• Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
Senin, Mei 25, 2026
No Result
View All Result
lamanqu.com
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi
No Result
View All Result
lamanqu.com
No Result
View All Result
danau ranau, oku selatan banner pemkab muba
ADVERTISEMENT
Home Opini

Matinya Nyali Garuda : Menagih Wibawa Indonesia di Tengah Terorisme Global Washington

Reporter YN
4 Januari 2026
Terorisme Global Washington
Bagikan ke Whatsapp

​Oleh: Ki Edi Susilo

Sekretaris Jenderal Himpunan Keluarga Tamansiswa Indonesia (HIMPKA Tamansiswa)


Palembang, LamanQu.Com – ​Dunia mengawali tahun 2026 dengan guncangan hebat yang merobek nalar hukum internasional. Penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh operasi militer Amerika Serikat di Caracas bukan sekadar manuver politik. itu adalah Terorisme Negara yang dilegalkan oleh laras senapan.

Washington tidak sedang menegakkan hukum; mereka sedang mempertontonkan premanisme global di halaman belakangnya sendiri.

​Namun, yang jauh lebih menyedihkan dari agresi Amerika adalah sikap diamnya Indonesia. Di tengah gemuruh ketidakadilan ini, saya melihat Garuda kita hanya diam terpaku. Macan Asia yang sering kita banggakan di podium kampanye domestik mendadak kehilangan suaranya, tampak lunglai dan kehilangan taji di panggung diplomasi dunia.

​Anatomi Perlawanan dan Blunder Global

​Caracas tidak menyerah. Melalui aktivasi rencana pertahanan nasional dan dekrit “Keadaan Guncangan Eksternal”, Venezuela telah memilih jalur perang semesta melawan agresi imperialis. Mereka berdiri di atas Pasal 51 Piagam PBB tentang pembelaan diri.

​Tindakan Donald Trump adalah kalkulasi keliru yang bersifat “eksperimental”. Dengan menghancurkan kedaulatan Venezuela, AS seolah ingin menguji nyali aliansi BRICS dan poros perlawanan global. Secara strategis, ini adalah blunder.

Penculikan kepala negara berdaulat tanpa mandat internasional hanya akan memicu radikalisasi global. Jika preseden ini dibiarkan, maka kedaulatan negara mana pun, “termasuk Indonesia di Laut Natuna” akan selalu berada di bawah bayang-bayang ancaman “hukum rimba” kekuatan besar.

Diplomasi “Cari Selamat” dan Belenggu Utang

​Mengapa Kemenlu kita begitu lembek? Mengapa pernyataan resmi Jakarta hanya sebatas diksi “prihatin” yang hambar? Jawabannya mungkin terselip di dalam buku besar utang luar negeri dan ketergantungan investasi.

​Kita sedang terjebak dalam diplomasi “perut kenyang, nyali hilang”. Kita gagah berani meneriakkan nasionalisme di dalam negeri, namun tak berkutik saat sang “Polisi Dunia” melakukan penculikan di negara lain. Kita seolah lupa bahwa kemerdekaan itu, sebagaimana amanat Bung Karno, adalah jembatan emas untuk berdiri sama tinggi, bukan untuk menjadi pelayan kepentingan adidaya demi menjaga stabilitas indeks pasar saham.

Mengubur Roh CONEFO

​Tahun 1965, Bung Karno tidak butuh izin siapa pun untuk menggagas CONEFO (Conference of New Emerging Forces). Beliau paham bahwa PBB seringkali hanya menjadi alat bagi pemegang veto untuk melegalkan kesewenang-wenangan. Bung Karno membangun harga diri bangsa yang tidak bisa dibeli.

​Hari ini, roh itu tampaknya telah dikubur dalam-dalam oleh para pengambil kebijakan di Pejambon. Kita lebih takut pada fluktuasi investasi daripada hilangnya wibawa bangsa. Jika Indonesia hanya berani mengaum di hadapan rakyat sendiri namun “manut” saat kedaulatan negara sahabat dikangkangi, maka gelar “Macan Asia” hanyalah olok-olok sejarah. Kita telah berubah menjadi kucing rumahan yang mengeong manis saat tuannya datang membawa janji bantuan ekonomi.

Menagih Keberanian Indonesia

​Petuah kuno mengatakan, “Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti”. Segala kekuatan akan luluh oleh kebajikan. Namun ingat, kebajikan dan kebenaran tidak bisa ditegakkan tanpa keberanian (Sura).

