Palembang,LamanQu.Com-Satu per satu batang kayu gelam dipancang ke tanah rawa di Jalan Rawa Jaya RT 10 RW 03, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang. Bagi sebagian orang, pekerjaan itu mungkin hanya sebatas pemasangan pondasi jalan. Namun bagi warga setempat, setiap batang gelam yang tertanam menjadi simbol dimulainya harapan yang telah mereka nantikan selama bertahun-tahun.
Memasuki hari kedelapan pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026, Rabu (22/7/2026), Satgas TMMD Kodim 0418/Palembang masih memfokuskan pekerjaan pada pemasangan cerucuk gelam sebagai pondasi utama pembangunan Jalan Rawa Jaya.
Pekerjaan tersebut mendapat perhatian langsung dari Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., yang turun meninjau lokasi untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana.
Di tengah kesibukan personel TNI yang bekerja di medan berlumpur, Kolonel Erik Novianto menjelaskan bahwa pemasangan cerucuk merupakan tahapan yang sangat penting untuk memperkuat struktur tanah rawa sehingga jalan yang dibangun memiliki daya tahan yang baik.
“Pada sasaran satu pembangunan Jalan Rawa Jaya, saat ini masih dilakukan pemasangan cerucuk gelam. Kami berharap pekerjaan ini segera selesai sehingga tahapan pembangunan berikutnya dapat dipercepat,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tanah rawa memang memerlukan penanganan khusus. Karena itu, penggunaan cerucuk gelam menjadi solusi agar jalan yang nantinya dibangun lebih kokoh, aman, dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka waktu yang lama.
Di lokasi pembangunan, semangat gotong royong begitu terasa. Sebanyak 12 personel TNI bekerja bersama empat warga setempat memasang cerucuk, memindahkan material, hingga memastikan setiap batang gelam tertanam dengan kuat. Kebersamaan itu menjadi bukti nyata bahwa pembangunan melalui TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Bagi warga Talang Jambe, pembangunan jalan ini memiliki arti yang sangat besar. Selama bertahun-tahun mereka harus melewati jalan berlumpur yang sulit dilintasi, terutama ketika hujan turun. Kondisi tersebut sering menghambat aktivitas sehari-hari, mulai dari anak-anak yang berangkat ke sekolah hingga warga yang mencari nafkah.
Siswanto, salah seorang warga, mengaku bersyukur karena impian masyarakat akhirnya mulai diwujudkan melalui program TMMD.
“Alhamdulillah sekarang sudah ada progres pembangunan Jalan Rawa Jaya. Kami berharap pekerjaannya berjalan lancar sampai selesai sehingga jalan ini bisa segera dinikmati masyarakat. Tentunya kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu mewujudkan harapan kami,” ungkapnya.
Menurut Siswanto, keberadaan jalan yang layak akan mempermudah mobilitas warga sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui diharapkan berubah menjadi akses yang nyaman dan aman bagi semua pengguna.
Kini, setiap cerucuk gelam yang tertanam tidak hanya menjadi pondasi konstruksi jalan, tetapi juga pondasi bagi tumbuhnya harapan baru masyarakat Talang Jambe. Harapan agar anak-anak dapat berangkat sekolah tanpa harus melewati jalan berlumpur, kendaraan bisa melintas dengan aman, serta roda perekonomian warga semakin berkembang.
Dengan pengawasan langsung dari Dansatgas TMMD dan semangat kebersamaan antara prajurit TNI bersama masyarakat, pembangunan Jalan Rawa Jaya diharapkan selesai sesuai target sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh warga Talang Jambe.
(Yanti)










