PALEMBANG,LamanQu.Com-Aksi unjuk rasa yang digelar ratusan mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumatera Selatan di halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Rabu (7/10/2026), berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Sekitar 200 mahasiswa mengikuti aksi tersebut untuk menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Aspirasi mahasiswa kemudian diterima secara resmi oleh perwakilan Pemprov Sumsel, yakni Asisten I.
Untuk memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat, kepolisian menerjunkan sekitar 400 personel gabungan.
Pengamanan dipimpin langsung Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H. Personel gabungan tersebut terdiri atas jajaran Polrestabes Palembang dan Polda Sumsel, termasuk Direktorat Samapta serta Satuan Brimob Polda Sumsel.
Kapolrestabes Palembang mengapresiasi sikap massa aksi yang dinilainya mampu menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai.
Menurut Sonny, aksi tersebut menjadi gambaran bahwa penyampaian pendapat di muka umum dapat dilakukan secara santun tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat lainnya.
“Kami mengapresiasi rekan-rekan mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasinya dengan tertib dan damai,” ujar Sonny.
Ia menegaskan, kepolisian menghormati hak setiap warga negara, termasuk mahasiswa, untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, hak tersebut harus dilaksanakan dengan tetap memperhatikan aturan serta keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Demokrasi dan penyampaian pendapat dilindungi oleh undang-undang, namun dengan catatan tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang lain,” tegasnya.
Menurutnya, pengamanan yang dilakukan kepolisian bukan untuk membatasi penyampaian aspirasi, melainkan memastikan seluruh proses berlangsung aman sehingga mahasiswa dapat menyampaikan tuntutannya dan masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman.
Sinergi antara personel Polrestabes Palembang dan Polda Sumsel juga dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama aksi berlangsung. Kehadiran personel di lapangan sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga situasi tetap terkendali.
Sonny menilai terciptanya suasana aman dalam aksi tersebut merupakan hasil kerja sama antara kepolisian dan seluruh elemen yang terlibat.
“Polisi bersama masyarakat dapat kita wujudkan bersama,” katanya.
Setelah seluruh aspirasi disampaikan dan diterima oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, massa mahasiswa kemudian membubarkan diri secara tertib.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, situasi di sekitar Kantor Gubernur Sumatera Selatan terpantau aman dan kondusif.