​Indonesia, sebagai pemegang amanah politik luar negeri Bebas Aktif, wajib mengecam keras serangan washington ke Caracas dan penculikan Maduro. Indonesia harus.

Pertama Menjadi Lokomotif Diplomasi, dengan Menggerakkan Gerakan Non-Blok (GNB) untuk menuntut akuntabilitas Washington di PBB.

Kedua ​Membangun Tatanan Baru, dengan Mempelopori kekuatan dunia baru yang tidak disetir oleh satu negara adidaya.

Ketiga ​Kewaspadaan Energi, dengan Segera mengamankan ketahanan energi nasional dari dampak inflasi konflik Karibia tanpa harus mengemis pada aktor intelektual konflik tersebut.

​Dunia hari ini tidak lagi memiliki wasit. Jika kita membiarkan Caracas terbakar hari ini, kita sebenarnya sedang membiarkan dunia masuk ke dalam kegelapan kekacauan tanpa batas. Jangan biarkan Garuda hanya gagah di lambang negara sementara sayapnya lunglai terjerat tali utang. Indonesia harus tegak, atau kita akan selamanya menjadi penonton yang mengangguk-angguk di pojokan sejarah.

Tags: Hukum InternasionalPertahanan Nasional
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pastikan Aset dan Operasi Andal, Kilang Pertamina Plaju Lakukan Physical Check Inventory Menyambut 2026

Next Post

Rahidin H Anang: BDN Sumsel Siap Jamin Gizi dan Ketahanan Pangan

YN

Info Terkait

No Content Available

Berita Terbaru

Prof Sri Rahayu: Jambore Sumsel Harus Berlanjut dan Masuk Agenda Wisata Tahunan Sumsel

Sering Salah Sasaran, Chairul S Matdiah Jelaskan Mengapa Gubernur Tak Bisa Perbaiki Semua Jalan Rusak

PWNU Sumsel dan DPW PKB Gelar Mancing Bersama, Perkuat Sinergi untuk Umat

Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Titip Pesan Persatuan untuk AMKI Sumsel

PLN Sampaikan Progres Pemulihan Kelistrikan di Sumatra, Pulih bertahap, Lebih dari 8,3 juta Pelanggan Telah Menikmati Kembali Pasokan Listrik

Fakar Indonesia Dorong Pembentukan Akademik Khusus Cetak Guru Profesional

Targetkan Generasi Muda, Acara LIKE IT 2026 Resmi Diluncurkan di Yogyakarta

Laga Persib vs Persijap, KAI Bandung Imbau Penumpang Tak Pakai Atribut Bola

Program MBG Lindungi ASI Eksklusif, Kepala BGN Luruskan Aturan Makan Bergizi Gratis

Berita Populer

Program MBG Lindungi ASI Eksklusif, Kepala BGN Luruskan Aturan Makan Bergizi Gratis

Program MBG, ASI Eksklusif
Reporter lian
23 Mei 2026

LamanQu.Com - Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana meluruskan kabar miring soal Program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, pihaknya...

Read more

SPMB Ramah 2026 Sumsel Diluncurkan, Penerimaan Siswa Objektif, Transparan, Akuntabel, Berkeadilan dan Tanpa Diskriminasi

SPMB Ramah 2026 Sumsel Diluncurkan, Penerimaan Siswa Objektif, Transparan, Akuntabel, Berkeadilan dan Tanpa Diskriminasi
Reporter YN
23 Mei 2026

Palembang,LamanQu. Com-Peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun 2026 Provinsi Sumatera Selatan resmi digelar di Aula SMA Negeri 1...

Read more

Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto Hadiri Peluncuran SPMB 2026 Sumsel, Siap Awasi SPMP Secara Menyeluruh

Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto Hadiri Peluncuran SPMB 2026 Sumsel, Siap Awasi SPMP Secara Menyeluruh
Reporter YN
23 Mei 2026

Palembang, LamanQu.Com - Peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun 2026 Provinsi Sumatera Selatan resmi digelar di Aula SMA...

Read more

Gandeng Green Diplomacy Network, Wapres Gibran Pacu Kualitas SDM Muda di Kancah Global

Green Diplomacy Network
Reporter lian
21 Mei 2026

LamanQu.Com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima kunjungan kehormatan dari perwakilan Green Diplomacy Network (GDN) di Istana Wakil Presiden,...

Read more

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

  • Indeks
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Hubungi-kami
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Fashion
    • Treveling
    • Health
    • Komunitas
    • Opini
    • Tokoh
    • Religi

© 2026 DIgital Media Sriwijaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In