Palembang. Berita Suara Rakyat. Com
Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Pakjo Palembang, Muhammad Rolan, menggelar kegiatan coffee morning bersama awak media di Aula Rutan Kelas I Pakjo Palembang, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus menyampaikan berbagai program pembinaan, peningkatan pelayanan publik, serta komitmen Rutan Pakjo dalam mendukung program prioritas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).
Dalam kesempatan itu, Muhammad Rolan menjelaskan bahwa dari 15 Program Aksi Kementerian Imipas, sebanyak delapan program berkaitan langsung dengan tugas dan fungsi rumah tahanan maupun lembaga pemasyarakatan. Karena itu, pihaknya terus berupaya mengimplementasikan seluruh program tersebut secara maksimal.
“Delapan program tersebut terus kami jalankan, mulai dari menjaga ketahanan pangan melalui budidaya sayuran dan melon, pemberantasan peredaran narkoba, hingga pelaksanaan razia dan sidak rutin untuk menciptakan lingkungan Rutan yang aman dan kondusif,” ujar Rolan.
Untuk memperkuat sistem pengamanan, Rutan Kelas I Pakjo telah mengaktifkan mesin X-Ray guna mendeteksi barang-barang terlarang seperti telepon seluler dan benda berbahaya lainnya yang berpotensi masuk ke dalam rutan.
Selain itu, sistem pengawasan juga diperkuat dengan pemasangan sekitar 20 titik kamera CCTV. Bahkan melalui dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Sumsel Babel, akan ditambah 23 titik CCTV sehingga seluruh area yang dianggap rawan dapat dipantau secara optimal.
“Pengawasan menjadi salah satu prioritas kami agar potensi pelanggaran keamanan dapat dicegah sejak dini,” katanya.
Di bidang pembinaan sosial, Rolan mengungkapkan bahwa pihaknya juga menjalankan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk membentuk desa binaan. Program tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial bersama pemerintah daerah, di antaranya program bedah rumah di kawasan Lorok Pakjo bekerja sama dengan Kecamatan Ilir Barat I dan Kantor Wilayah Kementerian Imipas Sumatera Selatan.
Sementara itu, dalam bidang pendidikan, Rutan Pakjo telah meresmikan ruang kelas pendidikan kesetaraan bagi warga binaan. Program tersebut diperuntukkan bagi warga binaan yang memenuhi persyaratan administrasi sehingga tetap dapat melanjutkan pendidikan selama menjalani masa pembinaan.
Tidak hanya itu, Rutan Kelas I Pakjo juga menggandeng Balai Pelatihan Vokasi dan mitra terkait untuk meningkatkan keterampilan warga binaan. Sebanyak 100 warga binaan telah mengikuti pelatihan tenaga konstruksi yang mencakup kemampuan menyemen, pemasangan keramik, hingga pekerjaan konstruksi lainnya.
“Setelah mengikuti uji kompetensi, mereka memperoleh sertifikat tenaga ahli konstruksi. Program ini merupakan yang pertama dilaksanakan di lingkungan Rutan di Sumatera Selatan,” jelasnya.
Menurut Rolan, bekal keterampilan tersebut diharapkan menjadi modal penting bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat sehingga memiliki peluang kerja yang lebih baik dan mampu hidup mandiri.
Dalam kesempatan itu, Rolan juga menyampaikan bahwa selama hampir satu tahun memimpin Rutan Kelas I Pakjo, berbagai pembenahan pelayanan publik telah dilakukan dan saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.
“Kami terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Tentu proses ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, tetapi kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun warga binaan,” katanya.
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang, Rolan juga mengingatkan bahwa warga binaan yang memenuhi syarat akan memperoleh hak berupa remisi sesuai ketentuan yang berlaku.
Mengakhiri keterangannya, ia menegaskan bahwa tugas utama rumah tahanan bukan hanya sebagai tempat penitipan tahanan, tetapi juga sebagai tempat pembinaan agar para warga binaan tetap sehat secara fisik maupun mental.
“Tugas dan fungsi kami adalah menjaga serta membina warga binaan. Kami ingin mereka keluar dari Rutan dalam kondisi lebih baik, memiliki keterampilan, berkarakter, dan siap kembali menjadi bagian dari masyarakat,” pungkasnya.
(Yanti)










