• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Kamis, Juni 25, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home News Sumsel

Kepala Sekolah Diduga Berwatak Preman? Aktivis Dihantam Besi, Pemerintah Banyuasin dan APH Dinilai Tak Punya Nurani

Reporter YN
15 Maret 2026
Kepala Sekolah Diduga Berwatak Preman? Aktivis Dihantam Besi, Pemerintah Banyuasin dan APH Dinilai Tak Punya Nurani
Bagikan ke Whatsapp

BANYUASIN. Berita Suara Rakyat. Com

Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Kepala Sekolah SMPN 5 Banyuasin, Edi Candra, terhadap aktivis LSM Mustar menuai kecaman keras dari kalangan aktivis. Peristiwa tersebut dinilai bukan sekadar kekerasan biasa, tetapi sudah mencerminkan perilaku premanisme yang mencoreng dunia pendidikan.

 

Ketua LSM Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GRANSI), Supriyadi, dengan tegas menyebut tindakan kepala sekolah tersebut sebagai bentuk hilangnya nilai kemanusiaan dari seorang pejabat publik yang seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat dan dunia pendidikan.

 

“Ini bukan lagi sekadar emosi sesaat. Perilaku seperti ini sudah seperti preman. Sangat memalukan ketika seorang kepala sekolah yang seharusnya mendidik justru melakukan penganiayaan terhadap aktivis,” tegas Supriyadi kepada awak media.

 

Supriyadi bahkan menduga aksi kekerasan yang dialami Mustar tidak terjadi secara spontan, melainkan telah dipersiapkan sebelumnya. Dugaan tersebut muncul karena adanya benda berupa besi yang disebut telah disiapkan di bawah meja kerja Edi Candra dan kemudian digunakan untuk menghantam kepala korban.

 

“Seperti sudah direncanakan. Ada besi disiapkan di bawah meja kerja, lalu digunakan untuk memukul kepala korban. Ini sangat serius dan tidak bisa dianggap sebagai persoalan sepele,” ungkapnya.

 

Tak hanya itu, Supriyadi juga menyoroti sikap Pemerintah Kabupaten Banyuasin yang dinilai tidak menunjukkan empati sedikit pun terhadap korban. Sejak peristiwa tersebut terjadi, menurutnya tidak ada satu pun pejabat daerah yang datang menjenguk korban, termasuk Bupati Banyuasin maupun Kepala Dinas Pendidikan.

 

“Kami sangat kecewa. Sampai hari ini tidak ada kepedulian dari pemerintah daerah. Korban adalah warga Banyuasin, tapi Bupati maupun Kepala Dinas Pendidikan seolah menutup mata. Seakan tidak ada rasa kemanusiaan,” ujarnya.

 

Ia bahkan menyebut sikap diam tersebut sebagai bentuk pembiaran yang berpotensi melemahkan suara kritis aktivis dan masyarakat sipil.

 

“Diamnya pejabat daerah membuat publik bertanya-tanya. Apakah aktivis memang sengaja dibiarkan tertekan agar tidak bersuara?” katanya.

 

Kritik keras juga diarahkan kepada aparat penegak hukum di Polsek Mariana. Supriyadi menilai proses penanganan perkara berjalan lamban dan memunculkan berbagai kejanggalan.

 

Mulai dari proses visum korban yang disebut terlambat dilakukan, hingga lambannya proses penyidikan perkara tersebut.

 

“Yang paling aneh, tersangka sudah ditetapkan tetapi sampai sekarang belum juga ditahan. Ini membuat publik bertanya-tanya ada apa sebenarnya di balik penanganan kasus ini,” tegasnya.

 

Atas dasar itu, sekitar 50 aktivis dari unsur LSM, media, dan organisasi masyarakat di Sumatera Selatan berencana menggelar aksi damai di Polda Sumsel pada Selasa, 17 Maret 2026.

 

Aksi tersebut bertujuan mendesak Kapolda Sumatera Selatan agar segera memerintahkan Kapolsek Mariana untuk menahan tersangka Edi Candra.

 

Menurut Supriyadi, penahanan harus segera dilakukan demi mencegah potensi tindakan kekerasan serupa.

 

“Perilaku seperti ini berbahaya. Jika tidak ditahan, dikhawatirkan tindakan serupa bisa terjadi lagi ketika tersangka dalam kondisi emosi,” katanya.

 

Tak hanya menuntut penahanan tersangka, massa aksi juga akan meminta Kapolda Sumsel mengevaluasi bahkan mengganti penyidik di Polsek Mariana yang menangani perkara tersebut.

