PALEMBANG,LamanQu.Com-Keluhan warga terkait kondisi jalan yang terdampak pekerjaan penggalian jaringan pipa PDAM Tirta Musi Palembang di wilayah Sukabangun 2 mendapat respons cepat dari pihak perusahaan. PDAM Tirta Musi memastikan akan kembali meninjau lokasi dan melakukan perbaikan agar kondisi jalan dapat kembali aman dan nyaman dilalui masyarakat.
Keluhan warga sebelumnya disampaikan melalui media sosial. Dalam unggahan tersebut, warga menyoroti kondisi jalan yang belum sepenuhnya kembali seperti semula setelah dilakukan pekerjaan penggalian jaringan pipa.
Warga berharap bekas galian tidak hanya ditimbun, tetapi juga diratakan dan diperbaiki kembali hingga menyerupai kondisi jalan sebelumnya.
“Setelah digali, maunya masyarakat minta diratakan lagi sama dengan jalan aspal agar tidak berbahaya,” ujar warga dalam video yang beredar di media sosial.
Menanggapi keluhan tersebut, Manager Humas PDAM Tirta Musi Palembang, Dudi Iskandar, memberikan klarifikasi kepada awak media dalam pertemuan di Kantor PDAM Tirta Musi, Selasa (19/8/2026).
Dudi menjelaskan, pihak PDAM sebenarnya telah melakukan pengecoran pada titik jalan yang sebelumnya digali. Namun, beberapa hari setelah pengecoran, kondisi tanah kembali mengalami penurunan sehingga permukaan jalan kembali tidak rata.
Menurut Dudi, kondisi tersebut dapat terjadi karena karakteristik tanah di lokasi pekerjaan yang tidak selalu dapat diprediksi setelah proses penggalian dan penimbunan.
“Petugas kita sudah melakukan pengecoran. Sudah bagus, tetapi baru beberapa hari ternyata turun lagi. Kami juga belum mendapat informasi kalau kondisinya kembali seperti itu,” jelasnya.
Ia mengatakan, pihak PDAM tidak mengabaikan kondisi tersebut. Setelah mendapat informasi dan keluhan dari masyarakat, pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan tim teknis untuk memastikan kondisi di lapangan dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.
Dudi menegaskan, pekerjaan jaringan pipa yang dilakukan PDAM Tirta Musi tidak hanya berorientasi pada penyelesaian jaringan air bersih, tetapi juga memperhatikan dampak pekerjaan terhadap fasilitas umum dan kenyamanan masyarakat.
“Kita akan cek kembali ke lokasi. Nanti kita koordinasikan dengan tim terkait bagaimana kondisi sebenarnya dan perbaikannya seperti apa,” katanya.
*Respons Cepat Jadi Komitmen PDAM
Respons PDAM Tirta Musi terhadap keluhan warga tersebut menunjukkan komitmen perusahaan untuk tidak membiarkan persoalan infrastruktur akibat pekerjaan jaringan berlarut-larut.
PDAM Tirta Musi menyadari bahwa jalan merupakan fasilitas yang digunakan masyarakat setiap hari.
Karena itu, kondisi jalan setelah pekerjaan penggalian menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian hingga benar-benar aman untuk dilalui.
Warga Sukabangun 2 sendiri mengapresiasi adanya perhatian dari pihak PDAM Tirta Musi. Mereka berharap tindak lanjut di lapangan dapat segera dilakukan sehingga kondisi jalan kembali rata dan nyaman.
Perbaikan jalan juga dinilai penting untuk mencegah potensi kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari maupun ketika kondisi jalan basah akibat hujan.
Masyarakat pada prinsipnya memahami bahwa pekerjaan penggalian dilakukan untuk mendukung peningkatan jaringan dan pelayanan air bersih. Namun, mereka berharap setelah pekerjaan selesai, kondisi fasilitas umum yang terdampak dapat dipulihkan secara maksimal.
Dengan adanya respons dari PDAM Tirta Musi untuk kembali meninjau lokasi, warga berharap perbaikan dapat segera ditindaklanjuti sehingga aktivitas masyarakat di kawasan Sukabangun 2 dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.
(Yanti)










