dia telepon mengatakan bahwa “kembang sudah dapat” berarti korban sudah berhasil diculik. Lalu saya pun mendatangi TKP rumah kosong, dengan meminjam motor saksi JK, teman saya,” beber Sutriyono.

4. Pelaku Minta tebusan Rp 100 juta

Sutriyono mengatakan, aksi penculikan dilatar belakangi kesulitan ekonomi dan keinginan untuk memperoleh uang dengan cepat. Dimana dirinya berencana meminta uang tebusan kepada keluarga korban sebesar Rp 100 juta.

“Kita sudah rencanakan mau minta tebusan Rp 100 juta dengan keluarga korban. Namun, belum sempat menghubungi kita sudah lepaskan. Karena aksi kita sudah viral duluan di media sosial,” tambahnya.

5. Aksi Pelaku Viral di media sosial dan takut tertangkap

Lantaran aksi penculikan viral di media sosial, membuat kedua pelaku ketakutan ditangkap. Akibatnya, keduanya pun memutuskan untuk melepaskab korban di pinggir jalan sekitar wilayah Km 11 dengan harapan aksi penculikan dapat berhenti.

“Berita penculikan ini sudah viral di Medsos, makanya kita ketakutan, Saya jemput korban di TKP rumah kosong, karena takut sudah di viralkan makanya membuat saya pura pura menjadi warga dan bercerita dengan warga saya menemukan anak itu di KM 11, ke kebun sayur. Lalu setelah warga ramai berdatangan saya langsung menghilang,” tutupnya.

6. Penculikan direncanakan selama 1 bulan

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rahmat Mulyana mengatakan untuk motif sendiri pelaku mengaku karena faktor Ekonomi. “Mereka sudah merencanakan sejak satu bulan dan untuk korban mereka memilih secara acak, setelah mendapat korban merencanakan minta uang tebusan Rp 100 juta,” tukasnya.

Tags: Pelaku penculikan anakPenculikan dilakukan secara acak
ADVERTISEMENT
Previous Post

KH Dr Nadjamudin Ramly Wafat, Muhammadiyah Berduka

Next Post

Markus Rashford Tumpuan MU untuk Kalahkan Newcastle

Editor Sumsel

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Kebutuhan Siswa Tinggi, BPMP Setujui Penambahan Rombel di SMPN 15 Palembang

Kawal Kesuksesan TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen, Pasiter Pastikan Seluruh Sasaran Rampung Tepat Waktu

Akselerasi Membuahkan Hasil Pengecoran Jalan TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen Capai 50 Persen

Dengan Ikhlas, Ibu Suwarti Berikan Makanan dan Minuman Kepada Anggota Satgas Setiap Hari

Komisi IV DPRD Palembang Minta Penataan Rombel Tak Ganggu SPMB 2026

Bupati Muara Enim Edison Apresiasi Prestasi Atlet Disabilitas, NPCI Muara Enim Pasang Target Tinggi

Sinergi Perlindungan Jaminan Sosial, Kanwil Kemenag Sumsel dan BPJS Ketenagakerjaan Teken MoU

Disnakertrans Muba Umumkan Lowongan Kerja Dokter Perusahaan di PT Salim Ivomas Pratama Tbk untuk Wilayah Bayung Lencir

Forum Lintas Asosiasi Jasa Konstruksi Sumatera Selatan Siap Kawal Regulasi dan Kualitas Pembangunan di Sumsel

Berita Populer

Erick Thohir Ajak Menteri Olahraga Se-Asia Tenggara Reformasi Tata Kelola SEA Games

Tata Kelola SEA Games
Reporter lian
5 Mei 2026

LamanQu.Com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendorong transformasi besar-besaran dalam penyelenggaraan SEA Games. Selain itu, ia menegaskan...

Read more

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan

Dari Senam hingga Komedi, Disdik Sumsel Peringati Hardiknas dengan Nuansa Kebersamaan
Reporter YN
5 Mei 2026

Palembang. Lamanqu. Com Suasana Aula Handayani Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan pada Senin, 4 Mei 2026, tampak berbeda dari biasanya....

Read more

Percepat Reforma Agraria, DPR RI Segera Bentuk Command Center Penanganan Konflik

Reforma Agraria
Reporter lian
2 Mei 2026

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa DPR RI akan membentuk pusat komando atau command center khusus. Selain...

Read more

Ringankan Beban Pekerja, Bulog Salurkan 350 Ribu Paket Sembako di May Day 2026

Paket Sembako di May Day
Reporter lian
2 Mei 2026

LamanQu.Com - Perum Bulog menyalurkan 350 ribu paket sembako kepada seluruh buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026...

Read more

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2025 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In