 

“Jika Kapolsek tidak berani menahan tersangka, maka alasannya harus dipertanyakan. Kalau alasannya tidak masuk akal, copot saja. Jangan sampai kasus ini mencoreng nama baik institusi Polri. Masih banyak anggota Polri yang profesional dan berintegritas,” pungkasnya.(Rilis)

ADVERTISEMENT
Previous Post

Kilang Pertamina Plaju Perkuat Budaya Keselamatan Melalui HSSE Mandatory Training

Next Post

Perkuat Standar HSSE, Kilang Pertamina Plaju Pastikan Operasional Andal Selama Ramadan dan Idulfitri

YN

Info Terkait

Sukses Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Operator Scaffolding, Project Sumatra R&P, Kilang Plaju, dan Disnakertrans Sumsel Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal

Sukses Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Operator Scaffolding, Project Sumatra R&P, Kilang Plaju, dan Disnakertrans Sumsel Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal

24 Juni 2026
Raih PROPER Emas Empat Kali Berturut-turut, Kilang Plaju Jadi Contoh Sukses Praktik Keberlanjutan Lingkungan di Sumsel

Raih PROPER Emas Empat Kali Berturut-turut, Kilang Plaju Jadi Contoh Sukses Praktik Keberlanjutan Lingkungan di Sumsel

24 Juni 2026
Massa Aksi Minta Semua Kasus Junaidi Alias Ajun Untuk Di Proses

Massa Aksi Minta Semua Kasus Junaidi Alias Ajun Untuk Di Proses

24 Juni 2026
Gencarkan Roadshow ke SKK Migas dan KKKS, Pemkab Muba Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Bersertifikasi dan Transparansi Lowongan Kerja

Gencarkan Roadshow ke SKK Migas dan KKKS, Pemkab Muba Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Bersertifikasi dan Transparansi Lowongan Kerja

24 Juni 2026
Tuntut SPMB SMP Negeri Yang Adil, Profesional Dan Transparan PSR Aksi Demo Kantor Walikota

Tuntut SPMB SMP Negeri Yang Adil, Profesional Dan Transparan PSR Aksi Demo Kantor Walikota

24 Juni 2026
Kolaborasi Disnakertrans Muba dengan PT Baturona Adimulya Buka Loker Driver Dump Truck (DT) Harian

Kolaborasi Disnakertrans Muba dengan PT Baturona Adimulya Buka Loker Driver Dump Truck (DT) Harian

24 Juni 2026

Berita Terbaru

Kolaborasi Disnakertrans Muba dengan PT Baturona Adimulya Buka Loker Driver Dump Truck (DT) Harian

BERSATU MELAWAN NARKOBA: Tanggung Jawab Moral, Agama, dan Sosial dalam Menolak Kejahatan Jalanan di Sumatera Selatan

Bupati OKU Selatan Pimpin Rapat Tindak Lanjut LHP dan Penguatan SPIP

Jenderal Kosasih Beri Kuliah Umum kepada Ratusan Mahasiswa UNINUS Bandung

Tidak Hanya Dirasa oleh Para Murid, Program MBG juga Dongkrak Perekonomian Warga Sekitar Dapur MBG

Kedepankan Semangat Kolaborasi, Disnakertrans Muba Jamin Investasi Aman dan Hak Masyarakat Transmigrasi Air Balui SP 2 Terjaga

Petani Harus Mempunyai Sifat Enterprenuer Untuk Produknya, Berikut Penjelasannya

Disdik Sumsel Optimistis Cetak Juara Nasional dari O2SN 2026

DPD Horas Bangso Batak (HBB) Sumsel Audiensi dan Silaturahmi dengan Dirintelkam Polda Sumsel

Berita Populer

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020

Kolaborasi Strategis Disnakertrans Muba dan PT AMS: Buka Lowongan Kerja 22 Posisi, Bupati Tegaskan Prioritas Warga Ber-KTP Muba Sesuai Perda No. 2 Tahun 2020
Reporter YN
9 Juni 2026

SEKAYU, MUBA, LamanQu. Com-Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus bergerak cepat dalam memperluas penyerapan...

Read more

Ekonomi Tumbuh 5,76 Persen, Wali Kota Bandung Dorong Koperasi jadi Penggerak Pemerataan

Koperasi
Reporter UMR
10 Juni 2026

Bandung, LamanQu.Com - Laju pertumbuhan ekonomi Kota Bandung mencapai 5,76 persen pada triwulan pertama tahun 2026, melampaui capaian tahun sebelumnya...

Read more

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Komisioner KPID Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan
Reporter YN
9 Juni 2026

PALEMBANG,LamanQu. Com- Proses seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2029 akhirnya tuntas. Komisi I...

Read more

Maraknya Begal Resahkan Warga, Polda Sumsel Gelar FGD dan Sosialisasi Pencegahan Kriminalitas Jalanan

Maraknya Begal Resahkan Warga, Polda Sumsel Gelar FGD dan Sosialisasi Pencegahan Kriminalitas Jalanan
Reporter YN
20 Juni 2026

Palembang,LamanQu.Com-Untuk merespon maraknya kejahatan jalanan, Polda Sumatera Selatan bersama dengan Forum Kepala Desa (FKD) di Kecamatan Indralaya Utara menggelar Focus...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In