Palembang,LamanQu.Com-Setiap pagi, Ibu Suwarni menyempatkan diri berdiri di depan rumahnya di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II, RT 20 RW 06, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang.
Pandangannya tertuju pada para prajurit TNI yang sibuk mengaduk semen, meratakan plester, dan memperbaiki bagian demi bagian rumah yang selama ini menjadi tempat berteduh keluarganya.
Rumah yang sebelumnya dipenuhi berbagai kerusakan itu kini perlahan berubah. Memasuki hari kedelapan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Suwarni terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Bagi Ibu Suwarni, setiap suara palu yang terdengar bukan sekadar tanda pekerjaan bangunan sedang berlangsung. Suara itu menjadi pertanda bahwa harapan untuk memiliki rumah yang lebih layak kini semakin dekat menjadi kenyataan.
Sejak pagi, aktivitas diawali dengan apel personel Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang. Setelah menerima arahan dan pembagian tugas, para prajurit langsung menuju lokasi pekerjaan. Hari itu, fokus pekerjaan diarahkan pada plester dinding dapur sebagai bagian penting untuk memperkuat struktur bangunan sekaligus mempersiapkan tahapan pekerjaan berikutnya.
Tak hanya memperbaiki bangunan, personel Satgas juga membersihkan lingkungan sekitar rumah dengan membabat rumput yang tumbuh di halaman. Lingkungan yang semula terlihat kurang terawat perlahan berubah menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman.
Pemandangan tersebut menghadirkan rasa haru bagi Ibu Suwarni. Ia mengaku tidak menyangka rumahnya akan mendapat perhatian melalui program TMMD. Selama ini, keinginan untuk memperbaiki rumah hanya menjadi angan karena keterbatasan ekonomi keluarga.
“Alhamdulillah, saya sangat senang melihat rumah ini sudah banyak berubah. Setiap hari progresnya semakin terlihat. Saya benar-benar berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang bekerja dengan penuh semangat. Mereka bekerja dengan maksimal sehingga perbaikan rumah kami berjalan cepat dan lancar,” ujar Ibu Suwarni.
Menurutnya, para prajurit tidak hanya datang membawa material bangunan, tetapi juga membawa semangat dan kepedulian yang membuat dirinya merasa tidak sendirian menghadapi kesulitan hidup.
Di lokasi pekerjaan, suasana gotong royong begitu terasa. Prajurit TNI dan warga saling membantu menyelesaikan pekerjaan tanpa mengenal lelah. Ada yang mengaduk semen, meratakan plester, mengangkat material, hingga membersihkan lingkungan sekitar rumah.
Kebersamaan itu menjadi cerminan nyata semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama ini menjadi ruh pelaksanaan TMMD. Tidak hanya membangun rumah, tetapi juga membangun hubungan yang semakin erat antara prajurit dan masyarakat.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., mengatakan bahwa rehabilitasi RTLH merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui Program TMMD Ke-129, kami berkomitmen membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak. Kami berharap setelah proses rehabilitasi selesai, Ibu Suwarni bersama keluarganya dapat tinggal di rumah yang lebih sehat, aman, dan nyaman. Itulah tujuan utama kehadiran TMMD, yakni memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari senyum dan kebahagiaan masyarakat yang merasakan langsung manfaatnya.
Memasuki hari kedelapan, progres rehabilitasi rumah Ibu Suwarni terus bergerak sesuai rencana. Satgas TMMD optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengutamakan kualitas bangunan.
Bagi Ibu Suwarni, rumah yang sedang dibangun itu bukan hanya sekadar tempat berteduh. Rumah tersebut akan menjadi tempat berkumpul bersama keluarga, berbagi cerita, dan menata masa depan dengan rasa aman yang selama ini diimpikan. Di balik setiap lapisan semen yang diratakan para prajurit TMMD, tumbuh harapan baru bahwa kehidupan yang lebih baik kini benar-benar telah dimulai.
(Yanti)










